00:00Yang satu ini ada Tepuk Sakinah yang digagas oleh Kementerian Agama melalui program bimbingan perkawinan di KUA
00:06jadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
00:10Menurut Kemenak, Tepuk Sakinah merupakan edukasi sederhana yang berisi doa dan juga motivasi
00:14bagi pasangan yang akan membina rumah tangga.
00:30Ya, itu tadi Tepuk Sakinah yang dinyanyikan oleh sejumlah pasangan calon pengantin di kantor urusan agama
00:41di Kabupaten Madiun, Jawa Timur yang dipandu langsung oleh penyuluh agama.
00:47Para calon pengantin terlihat antusias mengikuti gerakan dan juga irama yang dipandu
00:52sehingga rapak atau tahapan awal yang biasanya tegang menjadi penuh keceriaan.
00:57Pihak KUA bilang Tepuk Sakinah adalah Tepuk tangan berirama yang dipadukan dengan doa dan motivasi.
01:04Tujuannya memberi pesan moral tentang pentingnya membangun bahta rumah tangga yang Sakinah.
01:12Tepuk Sakinah itu yang pertama adalah berpasangan, berpasangan, berpasangan, prot, prot, prot.
01:21Dan seterusnya itu adalah suatu lima fondasi dari keluarga Sakinah.
01:28Jadi bagi calon pengantin, kalau mungkin rumah tangganya itu ada sedikit gesekan,
01:37nanti kalau teringat Tepuk Sakinah mudah-mudahan bisa kembali harmonis lagi.
01:47Sementara di Jember Jawa Timur, suasana kantor urusan agama Kecamatan Sumber Sari
02:01terlihat dipenuhi puluhan calon pengantin.
02:04Mereka datang untuk mengikuti pelatihan Tepuk Sakinah dan bimbingan pernikahan.
02:08Langsung dipandu petugas kantor urusan agama, calon pengantin kalangan Genzi terlihat antusias
02:14menghafalkan kalimat sekaligus gerakan dalam Tepuk Sakinah.
02:18Tepuk Sakinah mempunyai makna salah satunya menyampaikan pesan
02:22generasi pernikahan dan komitmen pernikahan serta rencana pernikahan tersebut.
02:27Tepuk Sakinah
02:28Oleh karena calon pengantin itu rata-rata adalah Genzi,
02:36maka diperlukan cara yang tepat agar supaya Genzi itu memahami konsep warga Sakinah.
02:44Nah, muncullah ide tentang Tepuk Sakinah.
02:49Ya, dengan cara itu diharapkan calon pengantin rata-rata Genzi itu mudah memahami konsep
02:57bagaimana pemerintah rumah tangga yang Sakinah.
03:00Setelah ada permateri di KUA ini,
03:03dalam itu banyak pelajarannya,
03:08pesanan, janji, lain-lain, banyak apa.
03:13Jadi bukan hanya untuk hiburan saja ya,
03:16ternyata itu banyak artinya di dalam Tepuk Sakinah.
03:21Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Jambi
03:23juga memperkenalkan gerakan Tepuk Sakinah ke seluruh KUA di wilayah Jambi.
03:28Tepuk Sakinah ini mulai diperkenalkan di Jambi akhir tahun 2024,
03:32namun baru viral pada bulan ini.
03:35Tepuk Sakinah bukan kewajiban bagi setiap pasangan calon pengantin,
03:39melainkan sebagai icebreaking atau permainan ringan saat proses bimbingan.
03:44Selain itu, Tepuk Sakinah mengandung makna penting,
03:46yaitu penyampaian lima pilar utama
03:48sebagai fondasi untuk menciptakan pernikahan Sakinah mawadah warohmah.
03:55Sedangkan Tepuk Sakinah itu,
03:57di dalam kegiatan bimbingan itu,
03:59supaya catin tidak bosan,
04:01maka dibikinlah icebreaking.
04:04Icebreakingnya itu, yaitu Tepuk Sakinah tadi.
04:06Tepuk Sakinah ini, pada dasarnya itu,
04:09kalau kita ikut bimbingan ya.
04:10Mbak sudah nikah belum?
04:11Sudah.
04:12Sudah, tapi nggak ikut bimbingan ya?
04:13Belum.
04:14Tapi waktu itu belum ada sih, Pak.
04:15Oh iya, belum.
04:15Karena kita boomingnya wajibnya memang 2024 akhir.
04:21Di kantor KUA Telanaipura, Kota Jambi,
04:24Tepuk Sakinah baru akan diterapkan
04:25bagi setiap calon pengantin yang menjalani bimbingan.
04:28Selain Tepuk Sakinah,
04:30para calon pengantin juga mendapatkan
04:31beberapa wejangan soal rumah tangga.
04:34Dalam sebulan, KUA Telanaipura
04:36menerima pendaftaran pernikahan
04:37sebanyak 30 hingga 40 orang
04:39pasangan calon pengantin.
04:41Tim Liputan, Kompas TV.
04:45Tepuk Sakinah, Kota Tepuk Sakinah.
04:50Terima kasih.
Komentar