Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SIDOARJO, KOMPAS.TV - Evakuasi korban ambruknya Pondok Pesantren Al-Khonizy, Sidoarjo, Jawa Timur, resmi ditutup. Polda Jawa Timur akan segera memulai penyelidikan terkait insiden yang merenggut 67 korban jiwa.

Tragedi ambruknya bangunan bertingkat di Pondok Pesantren Al-Khonizy, Sidoarjo, Jawa Timur, telah merenggut 67 korban jiwa dan menyebabkan 104 santri luka-luka.

Di hari terakhir evakuasi, perwakilan Pondok Pesantren Al-Khonizy menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga korban.

Setelah evakuasi resmi ditutup pada Selasa, 7 Oktober, penyelidikan menyeluruh akan dilakukan untuk mengetahui penyebab ambruknya bangunan ponpes tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abast, memastikan proses hukum akan berjalan.

Mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Ito Sumardi, mengatakan potensi jerat pidana, perdata, hingga sanksi administratif dapat dikenakan kepada pengelola pondok pesantren jika terbukti ada kelalaian.

Terlebih, bangunan ponpes tersebut diduga tidak memiliki izin.

Sementara itu, pemerintah memastikan akan melakukan audit terhadap sejumlah pondok pesantren untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.

Tragedi ambruknya pondok pesantren di Sidoarjo menjadi alarm pentingnya keamanan dan keselamatan konstruksi bangunan di lingkungan pendidikan.

Baca Juga Pencarian Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Ditutup: 67 Orang Tewas, 18 Jenazah Teridentifikasi di https://www.kompas.tv/regional/621808/pencarian-korban-ponpes-ambruk-di-sidoarjo-ditutup-67-orang-tewas-18-jenazah-teridentifikasi

#ponpesambruk #pidana #ponpesalkhoziny #penyelidikan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/621811/tragedi-ponpes-al-khoziny-ambruk-polisi-selidiki-menyeluruh-dan-pastikan-proses-hukum-berjalan

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Evakuasi korban ambruknya Pondok Pesantren Al-Khozini di Sidoarjo, Jawa Timur resmi ditutup.
00:06Polda, Jawa Timur akan segera memulai penyelidikan terkait dengan insiden yang merenggut 67 korban jiwa.
00:14Tragedi ambruknya bangunan bertingkat di Pondok Pesantren Al-Khozini, Sidoarjo, Jawa Timur telah merenggut 67 korban jiwa dan 104 santri luka-luka.
00:36Di hari terakhir evakuasi, perwakilan Pondok Pesantren Al-Khozini meminta maaf kepada seluruh keluarga korban.
00:42Kami menyampaikan jelas bungkama yang mendalam atas meninggalnya para santri.
00:50Yang kedua, kami mohon maaf yang sebesar sebesarnya kewakili keluarga dalam,
00:58manakala kami belum bisa memberikan pelayanan kepada santri secara maksimal.
01:05Dan kami juga mohon maaf kepada semua masyarakat yang mungkin dalam perjalanan hari pertama sampai hari ini,
01:17ada hal-hal yang kurang mengenakan hati.
01:20Setelah evakuasi resmi ditutup, pada selasa 7 Oktober, penyelidikan menyeluruh akan dilakukan untuk mengetahui sebab ambruknya bangunan Pondok Pesantren.
01:30Kabit Humas Polda, Jawa Timur, Kombes Pol Julis Abas memastikan proses hukum akan berjalan.
01:35Ini terkait dengan proses upaya penegakan hukum ya.
01:41Kalau bicara penegakan hukum, sebagaimana yang sudah disampaikan oleh Bapak Kapolda,
01:47bahwa hal ini pasti akan tetap kita lakukan.
01:50Namun tentu menunggu dari proses pembersihan, proses evakuasi, seluruh korban ini berhasil dilakukan.
02:02Mantan Kabar Eskrim Polri, Komjen Purnawirawan Ito Sumardi bilang,
02:06potensi jerat pidana perdata hingga sanksi administratif dapat dikenakan pada pengelola Pondok Pesantren jika terbukti ada kelalaian.
02:15Terlebih, bangunan Pondok Pesantren diduga tidak berizin.
02:18Menurut saya, potensi pelangganan hukum dalam kasus perubahannya bangunan Pondok Pesantren jika ini
02:27akan meliputi sanksi pidana, juga sanksi administratif, dan sanksi perdata
02:33yang dapat dikenakan kepada pihak-pihak pengelola Pondok Pesantren, kontraktor, konsultan perencana atau pengawas,
02:41serta pihak lain yang terlibat dalam pembangunan tanpa standar atau izin.
02:46Nah, dalam pidananya ini, kalau memang terbukti adanya kelalaian, hasil daripada penyelidikan teman-teman Ponda Jawa Timur,
02:54karena ini menimbulkan korban jiwa, maka pelaku yang nanti akan ditetapkan tentunya
02:59akan bisa dijerat dengan pasal pidana terkait dengan kelalaiannya.
03:04Misalnya pasar 359, kelalaian mengakibatkan orang mati,
03:08atau undang-undang nomor 28 tahun 2002 tentang bangunan gedung.
03:13Sementara itu, pemerintah memastikan akan mengaudit sejumlah Pondok Pesantren mencegah insiden berulang.
03:20Itulah keberhatinan kita, dan nanti harus kita berubah semua pola kepada Pesantren,
03:30tidak boleh membangun sendiri, harus ada tim teknisi.
03:34Soal gotong royong itu boleh, tapi bahwa harus ada ilmunya.
03:39Kita minta kepada semua Pesantren yang lagi bangun, tidak boleh membangun tanpa ada kalkulasi teknik.
03:47Tragedi ambruknya Pondok Pesantren di Sidoarjo jadi alarm.
03:52Pentingnya keamanan dan keselamatan konstruksi bangunan di lingkungan pendidikan.
03:56Informasi terkini dari proses identifikasi korban meninggal dunia akibat Pondok Pesantren Amruk,
04:10kita akan tanyakan kepada jurnalis Kompas TV.
04:12Sudah ada Kika Madona di Rumah Sakit Bayangkara, Polda, Jawa Timur.
04:17Selamat pagi Kika.
04:18Jadi kami ingin mengupdate di pagi hari ini, data hingga saat ini sudah ada berapa jenazah korban ambruknya Pondok Pesantren Al-Khozini yang berhasil teridentifikasi.
04:31Ya Adisti dan juga Saudara, jadi data terbaru atau informasi terbaru yang kami terima untuk proses identifikasi,
04:42ini sudah dilakukan terhadap 18 jenazah korban ambruknya dari Pondok Pesantren Al-Khozini Sidoarjo, Jawa Timur.
04:49Yang artinya lebih dari 30 jenazah hingga saat ini juga masih dalam proses identifikasi dan menunggu.
04:55Yang mana proses identifikasi ini dilakukan dengan dua metode yaitu dengan mengumpulkan data baik itu post-mortem maupun antemortem
05:02dari pihak saudara kandung, anggota keluarga maupun orang tua dari korban meninggal dunia dari Pondok Pesantren Al-Khozini Sidoarjo, Jawa Timur ini.
05:11Sementara itu juga dilakukan proses penyelidikan seperti identifikasi terhadap sejumlah barang-barang yang juga kemudian identik dari korban.
05:20Jadi proses identifikasi ini dilakukan tidak hanya di Surabaya, Jawa Timur tetapi juga dilakukan ke Jakarta.
05:27Yang artinya DNA ini juga dikirimkan ke Jakarta untuk mempercepat proses identifikasi terhadap lebih dari 30 korban meninggal dunia
05:35dari ambruknya Pondok Pesantren Al-Khozini Sidoarjo, Jawa Timur.
05:39Yang harapannya untuk proses identifikasi ini akan rampung dalam waktu dua minggu ke depan.
05:45Identifikasi masih terus berjalan dan harapannya juga anggota keluarga yang saat ini juga masih menanti.
05:52Kalau berdasarkan pantauan kami di lapangan, tidak jauh dari rumah sakit Bayangkara, Polda, Jawa Timur ini
05:56masih banyak anggota keluarga yang menanti proses identifikasi yang saat ini sedang berjalan.
06:01Yang mana harapannya jika nantinya proses identifikasi ini sudah rampung,
06:06identitas dari masing-masing korban meninggal dunia ini juga kemudian sudah terungkap seperti itu,
06:10nantinya akan langsung dibawah oleh anggota keluarga yang saat ini juga masih menanti proses identifikasi yang saat ini sedang berlangsung.
06:17Demikian Adisti.
06:17Oke, jadi sudah ada 18 korban yang berhasil teridentifikasi.
06:22Diharapkan dua minggu ke depan proses identifikasi sudah bisa selesai semuanya.
06:28Kika, bagaimana dengan proses penyelidikan yang dilakukan oleh polisi saat ini?
06:33Kemudian dikonfirmasi oleh Kabupat Humas Polda, Jawa Timur,
06:41yang mana proses untuk proses hukum terkait dengan peristiwa ambruknya bagian musola
06:47yang ada di Pondok Pesantren Al-Kozini Sidoarjo, Jawa Timur ini baru akan dilakukan
06:51setelah proses identifikasi dari seluruh korban ini juga kemudian sudah dilakukan
06:54dan juga proses pembersihan dari lingkungan Pondok Pesantren Al-Kozini Sidoarjo, Jawa Timur ini rampung dilakukan.
07:01Sehingga nantinya untuk proses hukum ini akan dilakukan seperti itu
07:06yang mana sudah dikonfirmasi oleh Kabupat Humas Polda, Jawa Timur
07:09bahwa hingga saat ini pemanggilan saksi belum dilakukan
07:12yang artinya sekali lagi untuk proses hukum dari kasus ambruknya Pondok Pesantren Al-Kozini Sidoarjo, Jawa Timur ini baru akan dilakukan
07:20setelah nantinya seluruh korban telah teridentifikasi dan juga kemudian diserahkan kepada anggota keluarga seperti itu.
07:27Hal ini juga menjadi satu hal yang juga kemudian saat ini sedang dinanti
07:30bagaimana proses hukumnya karena memang ada sejumlah anggota keluarga
07:35yang berharap menuntut agar proses hukum terkait dengan peristiwa ambruknya Pondok Pesantren Al-Kozini Sidoarjo, Jawa Timur ini
07:42juga bisa kemudian dilakukan atau diterapkan seperti itu.
07:44Karena memang mereka melihat adanya kelalaian seperti itu terhadap konstruksi bangunan
07:48sehingga hal ini juga kemudian besar harapan dari sejumlah anggota keluarga yang menantikan bagaimana proses hukum dari ambruknya Pondok Pesantren Al-Kozini Sidoarjo, Jawa Timur
07:59nantinya yang mana tadi sudah ditegaskan oleh Kabupat Tumas Polda, Jawa Timur
08:03proses hukum akan mulai dilakukan setelah seluruh jenazah berhasil teridentifikasi.
08:09Tentunya untuk peristiwa ambruknya Pondok Pesantren Al-Kozini Sidoarjo, Jawa Timur ini menjadi catatan besar
08:14tidak hanya di wilayah Jawa Timur saja tetapi juga nasional seperti itu.
08:18Bahkan kemarin juga telah disampaikan oleh Muhammad Iskandar Menko
08:22yang menyatakan bahwa nantinya akan ada proses audit seperti itu terhadap sejumlah bangunan Pondok Pesantren yang ada di wilayah Indonesia seperti itu.
08:29Yang mana kalau berdasarkan data yang kami terima yaitu sebanyak 42.369 Pondok Pesantren yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia
08:38ini akan menjadi concern untuk kemudian melihat bagaimana konstruksi bangunan audit dari lokasi
08:45yang juga kemudian Pondok Pesantren yang ada di seluruh wilayah Indonesia tersebut
08:48yang mana ini menjadi catatan penting supaya nantinya peristiwa ambruknya dari Pondok Pesantren Al-Kozini Sidoarjo, Jawa Timur ini
08:54tidak terulang di sejumlah Pondok Pesantren lainnya yang ada di wilayah Indonesia.
08:58Sementara itu dari pemerintah pusat juga sudah menyatakan bahwa saat ini dari kementerian sedang memetakan
09:03untuk Pondok Pesantren yang nantinya juga kemudian akan menjadi perhatian seperti itu
09:10untuk proses renovasinya diantaranya adalah Pondok Pesantren yang rawan dan juga Pondok Pesantren yang berusia tua
09:16sehingga dua hal ini juga kemudian menjadi catatan agar nantinya peristiwa dari ambruknya
09:21bangunan musyola di Pondok Pesantren Al-Kozini Sidoarjo, Jawa Timur tidak terulang di lokasi-lokasi lainnya.
09:27Demikian Adesti.
09:28Baik, terima kasih informasinya Jurnalis Kompas TV.
09:31Kika Madona melaporkan langsung dari Rumah Sakit Bayangkara, Polda, Jawa Timur.
Komentar

Dianjurkan