Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 bulan yang lalu
YOGYAKARTA, KOMPAS.TV Mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan menghadiri kuliah tamu departemen hukum tata negara di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada pada Selasa (26/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Anies Baswedan berdialog dengan sejumlah mahasiswa.

Sejumlah topik dibahas mulai dari soal intel, pemilu hingga demokrasi.

Bagaimana menurut Sahabat KompasTV terkait berita ini, tulis di kolom komentar ya!

Video Editor: Novaltri Sarelpa

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/613923/full-dialog-anies-baswedan-dan-mahasiswa-ugm-singgung-intel-pemilu-hingga-polarisasi

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00saya sebenarnya ada banyak pertanyaan lanjutan
00:03karena tersirat gitu kita
00:05akan berhadapan-hadapan dengan
00:06demokrasi, mana yang akan kita dahulukan
00:09tadi Mas Anies sudah mengatakan harus simultan
00:11tapi tentu caranya masih perdebatan
00:13tapi lagi-lagi karena ini ruang kuliah
00:15kalian, saya senang
00:17sekali berdiskusi dengan Mas Anies
00:19terakhir, seingat saya ketika jalan di Singapura
00:212000, berapa itu? 2010
00:23ya
00:24kita ngobrol lama sekali
00:26tapi ini kelas kalian, lagi-lagi teman-teman
00:29saya persilahkan
00:33kita punya waktu
00:39sekitar 38 menit
00:42ya, 38 menit
00:45saya akan bagi
00:473
00:48tapi tolong kalian bertanya
00:51jangan lama ya, jadi langsung
00:52pada poin yang Anda mau tanyakan
00:55saya kasih kesempatan
00:57di sebelah kiri dulu, jadi kiri
00:59lalu kemudian tengah dan kanan
01:01oke
01:02sebelah kiri dulu
01:03saya minta
01:05boleh anak SMA
01:06satu
01:07yang di belakang
01:09angkat tangan
01:09silahkan satu
01:10yang
01:12baju biru kacamata
01:14silahkan satu
01:15ya
01:16perempuan boleh satu
01:17ada perempuan
01:19mohon maaf ya
01:20yang belakang kacamata
01:22baju putih
01:24baju putih
01:24boleh satu
01:24ya
01:25oke
01:25saya minta
01:27jangan berlama-lama
01:29dengan pertanyaannya
01:304 pertanyaan
01:31secara lebih sederhana
01:32tolong dikasihin
01:33dibantuin
01:33mulailah
01:34biar mudah
01:46yang tadi saya tunjuk
01:48langsung ke depan aja
01:49ke sini
01:49sekaligus langsung
01:50langsung nanya ya
01:51oke
01:51silahkan
01:52nama
01:53dan pertanyaan
01:54jangan groggy
01:57biasa aja
01:58dari SMA mana mas
02:04selamat sore
02:06Abah dan
02:07Mas Zainal
02:08perkenalkan
02:15nama saya Fadil
02:16saya dari
02:17Madrasah Aliyah
02:18Negeri Empat Bantul
02:19saya kelas
02:2312
02:23langsung pertanyaannya mas
02:28pertanyaan saya adalah
02:29bagaimana cara kita
02:31memastikan bahwa
02:32hukum benar-benar
02:33adil dan tidak
02:34memihak
02:35tanpa
02:35pandang bulu
02:36status sosial
02:37dan politik orang lain
02:38lalu juga
02:40bagaimana kita bisa
02:41memberdayakan rakyat
02:43supaya rakyat
02:45bukan hanya menjadi
02:46objek saat pemilu
02:47tetapi juga menjadi
02:49aktor kritis
02:50yang turut membangun
02:52dan juga
02:52mengawal
02:54sistem
02:55negara hukum
02:56yang bersih
02:57dan berintegritas
02:58terima kasih
02:59terima kasih
03:02silahkan
03:03yang kedua tadi
03:05silahkan
03:06monggo
03:08Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
03:13Pak Anies
03:14Assalam
03:14peranggungan nama saya
03:16Siti Aisyah Olima Naifah
03:17saya dari
03:18Fakultas FHUG
03:19emangkatan 25
03:19panggilan
03:20Naifah
03:21saya ingin bertanya
03:24dengan konteksualisasi
03:26negara yang
03:26seperti sekarang
03:27dengan masyarakatnya
03:28yang bisa kita bilang
03:29SDM nya
03:30beragam
03:33dan
03:33tidak merata
03:34beragam
03:37kita melihat
03:42ketika dengan adanya demokrasi
03:44sistem demokrasi
03:45tidaklah efektif
03:46dan itu sudah berlangsung
03:47sangat lama
03:48menurut Bapak sendiri
03:50jika Bapak diberikan
03:51suatu kesempatan
03:54yang
03:55apabila
03:56pemikiran Bapak
03:57semuanya itu
03:57akan tercapai
03:58dan
03:59semuanya akan
04:00terrealisasikan
04:01dengan sempurna
04:02secara idealisme
04:03sistem pemerintahan
04:04seperti apa
04:05yang Bapak akan pilih
04:06dan
04:06cara-caranya itu
04:07akan seperti apa
04:08Sekian terima kasih
04:09oke
04:11terima kasih
04:12terima kasih
04:12baik terima kasih
04:16Assalamualaikum Wr. Wb
04:18Pak Anies
04:20teman sekalian
04:22baik
04:23saya Muhammad Daniel
04:24Pak Anies
04:25tadi lengkap
04:26ada anak SMA
04:27ada mahasiswa
04:28saya utulan pengajar
04:29di Perguruan Tinggi
04:30di Sulawesi Barat
04:31namanya Daniel
04:36Muhammad Daniel Pak
04:37Daniel ya
04:38baik
04:39karena Bang Uceng
04:40tadi nanti saya dimarahin
04:41kalau terlalu lama
04:42yang pertama
04:44Pak Anies
04:44mungkin ini
04:45Bang Uceng akan marahin saya nih
04:46gimana pendapat Pak Anies
04:48soal eksistensi KPU
04:49sebagai
04:50regulator
04:51demokrasi kita
04:53boleh dikatakan seperti itu
04:54kenapa
04:54saya katakan seperti itu Pak Anies
04:56karena kecenderungannya
04:57kita kan sering dengar
04:58bahwa politik
04:59atau demokrasi yang baik
05:01salah satunya itu adalah
05:01mempertimbangkan faktor efisiensinya
05:03sementara KPU
05:05mohon maaf
05:06oh ya jangan sampai saya dimarahin
05:07KPU nih
05:08bahwa KPU
05:09mohon maaf
05:10itu dijadikan lembaga negara
05:12dari tingkat pusat
05:13provinsi
05:15kabupaten
05:15yang kerjanya
05:17mohon maaf
05:17secara efektif
05:18kita lihat
05:195 tahun
05:20sekali benar ya
05:21teman-teman ya
05:22jadi kira-kira
05:23menurut Pak Anies
05:24seperti apa
05:25desain
05:26arsitekturnya
05:27sehingga
05:28KPU ini
05:30atau penyelenggara
05:31pemilu ini
05:33itu bisa efektif
05:34termasuk
05:35mungkin Pak Anies
05:35saya minta pendapatnya
05:37soal e-vote
05:37e-voting
05:39ini
05:40ini yang
05:41yang selalu jadi awang-awang
05:42tapi tidak pernah
05:43terwujud
05:44seperti itu
05:45saya kira
05:45itu
05:46terima kasih banyak
05:47Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
05:48oke
05:49cukup ya
05:50ada satu lagi tadi enggak
05:51saya ngambil tiga tadi ya
05:54oke
05:54Mas Anies
05:56kita bagi tiga term
05:57termin
05:58jadi mungkin
05:5810 menit barangkali
06:00sebelum saya buka
06:01termin kedua di tengah
06:02mohon maaf
06:02oh jadi ini perwilayah ya
06:04iya perwilayah
06:06supaya
06:08yang kiri
06:09sudah enggak
06:10ini enggak protes lagi
06:11ya
06:11siap
06:13Mudi
06:14ini pertanyaan
06:17harusnya jawabnya
06:18oleh
06:18teman-teman
06:19faltas hukum ini
06:20pertanyaan Anda
06:21tapi bagus
06:23kalau di
06:24FH ada
06:26seleksi tanpa tes
06:27mungkin ini layak
06:28dipertimbangkan
06:28ya
06:29perangkali
06:30Mudi
06:33bagaimana
06:34hukum supaya adil
06:36bagaimana rakyat terlibat
06:37kalau hukum soal adil
06:38teman-teman sekalian
06:39teman-teman
06:43di faltas hukum
06:44lebih banyak
06:45mendiskusikan ini
06:46tapi intinya adalah
06:47kita ingin
06:49agar
06:49institusi
06:51hakim
06:52memiliki
06:54ruang
06:55untuk
06:55independen
06:56yang sebenarnya
06:57bagaimana caranya
06:59ini harus dipikirkan
07:00supaya
07:02hakim kita
07:02benar-benar
07:03menjadi hakim
07:04yang
07:04independen
07:06bebas dari
07:07tekanan
07:08sehingga berani
07:10mengambil
07:10keputusan
07:12saya menyaksikan
07:13dari dekat
07:14ketika
07:15proses kemarin
07:16itu ada
07:17bagaimana
07:19ketika
07:20pra-perhadilan
07:22oleh satu orang
07:23hakim
07:24yang beban
07:26yang harus
07:27dihadapinya
07:28besar sekali
07:29kasusnya
07:30menarik
07:31perhatian
07:32sementara
07:34pengambil
07:35keputusannya
07:35tunggal
07:37dan apa yang terjadi
07:38kita semua menyaksikan
07:39antara
07:41apa yang
07:41disajikan
07:42di dalam
07:43argumen
07:43di ruang
07:44pengadilan
07:45dengan keputusan
07:46itu gak ada
07:47sambungannya sama sekali
07:48dan itu sudah
07:49kita semua
07:51merasakan
07:51parah yang luar biasa
07:53jadi
07:54apalagi yang
07:55ke pengadilan berikutnya
07:56jadi menurut saya
07:57satu soal itu
07:58kemudian yang kedua
07:59mengenai bagaimana
08:00rakyat terlibat
08:01teman-teman
08:02rakyat terlibat ini
08:03kita semua
08:08punya kewajiban moral
08:10siapa kita ini
08:12yang pada terdidik
08:13ini loh
08:14kaum terdidik
08:15seperti kita
08:16dapat kesempatan
08:17untuk sekolah
08:17untuk kuliah
08:18untuk bisa
08:20menjadi
08:21pemantik
08:22kemampuan
08:22berpikir kritis
08:23kemampuan
08:25berpikir kritis
08:26itu sangat
08:27dibutuhkan
08:28di dalam demokrasi kita
08:29dan bukan hanya
08:30demokrasi
08:31di dalam kehidupan
08:32bangsa kita
08:32kemampuan
08:34berpikir
08:34kritis
08:36dan kemampuan
08:37berpikir kritis
08:37ini yang nanti
08:38akan membuat
08:39publik punya
08:41alat
08:42untuk terlibat
08:44karena ada
08:45kemampuan berpikir
08:46kritis
08:47nah critical thinking
08:48teman-teman harus
08:49tumbuhkan
08:49secara serius
08:50kalau saya boleh usul
08:52sesudah kuliah
08:53ini selesai
08:55teman-teman
08:55serius cari
08:57secara digital saja
08:58materi-materi
08:59untuk menumbuhkan
09:01kemampuan berpikir
09:02kritis
09:03karena kemampuan
09:04berpikir kritis
09:05inilah yang akan
09:06bisa mendorong
09:07perubahan sistem
09:08yang tadi
09:09disampaikan oleh
09:10Naiva pertanyaannya
09:11Naiva ya
09:13Naiva
09:13tentang bagaimana
09:15kita mengubah
09:15teman-teman
09:16sebelum kita
09:17mengubah
09:18nomor satu adalah
09:18melihat apa yang kurang
09:20teman-teman
09:21tapi
09:21kalau critical thinking
09:23tidak ada
09:24maka
09:25proses yang
09:26sedang berlangsung
09:27ini akan dianggap
09:28wajar
09:29karena dianggap
09:30wajar dan tidak
09:31menghasilkan yang
09:32diharapkan
09:33maka apa yang terjadi
09:35bongkar semuanya
09:36tapi kalau kita bisa
09:39memiliki kemampuan
09:39berpikir kritis
09:40maka langkahnya
09:42dekompos
09:44dekompos
09:44menguraikan
09:46diuraikan
09:47variable-variablenya
09:49setelah
09:49variable-variablenya
09:50diuraikan
09:50maka dilihat
09:52apa dampak
09:53dari tiap-tiap
09:54variable
09:54yang membuat
09:55sistem demokrasi
09:56kita tidak berjalan
09:57dan itu
09:58membutuhkan
09:58kemampuan berpikir
09:59kritis
10:01menanyakan
10:02yang tidak
10:02ditanyakan
10:03menanyakan
10:07yang tidak
10:08ditanyakan
10:09jadi
10:10kalau ada pertanyaan
10:11misalnya
10:11mengapa
10:13anggota DPR
10:13masa tugasnya
10:155 tahun
10:16mengapa
10:18presiden 5 tahun
10:19mengapa
10:20gubernur 5 tahun
10:21mengapa
10:22upati 5 tahun
10:23kita harus punya
10:24jawabnya itu
10:25nah kemampuan
10:27berpikir kritis
10:27itu mengajak kita
10:29bertanya
10:29hal-hal
10:30yang tidak
10:30ditanyakan
10:32karena itu
10:33mempengaruhi
10:34sekali perilakunya
10:35teman-teman
10:36saya berilustrasi
10:37teman-teman
10:37di sebuah negara
10:39yang mengadopsi
10:41demokrasi dengan
10:42pakai arsitektur
10:43saya beri contoh
10:44satu saja
10:44banyak tempat
10:45tapi contoh yang
10:46kira-kira
10:47semua kita tahu
10:48di Amerika Serikat
10:50misalnya
10:50kalau
10:52presiden berapa tahun
10:53berapa
10:554 tahun
10:57benar yakin
10:594 tahun
11:00kalau anggota DPR
11:01anggota DPR
11:06kalau senator
11:10anggota DPR
11:152 tahun
11:15senator
11:176 tahun
11:19presiden
11:214 tahun
11:22kenapa
11:22yang 2 tahun itu
11:24dirancang
11:24secara institusional
11:26untuk menjadi
11:27politisi
11:28yang dia harus
11:29nurut dengan
11:29kemauan konstituen
11:30karena 2 tahun
11:32meleset sedikit
11:33bisa gak dipilih lagi nih
11:34oke
11:35yang 6 tahun
11:36dikasih ruang panjang
11:37untuk dia bisa menjadi
11:38negarawan
11:39sehingga dia cukup waktu
11:41untuk mengambil
11:42keputusan yang belum tentu
11:43sama dengan
11:44aspirasi
11:45konstituennya
11:46presiden
11:48harus diantaranya
11:50diantara politisi
11:51dan
11:51negarawan
11:524 tahun
11:53jadi
11:53ketika merancang itu
11:55itu dibayangkan
11:57perilaku apa
11:57yang akan muncul
11:58dari durasi
11:59masa tugas ini ya
12:00durasi
12:01masa tugas aja
12:02dipikir
12:03ini yang maksud saya
12:04tadi kemampuan
12:05berpikir kritis
12:06ketika kita
12:07menengok sistem kita
12:08critical thinking
12:10ini dibutuhkan
12:11tanpa critical thinking
12:13maka kita
12:13tidak akan
12:14menemukan
12:15ruang-ruang
12:16untuk improvisasi
12:18critical thinking
12:20adalah
12:20hulunya
12:21kreativitas
12:22dan kreativitas
12:24selanjutannya
12:25adalah
12:25inovasi
12:27nah
12:28kreativitas
12:30di dalam konteks
12:31sistem demokrasi
12:32adalah
12:33kemampuan kita
12:34untuk bisa
12:35mengatur
12:36aturan main
12:37agar
12:38semua orang
12:39mengejar
12:39kepentingan
12:40kelompoknya
12:41dengan cara
12:42menguntungkan
12:42kepentingan publik
12:43disitu
12:45kemudian
12:45kita koreksi
12:46jadi
12:47ini menjawab
12:49dua-duanya nih
12:50Moody
12:51sama
12:51Naiva
12:52menurut saya
12:54harus
12:55ada
12:56satu
12:57task force
12:58yang diberi waktu
12:59cukup
13:00untuk
13:01mereview
13:02arsitektur
13:03demokrasi kita
13:04dimana
13:05kurangnya
13:06dimana
13:07ruang harus
13:08dikoreksi
13:08yang kemudian
13:10ini dibawa
13:10ke dalam
13:11proses
13:12politik
13:13tapi
13:14jangan
13:14ide-ide
13:15yang lepas
13:17seperti
13:18tambal sulam
13:19misalnya gini
13:21ini kita mengalami
13:22kenapa
13:25pilkada
13:26diserempakan
13:27saya pada waktu itu
13:28masih penasehat
13:29di UNDP
13:32untuk
13:32desentralisasi
13:33dan otomi daerah
13:34waktu itu
13:35tim di
13:36kementerian
13:36dalam negeri
13:38di sekitar
13:38tahun 2000
13:39antara 2005
13:40sampai 2010
13:41itu
13:43berpandangan
13:44sampai 2012
13:45kira-kira
13:46berpandangan
13:47bahwa
13:47pilkada ini
13:49terjadi
13:49tiap
13:49dua minggu
13:50sehingga
13:52merepotkan
13:53kira-kira
13:54benar gak
13:55pilkada terjadi
13:56tiap dua minggu
13:56pilkada itu
13:58tiap lima tahun
13:58orang Jakarta
14:00yang merasanya
14:00tiap dua minggu
14:01kata
14:03pemerintah pusat
14:04penyelenggaran
14:04pilkada tiap
14:05dua minggu
14:05tapi tiap daerah
14:07apa yang terjadi
14:08diskelompokkan
14:09waktu itu
14:09menjadi
14:10tiga siklus
14:11setelah
14:12tiga siklus
14:13akhirnya menjadi
14:14satu
14:14siklus
14:16teman-teman
14:17terjadi perubahan
14:18apa perilakunya
14:18banyak sekali yang berubah disitu
14:20dari dominasi isu daerah
14:23menjadi isu nasional
14:25karena semua mengalami
14:27yang sama
14:28ini yang disebut sebagai
14:30staggered election
14:33berubah menjadi
14:34congruent
14:35election
14:36pemilu yang terpisah
14:37menjadi pemilu yang bersama
14:40begitu pemilu bersama
14:41maka
14:42tema akan tergeset
14:43jadi kalau
14:44saya akan
14:45menurut saya
14:46telangkahnya
14:47Naifah
14:48adalah buat tim
14:49untuk mereview
14:50arsitektur demokrasi kita lengkap
14:52mana yang harus diperbaiki
14:53tapi jangan tambal sulam
14:54jangan tambal sulam
14:56itu artinya
14:56wah lagi kepengen
14:57memperbaiki masa jabatan
14:59yuk diperpanjang yuk
15:00terus
15:01lagi pengen
15:02memperbaiki
15:02tugas ini yuk
15:04dibuat tiga period
15:05itu tambal sulam
15:05harusnya
15:06secara komprehensif
15:08Daniel
15:09Pak Daniel
15:09soal KPU
15:11Lembaga Negara
15:13lagi-lagi
15:14disini
15:15soal
15:16KPU
15:18menurut saya
15:18memang harus ada
15:19keseriusan
15:22untuk reform
15:23di penyelenggaraan ini
15:24terutama
15:26disampai
15:28di level
15:28grassroots
15:29teman-teman
15:30itu yang
15:31menghitung
15:32suara
15:34DPRD kita
15:35itu adalah
15:36petugas-petugas
15:37KPU
15:38yang kita tidak
15:38pernah tahu
15:40kompetensinya
15:41kita tidak pernah tahu
15:43latar belakangnya
15:44kalau yang di nasional
15:46ditonton
15:46semua-semua orang
15:47proses seleksinya
15:48kita lihat
15:49tapi begitu sampai
15:50kepada yang
15:50level eksekusi
15:52wah disitu
15:53ada keseriusan
15:54apa
15:55ruang
15:56yang harus
15:57ruang
15:57kelemahan
15:58yang membuat
16:00begitu banyak
16:01transaksi
16:02suara
16:04DPR
16:05DPRD
16:06yang terjadi
16:07secara masif
16:08disana-sini
16:09dan itu
16:10penyimpangan
16:10yang tidak pernah
16:11disorot oleh publik
16:12kalau Pilpres
16:13calonnya
16:14tiga paling
16:15semua menyorot
16:16tapi ketika
16:17sampai DPR
16:18dan DPRD
16:19itu
16:20adalah
16:21problem serius
16:23yang harus dikoreksi
16:24jadi menurut saya
16:25di KPU
16:25harus ada
16:26reform
16:26yang serius
16:27dan
16:28masalah di kita
16:29ini apa
16:29marah saat selesai
16:31pemilu
16:31karena hasilnya
16:32habis itu
16:33lupa
16:33sampai pemilu berikutnya
16:35lalu pemilu berikutnya
16:36berulang lagi
16:37masalah yang sama
16:38marah lagi
16:39lupa lagi
16:39lupa lagi
16:41apalagi kalau habis marah
16:42ikut
16:42itu kan masalah
16:43tapi
16:44kalau kita
16:45sering sampaikan
16:46jangan sampai kita
16:48lupa
16:49dengan problem-problem ini
16:51itu sebabnya
16:51kemarin
16:52ketika
16:52saya mengikuti proses
16:54Pilpres
16:54setelah selesai
16:55kami
16:56memilih untuk
16:57menggugat ke
16:58MK
16:58dan
17:00memilih untuk
17:02meminta kepada
17:04MK mudah-mudahan
17:05yang nanti di follow
17:05api
17:05apa yang menjadi
17:07pandangan
17:08tiga hakim
17:09yang mengekspresikan
17:11dissenting opinion itu
17:12harus menjadi
17:13bahan untuk
17:14koreksi
17:14di pemilu yang berikutnya
17:16dan itu harus dikawal
17:17sama-sama
17:18begitu ya
17:18oke
17:19terima kasih
17:19oke
17:22terima kasih
17:23mas Anies
17:24berikutnya
17:25di
17:26kubu tengah
17:27boleh satu
17:32baju hitam
17:34angkat tangan
17:35perempuan
17:36perempuan
17:40boleh jilbab
17:41biru ya
17:42jadi silahkan
17:44ke depan
17:44enggak
17:44yang baju putih
17:46jilbab biru
17:48mbaknya
17:49sama
17:50baju hitam
17:51angkat tangan
17:51enggak silahkan
17:52ke depan
17:52sama tadi
17:55fokus pada
17:56pertanyaannya aja
17:57silahkan mas
17:58mbaknya ke depan ya
18:03sama
18:03ini ke depan
18:05baik
18:07terima kasih
18:08mungkin sebelumnya
18:09teman-teman
18:10tahu tepuk
18:11WOW enggak
18:11enggak tahu ya
18:12sekali kita
18:13kasih ke Pak Anies
18:14kemarin
18:14dia like sempat
18:15ada tepuk WOW
18:16ke Niji
18:16masa
18:17ke alumni kita
18:18enggak pernah dikasih
18:18ini ke Pak Anies
18:19oke
18:20oke
18:20satu
18:21nanti
18:22saya rekam boleh
18:23oh iya
18:23boleh pak
18:23apa namanya
18:27tepuk
18:27WOW
18:28ya pak
18:28oke
18:29iya
18:29satu
18:32dua
18:32tiga
18:33dikasih apa
18:35dikasih
18:36WK
18:37terima kasih
18:50baik
18:51terima kasih Pak Anies
18:52saya sangat
18:53tidak nyangka bisa
18:55omong disini
18:56Alhamdulillah akhirnya
18:57dari pertemuan Pak Anies
18:59dengan
18:59Mas Coki
19:00Mas Panji
19:01dari podcast
19:02kalau ada
19:02akhirnya bisa
19:03pemuli
19:03pemuli
19:03disini
19:03lagi
19:04dengan
19:04anak-anak
19:05GM
19:05nah
19:06saya ingin
19:06menelisik tentang
19:07belakangan ini
19:08yang terkait ada
19:09keputusan DPR
19:10yang sangat
19:11ambigu
19:11dari
19:12ke UHP
19:12terus juga
19:13ada rekening yang
19:14dibukukan
19:14masalah Raja Ampat
19:16lalu
19:17belum lagi
19:17masalah pemerintah
19:18yang problematik
19:19hingga muncul
19:20tagar DPR
19:21dibubarkan
19:21nah
19:22belum lagi
19:24waktu
19:24ketika
19:25tadi
19:26Sampat Pak Anies
19:26singgung
19:27tentang masalah
19:28pemilu yang ada
19:29peraturan baru
19:30muncul
19:30ya mungkin
19:31ada seorang
19:32Poaris bukan
19:32Perintis ya
19:33yang akhirnya
19:34umur
19:35ditakar
19:36dan juga
19:36mungkin tentang
19:37dulu masalah
19:38ijazah yang entah
19:39keasliannya seperti apa
19:40nah
19:42saya ingin
19:43menanyakan kepada
19:43Pak Anies
19:44kita lihat
19:46bahwasannya
19:47sistem peralian kita ini
19:48lebih mudah dipengaruhi oleh
19:49kekuasaan politik
19:50daripada oleh
19:51prinsip hukum
19:51apalagi
19:52setelah
19:53pemulembung yang
19:54mendapatkan
19:55abolisi
19:55nah
19:56apa sekiranya
19:57reformasi struktural
19:59yang paling mendesak
20:00apakah mungkin
20:01ada kesempatan juga
20:02di kedepan
20:03Pak Anies akan maju
20:04namun sebelum
20:05ke sana
20:06ada masalah yang lebih penting
20:07kita mundur
20:08kepada grassroot
20:09yang dimana
20:09ternyata lebih parah
20:11yang kita tahu
20:12bahwasannya
20:12ternyata kebodohan
20:13dipelihara
20:14ketika ditanya
20:15milu
20:16memilih apa
20:16gak mau ah
20:17pas dikasih uang
20:18oke gas
20:19gitu
20:19lalu
20:21kebebasan bersuara
20:23pada akhirnya
20:23tidak menyelesaikan
20:25konflik
20:25karena dari dasarnya
20:26saja belum bisa
20:27naik ke atas
20:28gitu Pak Anies
20:28kalau misalkan
20:30ketika ada isu
20:31tiba-tiba ada artis
20:32yang cerai
20:32ada isu
20:33tiba-tiba
20:34ada
20:35polemik-polemik
20:36antara
20:37selingkuh
20:38gitu
20:38nah
20:39kira-kira bagaimana
20:40dalam menyelesaikan
20:41konflik horizontal
20:42terima kasih dan
20:43samanya siapa
20:44aku ada
20:45dari ini
20:46tumblr dari
20:48visipol
20:48dari site
20:49oke
20:49terima kasih
20:51namanya siapa
20:56Rashid
20:57Rashid
20:58terima kasih
21:00sama kita
21:01nanti tidak akan dipanggil
21:05abah balik
21:06semoga silahkan
21:09tadi yang
21:10oh silahkan
21:11Assalamualaikum Pak Anies
21:19perkenalkan
21:20saya Haira
21:20dari
21:21FMIPA
21:22angkatan 25
21:24izin bertanya
21:25seperti yang kita tahu
21:28kualitas pemilih
21:29dalam
21:30pemilu itu
21:31sangat penting
21:32dan
21:33pertanyaan
21:36sebentar Pak
21:41dan
21:42seperti yang Bapak tahu
21:44melihat kritik dari
21:44seperti yang dikatakan oleh
21:47Sokrates
21:47dalam kritik Sokrates tersebut
21:49pada demokrasi ini
21:51kita memerlukan
21:53upaya
21:54untuk memperbaiki
21:55kualitas pemilih
21:57dari berbagai segi
21:58termasuk
21:59pemerintahnya juga
21:59dari segi politik
22:00hukum
22:01sosial
22:01budaya
22:02dan juga sosial
22:03nah pertanyaan saya adalah
22:04apa pandangan Bapak
22:07dalam melihat kritik ini
22:08terhadap praktik demokrasi
22:10yang ada di Indonesia
22:11serta
22:12apa supaya
22:13atau solusi terbaik
22:15untuk
22:16memperbaiki
22:17sebuah sistem demokrasi
22:19dengan kualitas manusia
22:20baik pemilih
22:21maupun pelaku
22:22yang dirasa
22:23masih kurang
22:23saat ini
22:24kalau pandangan Haira
22:25bagaimana
22:25saya belum
22:29kan pertanyaan itu muncul
22:33karena observasi
22:34kan
22:34yang Haira observasi
22:36apa
22:37ini pertanyaan menarik
22:37ini
22:38yang Haira observasi
22:39apa
22:39yang saya lihat
22:41contohnya seperti
22:42beberapa orang yang berkubu
22:45dalam ketika pemilihan
22:47ada orang yang berkubu
22:49menjadi anak abah
22:50dan juga
22:51mohon maaf
22:53secara ekstrimnya
22:54ada orang yang memilih
22:55dua kubu secara khusus
22:57kemudian mereka berdebat
22:58dengan
22:59hal yang
23:00kurang relevan
23:01dengan aspek pemilihannya
23:03dan lebih
23:04kebanyakan orang
23:05yang saya lihat
23:08pada
23:09satu kubu yang
23:10jadi ini
23:11polarisasinya ya
23:12ya
23:13polarisasinya
23:13serta kualitas pendidikannya
23:15juga
23:15oke
23:18sip
23:18makasih ya
23:22silahkan
23:23baik terima kasih
23:27atas kesempatan
23:28yang diberikan
23:28sebelumnya
23:29perkenalkan
23:29nama saya
23:30Raja Bul Amin
23:31saya dipanggil
23:32Abul
23:32berjumpa lagi dengan
23:33Abah kemarin
23:34di JSC
23:34yang berbicara
23:36mengenai pendidikan
23:37hari ini
23:37kita berbicara
23:38mengenai kondisi demokrasi
23:39di negara ini
23:40negara cukup bungkam
23:42dengan namanya kritik
23:43yang dibangun oleh
23:44masyarakat itu sendiri
23:45baik berupa seni
23:46tulisan
23:47maupun apapun itu
23:48berupa sangat
23:49krusial bagi negara ini
23:50sementara
23:51menurut Alexis
23:52de Texlan
23:53menegaskan bahwa
23:54demokrasi
23:55hanya hidup
23:56jika ruang kritik
23:57diperlakukan
23:58tapi nyatanya
23:59di negara Indonesia
24:00khususnya
24:01di negara Konoha ini
24:02kritik yang dibangun
24:04oleh masyarakat itu
24:05sangat dibungkam
24:06oleh pemerintahan
24:07yang terjadi
24:07pada pemerintahan
24:08sekarang ini
24:09bagaimana
24:11memastikan
24:12bahwa demokrasi
24:13di Indonesia
24:14bukan sekedar
24:15prosedural
24:16melainkan
24:17substasional
24:17yang menegakkan
24:18kebebasan
24:19di tengah
24:20kejendungan
24:20negara yang
24:21membungkam kritik
24:22kepada masyarakat
24:23itu sendiri
24:23selanjutnya
24:24kalau berbicara
24:25mengenai waktu
24:26tadi Pak Anies
24:27berkata bahwa
24:28aturan itu
24:29akan diubah
24:30mengikuti waktu
24:31sebuah dengan
24:32diktum dari
24:33Khalil Gibran
24:34tempora
24:35muntandur etnos
24:35muntamur in ilis
24:36waktu itu berubah
24:37kita pun berubah
24:38mengikuti waktu
24:39namun di negara ini
24:40demokrasi yang kita lihat
24:41bagaimana
24:42demokrasi tidak
24:43diperlitungkan
24:44bagi masyarakat itu sendiri
24:46apakah
24:47negara ini
24:47sudah tidak berdemokrasi lagi
24:49apakah negara ini
24:50tidak ber
24:51sebagai negara hukum lagi
24:52bagaimana
24:52pandangan Bapak
24:53agar demokrasi
24:54di negara ini
24:55akan tetap terjadi
24:56dan masyarakat
24:57yang mengkritik
24:58kepada pemerintah
24:59itu mendapat
24:59perlindungan hukum
25:00saya sebagai
25:01saya sebagai aktivis
25:03dulunya
25:03sering mengkritik
25:04pemerintahan
25:05di daerah saya
25:06sering mengalami
25:07intervensi dari
25:08intel-intel yang
25:09berkelilingan
25:09di sekitar saya
25:10mungkin demikian
25:11terima kasih
25:12namanya sekali lagi
25:13Abul
25:14Abul
25:14terima kasih mas Abul
25:17untuk intel yang ada
25:18di sini
25:19kita ucapkan salam
25:20bersama-sama ya
25:21mas Hanis ada tiga pertanyaan
25:25silahkan
25:26ngomong-ngomong intel
25:27tadi saya kan ke Purworejo
25:28pas Purworejo
25:29rupanya banyak juga
25:30petugas-petugas
25:31preman yang mengikuti
25:32jadi sudah
25:33secara selesai
25:34saya bilang
25:34mas-mas ini kumpul-kumpul
25:35kita foto bareng yuk
25:36jadi malah saya ajak
25:37foto bareng sekalian
25:38daripada
25:39toh mereka lagi
25:40menjalankan tugasnya
25:41jadi
25:42ini
25:45satu fenomena
25:47menurut saya yang
25:48sayang-sayang
25:51membuang sumber daya
25:52kenapa?
25:54karena sumber dayanya
25:54bisa digunakan
25:55untuk yang lebih baik
25:56yang lebih penting
25:57tapi nanti itu
25:59tema tersendiri dah
26:00kalau ada
26:01kuliah lain
26:02soal demokrasi
26:03dan kebebasan berbicara
26:04Abul
26:07soal
26:07kritik dibungkam
26:08Haira
26:09soal
26:10tingkat pendidikan
26:12polarisasi
26:13perbedaan
26:14dan
26:14Rashid
26:16soal
26:16reformasi
26:17struktural
26:18gini
26:19terkait
26:20sama
26:21kekuasaan
26:29politik
26:30yang membutuhkan
26:32perubahan
26:37struktural
26:38teman-teman
26:39di dalam
26:42persaturan
26:45ide
26:45kita harus
26:47cukup terbuka
26:48untuk mengatakan
26:50semua ide
26:53layak
26:54diuji
26:55dan tidak
26:57boleh kita
26:58klaim
26:58sebagai yang
26:59paling benar
27:00sehingga
27:02ketika
27:04kita bicara
27:06tentang
27:07reformasi
27:08struktural
27:09apa yang
27:10yang dibutuhkan
27:11untuk memastikan
27:12kekuasaan
27:13politik ini
27:15menjaga
27:16demokrasi
27:18ruang
27:19kebebasan
27:20yang
27:22terus terbuka
27:23kemudian
27:26dewan
27:29perwakilan
27:30rakyat
27:30yang
27:32terus
27:32mandiri
27:34ruang
27:36untuk
27:36judikasi
27:38yang terjaga
27:40itu adalah
27:42bagian dari
27:44keharusan
27:46yang muncul
27:47kalau reform ini
27:48dikerjakan
27:48kita lihat
27:50DPR sekarang
27:51ada banyak PR
27:53di situ teman-teman
27:54banyak sekali PR
27:56bagaimana
27:56kita
27:58melihat
28:01DPR
28:02ke depan
28:04kita masih
28:06mau meneruskan
28:07pola
28:08selama ini
28:09dimana
28:10DPR adalah
28:11kepanjangan
28:12tangan partai
28:13atau kita
28:14mau menempatkan
28:16DPR sebagai
28:17kepanjangan
28:17tangan konstituen
28:18ini reform
28:20struktural
28:21ini harus dikerjain
28:22kalau
28:23dia kepanjangan
28:24tangan partai
28:25maka
28:26anggota
28:27Dewan
28:27lebih taat
28:29dan turut
28:30pada apa
28:30yang menjadi
28:31keputusan
28:31partai
28:33kalau dia
28:34menjadi kepanjangan
28:35tangan
28:36konstituen
28:37maka dia
28:38akan lebih turut
28:39pada
28:39konstituen
28:40ini reform
28:41struktural yang
28:42harus serius
28:42dikerjakan
28:42kalau tidak
28:44kita akan mengalami
28:45stagnansi
28:45di sini
28:46jadi
28:47saya melihat
28:48Rosit
28:50keseriusan
28:53untuk melakukan
28:53ini
28:54itu harus
28:55dimulai
28:56sekarang
28:56kenapa
28:57ini 25 tahun
28:58sesudah demokrasi
28:59berjalan
29:00kita sudah punya
29:01praktek demokrasi
29:04yang bisa
29:06ditelisik
29:07masalahnya
29:08dan
29:10harus terbuka
29:12untuk
29:13memperdebatkan
29:16semua ide
29:16jadi
29:17kalau
29:18saya boleh
29:18berharap
29:19pemegang
29:21kewenangan
29:21hari ini
29:22memanfaatkan
29:24kekuasaan
29:25yang sedang
29:26menempel
29:27pada dirinya
29:27untuk
29:29membuat demokrasi
29:30kita
29:31berfungsi
29:32lebih baik
29:32dan itu
29:34artinya
29:35mau
29:36melakukan
29:36reform
29:37biasanya
29:39teman-teman
29:39biasanya
29:40yang berani
29:41melakukan
29:42reformasi
29:43total
29:44itu adalah
29:46leadership
29:48yang tidak
29:49berhadapan
29:50dengan
29:50pemilu
29:50kenapa
29:53karena dia
29:54tidak punya
29:54beban
29:55konsekuensi
29:57elektoral
29:57siapa
29:58leadership
29:59yang tidak
29:59berhadapan
30:00pemilu
30:01enggak
30:06presiden
30:07periode
30:07kedua
30:08presiden
30:09periode
30:10kedua
30:10itu
30:10tidak punya
30:10konsekuensi
30:11karena dia
30:12akan selesai
30:12disitu
30:14adalah
30:15momennya
30:16melakukan
30:16reformasi
30:18yang
30:18mendalam
30:20jauh
30:21dan punya
30:22ongkos
30:22yang besar
30:22ongkos
30:23politik besar
30:24karena dia
30:24tidak harus
30:25nanggung
30:25ongkos
30:25politik
30:25lagi
30:25reformasi
30:28penegak
30:28hukum
30:29reformasi
30:30terkait
30:31pengadilan
30:31reformasi
30:32struktural
30:33terkait
30:33dengan
30:34dewan
30:34reformasi
30:35terkait
30:36dengan
30:36partai
30:36itu semua
30:37bisa dikerjakan
30:38kenapa
30:38dia tidak
30:38berhadapan
30:39lagi
30:39dengan
30:39konsekuensi
30:40elektoral
30:41nah
30:42saya melihat
30:44sekarang ini
30:45momentum
30:46melakukan
30:47itu
30:47kenapa
30:47karena
30:49kewenangan
30:50yang menempel
30:51sekarang itu
30:51diiringi
30:52dengan
30:52kekuatan
30:54di dewan
30:54yang cukup
30:55dominan
30:55kalau
30:56itu
30:57kan 80%
30:58ikut
30:58kalau itu
30:59dipakai
31:01untuk
31:02melakukan
31:03perubahan
31:04struktural
31:06yang serius
31:07maka itu
31:08akan menjadi
31:08legacy
31:09yang luar biasa
31:10untuk Indonesia
31:11karena
31:12mendadak kita
31:12akan punya
31:13reform di
31:14dewan
31:14reform di
31:15penegak
31:16hukum
31:16reform di
31:17semua aspek
31:18ini adalah
31:19golden opportunity
31:20dan saya melihat
31:22opportunity itu
31:23ada hari ini
31:23untuk melakukan itu
31:25mudah-mudahan
31:26dipakai
31:26aira
31:29soal polarisasi
31:31kualitas
31:31pendidikan
31:32teman-teman
31:32gini teman-teman
31:33saya
31:34walaupun
31:35aira tidak
31:36mengatakan ini
31:36tapi saya
31:37sering mendengar
31:38pemilu
31:39dan perpecahan
31:40perpecahan
31:42itu fase
31:42paling ujung
31:43teman-teman
31:43dalam
31:45pemilu
31:46itu
31:46bukan
31:47perpecahan
31:47sehingga terjadi
31:48gini teman-teman
31:49polarisasi
31:52kalau diteruskan
31:53menjadi
31:53friksi
31:54friksi
31:55kalau diteruskan
31:56menjadi
31:56konflik
31:57konflik
31:58kalau diteruskan
31:59menjadi
31:59pecah
32:00jadi jarak
32:01antara polarisasi
32:02dan pecah itu
32:03sesungguhnya
32:04tidak dekat
32:05jauh
32:05polarisasi
32:07jadi
32:07friksi
32:08friksi
32:09jadi
32:09konflik
32:10konflik
32:10jadi
32:11pecah
32:12nah
32:12cuma kita ini
32:13kalau lihat polarisasi
32:14diksinya
32:15perpecahan
32:16enggak
32:17itu enggak
32:18bukan perpecahan
32:19itu apalagi
32:20polarisasi
32:21karena pilihan
32:22dan pilihan politik
32:24itu wajar
32:25kalau menghadirkan
32:26Polari
32:27pasti kan
32:28memang ada
32:28tiga pilihan
32:29MU
32:32Liverpool
32:36misalnya gitu kan
32:37kemudian
32:38sama City
32:39yang kalah terus
32:40tuh
32:40sensitif nanti ya
32:42jadi teman-teman
32:46kalau itu menimbulkan polarisasi
32:48wajar
32:48tapi apakah itu
32:49mengarah
32:49pilihannya ABC
32:51tiga
32:52terjadi
32:53terjadi perdebatan
32:54nah
32:54kualitas perdebatan
32:56pasti akan
32:58berbeda-beda
32:59ada yang berdebat
33:01dengan menggunakan
33:02data
33:02ada yang berdebat
33:04menggunakan
33:05keyakinan
33:06ada yang berdebat
33:07menggunakan
33:07selera
33:08tapi yang penting nih
33:10polarisasi itu muncul
33:12setelah selesai
33:14proses
33:16yang
33:16mempolarisasi itu
33:18harus bisa kembali lagi
33:19jadi kalau saya bayangkan
33:21kayak balon tuh
33:21balon itu dipegang
33:23kalau dipegang
33:23tengahnya
33:24dia akan terpolarisasi
33:25menjadi dua
33:25tapi begitu selesai
33:26pemilunya
33:27lepas dia akan utuh
33:28ini satu lagi
33:30nah
33:30bagaimana cara
33:32menjaga
33:32supaya kembali
33:33satu
33:33yang menang
33:35merangkul
33:35semua
33:37merangkul semua
33:38merangkul itu bukan
33:39kemudian membawa
33:40ke dalam pemerintahan
33:41bukan
33:41merangkul itu artinya
33:43semua terlayani
33:44dengan baik
33:44jangan ada begini
33:45ini era order baru terjadi
33:47ada desa-desa yang
33:48tidak ada listriknya
33:50kenapa?
33:51karena di desa itu
33:52selalu PDI yang menang
33:53di desa itu
33:54P3 yang menang
33:55itu desa yang menang
33:56P3 dan PDI
33:57zaman order baru
33:58gak ada listrik
33:59itu yang saya maksud dengan
34:00dia menghukum
34:02bukannya merangkul
34:04gak boleh itu
34:05yang kedua
34:06yang dikalahkan
34:08menghormati keputusan
34:10walaupun tidak selalu
34:13prosesnya
34:14itu kita
34:16rasakan
34:16sebagai
34:17free and fair
34:18tapi
34:19saya kemarin bilang
34:20saya akan gugat
34:22waktu
34:22pilpres
34:23saya akan gugat
34:23sampai MK
34:24tapi begitu
34:25MK memutuskan
34:26maka saya akan katakan
34:27saya akan taat
34:28pada putusan MK
34:28kenapa?
34:30ya inilah negara hukum
34:31ini adalah negara
34:32ini adalah berdemokrasi
34:33ini adalah bernegara
34:34apakah kita puas
34:36kita tidak puas
34:37tapi
34:38bukan berarti
34:39tidak menghormati
34:41putusan
34:42dan penting dicatat
34:44penyimpangan-penyimpangan
34:45jadi
34:45gitu ya
34:46Hairah
34:47antara polarisasi
34:49dengan
34:49perpecahan itu
34:51bukan hal yang
34:52dekat
34:53itu agak jauh
34:55nah tugas negara
34:56pemenang
34:57menjaga
34:58polarisasi
34:59jangan jadi friksi
35:00friksi
35:01jangan jadi
35:02konflik
35:03gitu
35:04lalu
35:06Abul
35:06soal kritik
35:07dibungkam
35:08ini harus diusahakan
35:09terus
35:10Abul
35:10mana Pak Abul
35:11jadi
35:11Abul harus diusahakan terus
35:13jadi kenapa diusahakan terus
35:15ya
35:15jangan berhenti mengkritik
35:17dan saya ingin menghimbau
35:19kepada yang memegang
35:20kewenangan
35:20di seluruh Indonesia
35:21jangan pernah pandang
35:23kritik itu
35:24sebagai
35:25satu musuh
35:28yang harus ditiadakan
35:29justru
35:31kritik
35:32itu adalah
35:33momen
35:34untuk memberikan
35:35jawaban
35:36kenapa teman-teman
35:38pengen jawaban
35:38teman-teman
35:39pengalaman saya
35:42di Jakarta
35:43kami sering berterima kasih
35:45sekali
35:45dengan hal-hal
35:46yang di
35:47di apa
35:48oleh buzzer-buzzer
35:49waktu itu
35:50eranya buzzer luar biasa
35:51apapun yang dikerjakan
35:53ada buzzernya disitu
35:54apa saja
35:55tapi kita sering berterima kasih
35:57justru dengan
35:58munculnya itu
35:59membuat kita
36:00punya ruang
36:02untuk melakukan
36:02penjelasan yang didengar publik
36:04itu kesempatan
36:06bagi negara
36:06bagi pemerintah
36:07oh ya kesempatan emas itu
36:08untuk menjelaskan
36:09kenapa
36:10karena antara
36:12yang bersuara
36:13dan yang mendengarkan
36:14jauh lebih banyak
36:16yang mendengarkan
36:16banyak yang tidak tahu
36:19ketika
36:20ini seperti contoh
36:20Jakarta ini
36:22sumber resapan
36:23sempit ramai
36:24ketika diramaikan
36:26sumber resapan
36:27yang meramaikan
36:28dengan penjelasan kita
36:30apa yang terjadi
36:31awam yang tidak
36:32pernah mengikuti
36:33tidak pernah tahu
36:34soal itu
36:35justru mereka menjadi
36:36mendengar
36:37karena itu
36:38diangkat sebagai kritik
36:39jadi begitu
36:40diangkat sebagai kritik
36:41itu ruang untuk kita
36:42menjawab
36:43dan itu yang disebut
36:44sebagai mencerdaskan
36:45kehidupan bangsa
36:45kalau
36:47Abul
36:49mengkritik
36:50pemerintah
36:50lalu pemerintah
36:51menjawab
36:52lalu Abul
36:53mengkritik lagi
36:54pemerintah menjawab lagi
36:55apa yang terjadi
36:56audiens disini
36:57semuanya mendengarkan
36:58dan semuanya
36:59tercerdaskan
37:00itulah demokrasi
37:03jadi
37:05apa yang disebut
37:08sebagai kritik itu
37:10adalah amunisi
37:11sebetulnya
37:11bagi negara
37:12karena negara
37:13punya loudspeaker
37:14lebih besar
37:15nah cuman
37:16ada syaratnya nih
37:17syaratnya apa
37:18kebijakannya
37:19dibuat
37:20menggunakan data
37:21oke
37:22menggunakan data
37:23kemudian
37:25kedua
37:25kebijakannya
37:26menomorsatukan
37:27kepentingan
37:28umum
37:29yang ketiga
37:31kebijakannya
37:33menggunakan
37:33akal
37:34sehat
37:35yang keempat
37:36kebijakannya
37:37merujuk
37:38kepada
37:39aturan main
37:41yang jelas
37:42jadi
37:43kesimpulan saya
37:45pemerintah
37:46yang anti kritik
37:47adalah pemerintah
37:49yang sedang membuat
37:49kebijakan
37:50tidak masuk akal
37:50dan itu
37:52dia anti kritik
37:53bikin proyek
37:55yang tidak ada
37:55visibilitas tadinya
37:56nah itu
37:57anti kritik
37:58tapi kalau ada
37:59visibilitas tadinya
38:00Udia akan hadapin kritik itu
38:01tapi kalau tidak ada data
38:03tidak ada akal sehat
38:04Udia akan anti kritik
38:05jadi
38:06teman-teman
38:07dorong
38:09untuk selalu ada kritik
38:10sambil dorong
38:11kebijakan itu disusun
38:12dengan akal sehat
38:13gitu kira-kira
38:14makasih
38:15oke
38:15makasih
38:16contoh
38:18contoh sederhananya
38:19barangkali
38:1950 juta
38:20yang dikali
38:2126 hari
38:22itu
38:24tidak jelas
38:25hitungannya
38:26sebenarnya
38:26itu apa ya
38:29itu ya
38:30itu apa itu
38:31enggak tahu
38:32nanti aja lah
38:33ceritanya
38:34tiga lagi
38:37jilbab warna pink
38:39lalu kemudian
38:40depan
38:43batik
38:45yang berdiri ini
38:46dan yang terakhir
38:48saya kasih perempuan lagi ya
38:51yang jilbab
38:51hitam
38:52silahkan
38:53ke depannya
38:55ke depan
38:56tiga orang
38:57mahi monggo monggo
38:58mbak
38:58disini aja
38:59satu orang tadi
39:02oke
39:03duluan aja dia ya
39:06enggak apa ya
39:06duluan
39:07langsung ke pertanyaannya aja
39:09silahkan mas
39:11kayaknya sampe nude ya
39:15waktu rogi gerung
39:15enggak enggak
39:16harus saya
39:17keren aja
39:17enggak apa-apa
39:19monggo deh
39:21monggo sih
39:21biar makin banyak
39:25yang bisa bertanya
39:26iya
39:28iya
39:29tapi orang yang sama
39:30silahkan
39:31nonton pertanyaannya
39:34perkenalkan nama saya
39:36Judit Egalita Adliah
39:37saya dari
39:38Fakultas Filsafat
39:39panggilannya apa panggilannya
39:44Judit
39:45Judit
39:45ya
39:46sebenarnya saya
39:47mau menyampaikan pesan
39:48dari Pak Wanto Tirta
39:50tapi
39:50kepertanyaan dulu
39:51oh
39:53dari Haji Barang Pak
39:54oke
39:55oke
39:55jadi
39:57belakangan ini
39:58saya
39:58melihat berita
39:59bahwa
40:00gaji DPR
40:01dan tunjangannya itu
40:02mencapai ratusan juta rupiah
40:05sedangkan
40:06gaji dari guru honorer
40:09tak sampai
40:11bahkan jauh
40:12lebih sedikit
40:13daripada gaji DPR
40:14padahal
40:16sebagai guru
40:17terutama guru honorer
40:18juga
40:19sama-sama bekerja
40:20untuk
40:21mengabdi kepada negara
40:22nah
40:24pertanyaan saya Pak
40:25apakah
40:26adil
40:27bahwa
40:28gaji dari guru honorer
40:29honorer yang tak seberapa
40:31dengan gaji
40:32dan tunjangan DPR
40:34yang
40:34melejit
40:36seperti itu
40:37terima kasih
40:37Pak Wanto
40:39Pak
40:40oh ya
40:47siap
40:48terima kasih
40:48terima kasih
40:51Judit
40:51oke
40:54terima kasih
40:56atas
40:56kesempatannya
40:57Assalamualaikum
40:59perkenalkan
41:01nama saya
41:02Naufal Tasyuddin
41:03biasa dipanggil
41:05Naufal
41:05saya dari
41:08fakultas
41:09filsafat
41:09saya
41:12Mabah dan
41:13ini yang
41:14di depan ini
41:15teman-teman saya
41:16ini
41:16ini
41:18masuk baru
41:19gimana
41:19Mabah
41:20ya
41:21jadi
41:24pertanyaan saya adalah
41:26motivasi
41:30yang boleh
41:30Bapak Anies berikan
41:31kepada
41:32generasi
41:33yang nantinya
41:34akan memimpin
41:35masa depan
41:36Indonesia
41:37supaya
41:38memiliki
41:39rasa bangga
41:40karena
41:41telah
41:41ditakdirkan oleh
41:42Allah sebagai
41:43WNI
41:44dan juga
41:47kemudian
41:48apakah
41:50ada
41:51jalan pikiran
41:52yang
41:53bisa membuat
41:54kita tetap
41:54optimis dan selalu
41:56berperasangka
41:57baik terhadap
41:58pemerintah
41:59yang sudah
42:00terlanjur
42:00menjabat
42:01dan
42:01memasaki
42:03warga
42:03begitu saja
42:04pertanyaan saya
42:05terima kasih
42:05pertanyaanmu
42:10filosofis
42:10sekali
42:10filosofis
42:12tapi sempit
42:12terima kasih
42:15terima kasih
42:16terima kasih
42:17cek
42:18assalamualaikum
42:20Bapak
42:20perkenalkan
42:22nama saya
42:23maaf Pak
42:24nervous Pak
42:25nama saya
42:27Mayola Octavia
42:28saya
42:29anak daerah
42:30dari Provinsi
42:30Bengkulu Pak
42:31saya
42:34mahasiswa
42:35magister
42:36hukum
42:37bisnis
42:37dan
42:37kenegaraan
42:38konsentrasi
42:39kenegaraan
42:40saya mau
42:41tanya Pak
42:41sebagai
42:43warga sipil
42:44berkaitan
42:45dengan judul
42:46kita
42:47pada sore hari ini
42:48masa depan
42:49pemerintahan
42:50negara hukum
42:51dan demokrasi
42:52saya mau
42:53tanya
42:54sebagai warga sipil
42:55apa tanggapan
42:57Bapak
42:58mengenai
42:59mosi
43:00yang sedang
43:00happening
43:01apakah Bapak
43:03setuju
43:03atau tidak
43:04dengan
43:05pembubaran
43:06DPR
43:07terima kasih
43:11oke
43:13ini soalan waktu
43:22deh
43:22karena kita
43:23bentar lagi
43:23maghrib
43:24ya
43:25tentu
43:27waktu kita
43:28yang terbatasi
43:29nanti mudah-mudahan
43:30sekaligus
43:31Mas Anies
43:31kita
43:32jangan-jangan
43:34nanti ada waktu
43:34lagi
43:35nanti kepan-kapan
43:35kita ajak lagi
43:36ke sini
43:36oke
43:37silahkan
43:38Mas Anies
43:38masih ada waktu
43:39lingkungan itu penting
43:40itu
43:40masih ada waktu
43:42sekitar berapa menit
43:43sebelum
43:44salat
43:44apa
43:44sebelum
43:45azan maghrib
43:45monggo silahkan
43:46Mas Anies
43:47gini
43:56saat ini
43:57kita
43:59tolong
43:59tolong
43:59tolong
44:00tanya nih
44:02soal gaji
44:02gaji
44:03gaji
44:04DPR
44:07honorer
44:09sebenarnya
44:10ini pot
44:12ini tip
44:12of an iceberg
44:13ini adalah puncak
44:14gunung es
44:15masalahnya
44:17ada yang lebih serius
44:18sesungguhnya
44:19yaitu
44:20sistem
44:22penggajian
44:23kita
44:23yang secara
44:25umum
44:26itu masih
44:27problematik
44:28jadi bukan
44:29hanya
44:30dibandingkan
44:31antara DPR
44:31dengan
44:32honorer
44:34bahkan
44:35ASN
44:36secara
44:36umum
44:37teman-teman
44:37ASN
44:38secara
44:38umum
44:39yang
44:39honorer
44:40ASN
44:41itu kita
44:42masih punya
44:43masalah
44:43yang serius
44:44disitu
44:44jadi
44:45saya melihat
44:47ini tuh
44:48puncak gunung es
44:49yang tentu saja
44:51mengganggu
44:53rasa keadilan
44:54bagi semua
44:54apalagi
44:56ketika
44:57barusan ada
44:57statement
44:58tentang
44:58gaji guru
44:59beban
44:59kemudian
45:01muncul
45:01anggota
45:02D1
45:02dengan
45:02angka
45:03yang
45:04fantastis
45:06itu
45:06mengganggu
45:07rasa
45:08keadilan
45:09kita
45:09tapi sesungguhnya
45:11kalau mau dikoreksi
45:12Judit
45:13mana Judit tadi
45:14Judit
45:15kalau mau dikoreksi
45:16ya teman-teman
45:16kita memang
45:18harus serius
45:19mereview
45:20tentang
45:21sistem
45:22pengajian
45:22kita
45:23dan
45:24teman-teman
45:25pengkaitan
45:28antara kinerja
45:30dengan
45:30tunjangan
45:33kinerja
45:33namanya
45:34tukin
45:34tunjangan
45:35kinerja
45:36tapi dibayarkan
45:37tanpa melihat
45:38kinerja
45:38kan repot itu
45:39itu kenyataan
45:41di banyak tempat
45:42jadi tukin
45:43itu tidak selalu
45:44kalaupun ada
45:46itu formalitas
45:47ini teman-teman
45:48PR serius
45:49jadi
45:51Judit
45:51kalau di dalam
45:52public policy
45:53dalam public policy itu
45:54ketika mau
45:55melakukan reform
45:56salah satu
45:58faktor
46:01yang bisa
46:02membuat reform
46:02itu terjadi
46:03namanya
46:04momentum
46:04dalam policy making
46:08ada yang namanya
46:08orang-orang yang
46:09mau mengusung
46:09sebuah policy
46:10misalnya
46:11mengusung tentang
46:12perubahan
46:13sistem pengajian
46:14ini adalah
46:15momentum
46:16untuk dibawa
46:17dan bagi yang
46:18mau mengubah
46:19pemegang kewenangan
46:20apakah presiden
46:22apakah menteri dan keuangan
46:23atau rekaman
46:24PAN-RB
46:25atau BKN
46:27Badan Kebagaian Negara
46:28ini harus
46:28dimanfaatkan
46:29sebagai
46:30ini momen
46:31dimana
46:31publik
46:32menuntut
46:33ada reform
46:34ini masukin
46:35disitu
46:36jadi kita
46:37tidak berhenti
46:37sama
46:38ini gak adil
46:39pernyataan
46:41mengekspresikan
46:44atas
46:44kenyataan
46:45itu tidak
46:46mengubah
46:46kenyataan
46:47dia hanya
46:48mengekspresikan
46:49perasaan
46:50atas kenyataan
46:51sesudah itu
46:52gak ada perubahan
46:53tapi
46:54kalau ini
46:55menjadi momentum
46:56maka ini momentum
46:57benar-benar
46:58momentum bagus
46:58dan kita punya
46:59pro-R serius
47:00disini
47:00kenapa saya katakan
47:02pro-R serius
47:02disini
47:02kenapa
47:03karena ini
47:04muaranya
47:05pada korupsi
47:06korupsi itu
47:07salah satunya
47:08adalah karena
47:10kebutuhan
47:10ilustrasi
47:12kalau gaji anda
47:14yang normal
47:16hanya cukup
47:17untuk hidup
47:1720 hari
47:19terus 10 hari
47:20berikutnya
47:20hidup pakai apa
47:21ini akan
47:23menimbulkan
47:23korupsi
47:24karena
47:24kebutuhan
47:26disitu
47:26lalu di depan mata
47:28ada kesempatan
47:29disatu sisi
47:30ada kebutuhan
47:3110 hari
47:31gak bisa hidup
47:32dan ada
47:33kesempatan
47:34nah
47:34masuk tuh
47:35tapi kalau
47:36ini diberesin
47:37maka
47:38kebutuhan
47:39terpenuhi
47:40ada kesempatan
47:42nah ini
47:42disini kemudian
47:43rule of law
47:44masuk
47:44disini soal
47:46ketaatan
47:47kepatuhan
47:48konsekuensi
47:49itu akan masuk
47:50tapi kalau kebutuhan
47:51tidak terpenuhi
47:52jadi saya melihatnya
47:53Judit
47:53tentu saja
47:54angka itu fantastik
47:55mengganggu rasa
47:56keadilan itu sih
47:57udah jelas
47:57tapi menurut saya
47:58ini harus didorong
47:59menjadi kesempatan
47:59untuk dorong lebih jauh
48:01Mayola
48:09Oktavia
48:12mana tadi Mayola
48:13malah Mayola
48:17tadi tanggapan
48:17tentang
48:18oh ya
48:18Bengkulu
48:20pertanyaan tentang
48:22mosi pembuaran DPR
48:23kalau disini gimana nih
48:25ya
48:29ya itulah tadi maksud saya
48:31kalau kita melihat ada masalah
48:34maka
48:35koreksi masalahnya
48:36jangan ditinggalkan
48:38dibongkar begitu saja
48:39harus dikoreksi
48:40tadi saya katakan reform
48:42reform paling serana
48:43bahkan teman-teman
48:45ini apa
48:46Pak Uceng
48:48saya itu pernah menulis Pak Uceng
48:50di Kompas
48:52tahun 2002
48:54judulnya
48:56voting tertutup
48:58tanda pengecut
48:59kenapa?
49:01karena ini reform
49:03voting-voting itu
49:04dilakukan secara
49:06tertutup
49:08dan kita ini
49:09dan kita ini
49:09punya pandangan
49:11yang namanya voting
49:13dan musyawarah
49:14itu
49:15sifatnya
49:17substitutif
49:19apa sifat substitutif?
49:21artinya begini
49:22kalau bisa musyawarah
49:24nggak usah voting
49:25sehingga dia fungsinya
49:29substitusi
49:30musyawarah itu
49:32menggantikan voting
49:33sesungguhnya bagi
49:35Dewan Perwakilan
49:36yang namanya voting
49:38dan musyawarah
49:39itu sifatnya
49:40komplementer
49:42musyawarah tetap dilakukan
49:44deliberasi ada
49:46perdebatan ada
49:47sesudah itu
49:49dilakukan voting
49:50apa yang terjadi
49:52di MK
49:53itu contoh
49:54bagaimana
49:55musyawarah
49:56dengan voting
49:58itu sesuatu
50:00yang sifatnya
50:00komplementer
50:01nah tapi
50:02Dewan Perwakilan kita
50:04semua
50:05itu dikerjakan
50:07sebagai
50:08substitutif
50:09kalau sudah
50:11musyawarah
50:12tidak perlu
50:14voting
50:15apa konsekuensinya?
50:17kalau misalnya
50:17Mayola
50:18adalah anggota
50:20Dewan
50:20dari Bengkulu
50:21saat dia pulang
50:23ke konstituennya
50:24dia tidak punya
50:25yang disebut
50:26sebagai voting
50:26record
50:27ketika ditanya
50:29Anda dalam
50:31urusan undang-undang
50:32A
50:32milih setuju
50:33apa tidak?
50:33dia tidak bisa jawab
50:34undang-undang B
50:35tidak bisa jawab
50:36kenapa?
50:37dia tidak punya
50:37voting record
50:38disitu
50:38sementara
50:40sebagai anggota
50:41Dewan
50:42dia harus pulang
50:43ke konstituen
50:43dan harus menunjukkan
50:44ini loh rekam
50:45jejak saya
50:47sebagai wakil Anda
50:49ini salah satu contoh
50:52reform yang harus
50:53dikerjakan
50:53kalau
50:55voting ini
50:56diubah menjadi
50:58terbuka
50:58dan tercatat
51:00dan semua
51:02urusan
51:02selain
51:04musyawarah
51:04mufakat
51:05juga voting
51:06maka
51:07kita akan punya rekaman
51:08ditambah lagi
51:09pandangan umum
51:11sebaiknya
51:12jangan voting
51:12selalu musyawarah
51:14seakan-akan
51:16voting itu
51:17sesuatu yang
51:18berbahaya
51:18bukan
51:19voting itu
51:20justru
51:21menjadi
51:22catatan
51:23bagi setiap
51:24anggota Dewan
51:24disini posisi
51:26saya
51:26di dalam
51:27isu
51:27A
51:28B
51:28C
51:28D
51:29sehingga pulang
51:30ke konstituen
51:31itu bisa menjawab
51:33hari ini
51:33tidak bisa
51:33itulah sebabnya
51:35saya katakan tadi
51:35reform
51:37struktural
51:38disini itu
51:38mendasar
51:39tapi jangan
51:40buru-buru
51:41di
51:41kemudian
51:43idenya
51:43justru ini harus
51:44diperbaiki
51:45dan kalau itu
51:46diperbaiki
51:46saya yakin
51:47nanti
51:48kita akan bisa
51:49menggeser
51:49dari
51:50DPR
51:51yang sekedar
51:53taat kepada
51:54arah partai
51:56menjadi DPR
51:56yang turut
51:57kepada kemauan
51:58rakyat
52:00ini PR
52:01teman-teman
52:02Noval
52:03wah ini
52:05pertanyaannya
52:06bagaimana
52:06terus mencintai
52:08Indonesia
52:08kira-kira gitu kan
52:10mana Noval tadi
52:11kemudian
52:14bagaimana terus
52:15bangga Indonesia
52:15motivasi
52:17untuk generasi
52:18baru
52:18teman-teman
52:20yang berada
52:20disini
52:21anda bangga
52:23gak sih
52:23jadi orang Indonesia
52:23dulu
52:27ya
52:32Indonesia kita ini
52:34naik turun
52:34teman-teman
52:35suasananya
52:36suasana hati kita
52:37juga sering begitu
52:37bukan
52:38anda mencintai
52:40seseorang
52:41misalnya
52:43cinta itu
52:44konstan
52:45tidak
52:45ada
52:47masanya
52:47anda berkurang
52:48anda masanya naik
52:49ngalamin gak tuh
52:51ngalamin
52:52dalam hubungan
52:53kan begitu
52:53bukan
52:54ada
52:55masa
52:55dinamis
52:56gitu
52:56tapi apa
52:57kemudian
52:58anda putus
52:58ada
53:01sih
53:02nah
53:07teman-teman
53:08jadi
53:08saya ingin
53:10sampaikan
53:10teman-teman
53:10ada masa
53:11dimana
53:12suasana
53:12Indonesia
53:13tidak seperti
53:13yang kita inginkan
53:14nah
53:16kalau kita
53:17melihat begitu
53:17bagaimana
53:18kemudian kita
53:18menjaganya
53:19saya
53:20kalau saya
53:20pribadi nih
53:21saya pribadi
53:22saya akan
53:22menengok ke
53:23masa lalu
53:23Indonesia
53:24ketika
53:25tengok ke
53:26masa lalu
53:26waduh
53:27masalahnya
53:27lebih berat
53:28daripada kita
53:28sekarang
53:29serius
53:31coba
53:32ini
53:32ini saya
53:33pribadi ya
53:33bukan saya
53:34anjuran teman-teman
53:35saya sendiri
53:35ketika
53:36menengok
53:37suasana ini
53:38satu ketika
53:39saya ditanya
53:40pertanyaan
53:41begini
53:41dalam sebuah
53:42acara diskusi
53:43di Bandung
53:43lalu
53:45saya ingat
53:45ibu saya dulu
53:46kuliahnya di Bandung
53:47di Unpad
53:49beliau itu
53:51dari rumahnya
53:52di Kuningan
53:52Kuningan itu
53:53Kabupaten di
53:54Kaki Gunung Ciremai
53:55beliau itu
53:56cerita
53:57kalau
53:58mau berangkat
54:00ke Bandung
54:00habis libur
54:02habis pulang kampung
54:03itu gak berani
54:05naik bis malam hari
54:06harus naik bisnya
54:08siang
54:08kenapa
54:09karena sepanjang jalan
54:10banyak
54:11begal
54:12banyak
54:14pemberontakan
54:15DI
54:15yang waktu itu
54:16semuanya bisa terjadi
54:18dan hari ini
54:19berangkat kapan saja
54:20jam berapa saja
54:21merasa
54:21aman
54:22jadi saya kata
54:23setiap masa itu
54:24punya
54:25tantangan yang membuat kita
54:27merasa
54:27negeri kita kok
54:28belum seperti yang kita harapkan
54:29tapi perubahan itu
54:31terjadi
54:32walaupun
54:33antar generasi
54:34beda tantangannya
54:35hari ini
54:36yang kita tuntut
54:37bukan keamanan
54:38antar kota
54:39yang kita tuntut adalah
54:40korupsi yang
54:41diperangi
54:42betul tidak
54:43kebebasan berbicara
54:45pemerintahan
54:46memihak pada rakyat
54:47betul tidak
54:47jadi kita meningkat
54:49sesungguhnya
54:50antara kebutuhan kita
54:51dengan harapan kita
54:53harapannya bertambah
54:54karena sebagian
54:55kebutuhan-kebutuhan
54:56dasar itu
54:57sudah terpenuhi
54:58jadi itu
54:59yang saya gunakan
55:00untuk menjelaskan
55:01pada diri sendiri
55:02tapi kalau kita
55:03lihat
55:04anak-anak muda
55:05saya rasa
55:06kita punya
55:06lebih banyak lagi
55:08alasan
55:08untuk optimis
55:09bahwa Indonesia
55:10masa depan
55:10itu akan jauh lebih baik
55:11daripada sekarang
55:12jadi
55:15dan generasi baru
55:17yang memilih
55:19untuk memikirkan
55:20Indonesia
55:20teman-teman
55:21ruangan ini penuh
55:22kenapa sih
55:22ruangan ini penuh
55:24karena orang-orang
55:25yang memikirkan
55:26tentang masa depan
55:26negara hukum
55:27dan demokrasi
55:28orang-orang
55:29yang memikirkan
55:29tentang
55:30bagaimana Indonesia
55:31ke depan
55:32lebih baik
55:32Anda punya
55:34segala
55:34kesempatan
55:35untuk di kosan
55:36saja sore ini
55:37santai
55:38di kafe
55:39tidak
55:40Anda memilih
55:41hadir di sini
55:41apalagi
55:42kekurangan kita
55:43untuk punya
55:44alasan
55:44bahwa masa depan
55:45Indonesia
55:46lebih baik
55:46ke tangan
55:46anak-anak muda
55:47tidak ada
55:49jadi
55:50saya setiap
55:51kali datang
55:52ke forum-forum
55:53yang
55:54berat temanya
55:56dan penuh
55:57gedungnya
55:58maka saya
55:59masih bilang
55:59Indonesia
56:00punya masa depan
56:01yang lebih baik
56:02lewat anak-anak
56:03generasi muda
56:03ini
56:04terima kasih
56:06terima kasih
56:08dan tadi
56:08ada 9 orang
56:09pernah nanya
56:10saya
56:11bawa buku
56:12buat mereka
56:12yang tanya
56:13tadi
56:13beruntung
56:16teman-teman
56:16yang bertanya
56:17nanti
56:17bagaimana prosesnya
56:18nanti teman-teman
56:19yang bertanya
56:19nanti ke
56:20teman-teman
56:21pandeka aja ya
56:22boleh
56:22diserahkan sekarang
56:23atau
56:23terserah
56:24kalau secara waktu
56:25mungkin kan
56:25panggil aja
56:26diserahin disini
56:27boleh
56:27silahkan
56:28kalau ada
56:299 buku tadi
56:30ah
56:32mau
56:33waktunya
56:40udah maghrib
56:40silahkan
56:44teman-teman sekalian
56:45yang tadi bertanya
56:45sebelum
56:50saya juga
56:50mau rekam
56:51sebelum
56:54mas Anies
56:54ngasih ini
56:55saya mau
56:55bilang begini
56:56teman-teman sekalian
56:57saya paham
56:57betul
56:57teman-teman
56:58pasti banyak
56:58sekali
56:59pertanyaan
56:59yang mau
57:00disampaikan
57:00banyak pandangan
57:01yang mau
57:02disampaikan
57:02tapi tolong
57:03begini
57:03ini soalan
57:04waktu
57:04dan kalau
57:05teman-teman
57:06melihat
57:06mas Anies
57:07jangan dilihat
57:08hanya sekedar
57:09apa yang
57:10dia sampaikan
57:11hari ini
57:12lihatlah mas Anies
57:13sudah pernah
57:14mengerjakannya
57:14ketika menjadi
57:15menteri
57:16pernah mengerjakannya
57:17menjadi
57:17gubernur
57:19yang mungkin
57:20akan kita tunggu
57:22adalah konsistensi
57:23di tahun-tahun
57:24berikutnya
57:24dan kita berdoa
57:25mudah-mudahan
57:25konsisten
57:26ya
57:28mas Anies
57:28dan ini
57:30Uceng
57:31kalau boleh saya share
57:32sama teman-teman
57:32disini
57:33teman-teman
57:33saya setiap kali
57:35datang ke kampus
57:35walaupun ini
57:36kelihatan kayak
57:37nostalgic ya
57:38teman-teman
57:39tapi setiap
57:39datang kampus itu
57:40saya ingat
57:41ketika masa saya
57:42dulu kuliah disini
57:42duduk di depan
57:44bahkan
57:46seperti Anda nih
57:46lesehan begitu
57:47waktu itu datang
57:48pembicara-bicara
57:49di Jakarta
57:50kita duduk di depan
57:51lalu
57:51ikut jadi moderator
57:53moderatori
57:54apa yang terjadi
57:55teman-teman
57:55yang terjadi itu
57:56adalah
57:57rangsangan
57:58gagasan
57:59terus-menerus
58:01yang tanpa
58:02kita sadari
58:03itu menumbuhkan
58:05curiosity
58:06keinginan tahu
58:08keinginan tahu
58:09itu tambah
58:09tambah
58:10tambah
58:10dan dari
58:11curiosity itu
58:12muncul kemudian
58:13tadi
58:15pertanyaan-pertanyaan
58:16dan pertanyaan itu
58:17dari critical
58:17thinking
58:18jadi
58:19saya ini senang sekali
58:20kalau kembali ke
58:21kampus
58:22apalagi kembali ke kampus
58:24yang dulu menjadi
58:25kampusnya sendiri
58:26dan
58:27merasakan betul
58:29aura
58:30gajah mada ini
58:32gak berubah
58:33sampai sekarang
58:34jadi mudah-mudahan
58:35kalian menjadi
58:36nantinya
58:36sarjana-sarjana
58:38dari gajah mada
58:38yang membanggakan
58:39buat semuanya
58:40yang lagi skripsi
58:43mudah-mudahan
58:43segera skripsi
58:44selesai
58:44segera selesai
58:45skripsinya
58:46oh tesis
58:50masternya
58:51ya
58:53mudah-mudahan
58:54masternya selesai
58:55saya
59:04Dili Reabela
59:05saksikan program-program
59:07Kompas TV
59:08melalui siaran digital
59:09pay TV
59:10dan media streaming
59:11lainnya
59:12Kompas TV
59:12independen
59:13terpercaya
59:14selesai
Komentar

Dianjurkan