Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MEDAN, KOMPAS.TV - Polda Sumatera Utara membongkar praktik jual beli bayi di Kota Medan, Sumatera Utara.

Terdapat 8 pelaku yang ditangkap dalam kasus ini, yang ternyata sudah beroperasi sejak tahun 2023, dan setidaknya sudah menjual 8 bayi.

Inilah detik-detik penangkapan sejumlah pelaku jual beli bayi di kawasan Padang Bulan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Saat penangkapan, polisi juga mengamankan bayi laki-laki yang diperdagangkan pelaku, yang masih berumur tiga hari.

Bayi malang ini dibeli pelaku dari seorang perempuan muda, yang diduga enggan merawat sang bayi karena hasil hubungan terlarang.

Bayi ini dibeli dari ibunya yang kini berstatus tersangka dan akan dijual dengan harga Rp10 hingga Rp15 juta melalui perantara.

Polisi mengungkap, total ada delapan tersangka yang terlibat dalam kasus ini, dan seluruhnya sudah ditahan.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, pelaku telah beroperasi sejak tahun 2023, dan sudah memperdagangkan setidaknya delapan bayi, yang umumnya baru dilahirkan.

Untuk mengetahui lebih lengkap kasus ini, kita sudah terhubung dengan Kompol Ikang Putra, Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Sumut.

Baca Juga Perdagangan Bayi di Medan Terungkap, Polisi Tangkap 8 Tersangka di https://www.kompas.tv/regional/618989/perdagangan-bayi-di-medan-terungkap-polisi-tangkap-8-tersangka

#jualbelibayi #bayi #medan
_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/619143/full-polisi-ungkap-peran-8-tersangka-sindikat-perdagangan-bayi-di-medan-kompas-siang

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Sampai jumpa di video selanjutnya.
00:30Sampai jumpa di video selanjutnya.
01:00Sampai jumpa di video selanjutnya.
01:30Sampai jumpa di video selanjutnya.
01:32Sampai jumpa di video selanjutnya.
01:59Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:01Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:03Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:05Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:07Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:09Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:11Sampai jumpa.
02:13Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:15Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:17Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:19Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:21Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:23Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:25Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:27Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:29Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:31Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:33Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:35Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:37Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:39Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:41Keluarga dari BDS yang siap mencarikan mengambil bayi ini
02:46Terus lalu tersangka SRR
02:48Yang tersangka SRR menjualkan kepada adik
02:53Adik berperan mengambil bayi tersebut dari tentaka SRR
02:56Dan menjual kembali kepada MS
02:59MS berperan kembali terus menjualkan tersangka kepada adik
03:04Terus juga tersangka PT membeli bayi dari rumah tersangka
03:08Dan tersangka MS menjual kepada tersangka MM asil alias BL
03:13Lalu tersangka JS berperan membantu tersangka PT menyebut bayi dari rumah tersangka
03:18Dan terakhir yaitu adalah tersangka MM dan BL
03:21Yang membeli bayi dari tersangka PT dan JS
03:27Dan akan mencari orang yang akan membeli darinya
03:29Begitu Mbak Bela
03:30Kompolikang ini kan kalau kita lihat ada tersangka satu kemudian ke tersangka berikutnya
03:36Tersangka berikutnya dijual tersangka berikutnya
03:39Begitu terus sehingga ada delapan tersangka
03:41Lalu bagaimana mereka mencari korban atau misalnya ibu hamil
03:49Yang memang sepertinya ini memang ditargetkan untuk bisa diprospek untuk menjual bayi
03:55Dan apakah memang ada kerjasama misalnya dengan tempat di mana lokasi bayi-bayi ini dilahirkan?
04:01Itu kami masih pendalaman Mbak Bela
04:06Ya terkait masalah kelitap tempat yang penjualan
04:10Karena memang tersangka BDS ini dia sedang membutuhkan uang
04:15Dan diketahui latar ke SR
04:17Dan ini sindikat ini berubah-berubah Mbak
04:20Tapi yang sindikat yang terakhir
04:23Yaitu adalah tersangka JAS dan MM
04:25Inilah yang sudah beroperasi dan melalui 8 kali
04:28Dan mencari melalui WA
04:30Dan juga dia mencari informasi
04:32Mencari informasi orang-orang yang tidak butuh
04:35Lalu mereka mengejar orang tersebut
04:38Dan juga sudah menggunakan inisial
04:41Ataupun kolsen-kolsen yang disebutnya kalau laki-laki itu silahnya ceret
04:48Kalau di sini yang kalau perempuan namanya mutiara
04:50Demikian Mbak Bela
04:51Ya Pak Ikang, ini apakah memang dari kasus terakhir misalnya ya
04:56Apakah memang ada kerjasama dengan klinik
04:59Dan kira-kira ada berapa klinik yang diduga terlibat dalam sindikat jual beli bayi ini?
05:06Kalau klinik kita masih belum sampai ke sana Mbak Bela
05:09Karena kita masih pendalaman, karena memang pada saat kami ditemukan
05:12Itu tidak ada keterlibatan klinik
05:14Memang ini adalah person to person perdagangannya seperti itu Mbak Bela
05:17Oke, Pak Ikang ini beberapa waktu yang lalu
05:21Kita juga mendengar ada informasi di Bandung, Jawa Barat
05:24Memang ada juga yang diduga sindikat penjualan bayi
05:27Apakah sindikat yang ada di Medan ini juga ada kaitannya dengan sindikat yang ada di Bandung?
05:34Sementara hasil pendalaman kami, pemeriksaan kami belum ada
05:39Namun memang perdagangan yang dilakukan oleh sindikat yang ada di Medan ini
05:43Mereka sudah menjualkannya sampai ke luar kota Medan
05:47Yaitu adalah Jawa dan Bali
05:49Demikian Mbak Bela
05:51Pak Ikang, apakah memang ada informasi dari kedelapan bayi yang dijual sebelumnya
05:56Hingga yang saat ini, diamankan ini
05:59Apakah sudah ada target untuk dijual ke siapa?
06:04Kemudian sindikatnya kemana saja?
06:06Apakah memang ada informasi kita berharap tidak terjadi?
06:09Misalnya ada jual beli organ bayi?
06:13Seperti itu Bapak?
06:13Untuk organ bayi belum ada Mbak Bela
06:17Namun untuk perdagangan ini memang disetting mereka secara terputus
06:22Sehingga pada saat nanti bayi ini dijualkan kepada orang yang paling terakhir
06:29Orang bayi tersebut tidak tahu ini diperjualkan kepada siapa
06:32Memang dibuat mereka sistemnya terputus
06:35Jadi sehingga bayi tersebut tidak mengetahui orang tuanya siapa
06:40Begitu Mbak Bela
06:41Lalu Pak Ikang, apakah memang ini baru ada satu bayi yang sudah diamankan dari tangan pelaku
06:47Lalu apakah juga nanti dari kepolisian akan menarik ke sekitar tujuh bayi
06:52Yang sebelumnya sudah diperdagangkan untuk diketahui
06:54Apakah memang terbukti sudah diperdagangkan atau seperti apa Bapak?
07:01Sementara kita memang sudah mengamankan satu pelaku
07:04Untuk satu bayi yang sudah kita lihat saat ini
07:10Untuk yang bayi-bayi yang lain kita masih melakukan pendalaman terhadap ini
07:14Karena memang mereka sistemnya putus yang mana ketika orang yang dihubungi terakhir itu tidak mengenal
07:22Siapa orang yang dihubungi, kepada siapa dia menjual
07:26Sehingga mereka menjual bayi tersebut tidak diketahui kepada siapa
07:31Sehingga mereka sudah putus
07:32Jadi cukup sampai di tangan yang terakhir seperti itu
07:35Yang juga menjadi concern orang-orang terutama yang menonton tayangan ini
07:41Bagaimana sekarang kondisi dari bayi yang masih berusia 3 hari
07:46Siapa yang juga misalnya mengurusi makanan dan sebagainya Bapak?
07:52Baik Mbak Bella, terkait dengan bayi tersebut memang kami sudah berkoordinasi
07:57Dengan pihak-pihak terkait yaitu adalah Dinsos dan juga BP3MI
08:02Yang mana kami di sini berkoordinasi terkait masalah pengurusan
08:07Memang pada saat laku pengamanan, pada saat kami bayi tersebut
08:11Kita bawa, langsung kita bawa ke rumah sakit
08:14Dan langsung dikoordinasikan dengan Dinsos untuk pengurusan bayi
08:18Dan sedang sekarang saat ini juga hari ini kami juga masih berlangsung
08:22Untuk pengurusan ataupun untuk terkait masalah bayi tersebut
08:27Dari orang tersebut
08:28Demikian Mbak
08:29Baik Pak Ekan kita berharap tidak ada lagi kejadian-kejadian serupa
08:33Di mana ada orang-orang yang memanfaatkan orang tertentu
08:37Yang sedang membutuhkan uang
08:38Kemudian anak yang dilahirkannya dijual
08:40Kembali melalui sindikat penjualan bayi
08:43Terima kasih atas waktunya dan obrolannya di siang hari ini
08:46Kompol Ikang Putra Kasubdit Renaktadit Reskrim Mumpolda Sumut
08:52Selamat beraktifitas kembali Bapak
08:54Ya Mbak, baik Mbak terima kasih
Komentar

Dianjurkan