Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
#politikindonesia #wamenaker #rockygerung

Drama kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Kementerian Ketenagakerjaan terus memanas. Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat, 22 Agustus 2025.

Namun, saat digiring ke mobil tahanan, Noel membuat pernyataan mengejutkan. Ia membantah dirinya terkena operasi tangkap tangan.

Tak hanya itu, Noel juga menolak jika dirinya disebut terlibat pemerasan. Ia menegaskan kasus yang menyeret namanya bukan perkara pemerasan seperti yang ramai diberitakan.

Berbeda dengan klaim Noel, KPK justru mengungkap fakta mencengangkan. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut dugaan praktik pemerasan ini sudah berlangsung sejak lama, bahkan sebelum Noel menjabat Wamenaker.

Dalam hasil penyidikan, KPK menemukan sejumlah temuan mengejutkan, yang mana total dana yang digelapkan mencapai 81 miliar, periode penggelapan pada tahun 2019 - 2024 dengan modus selisih pembayaran sertifikasi k3 yang tidak disetorkan ke negara.

Pemanfaatan dana tersebut dialihkan untuk pembelian kendaraan mewah, setoran tunai, penyertaan modal, hingga biaya hiburan.

Dari jumlah tersebut, Noel diduga menerima aliran dana Rp3 miliar pada Desember 2024.

Kasus ini tak hanya menjerat Noel. KPK menetapkan 10 orang lainnya sebagai tersangka. Mereka terdiri dari pejabat Kementerian Ketenagakerjaan dan pihak swasta.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 12 huruf (e) dan/atau Pasal 12B UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang (diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001) juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Ancaman hukumannya tidak main-main, mulai dari pidana minimal 4 tahun hingga maksimal 20 tahun penjara, bahkan hukuman seumur hidup. Dan denda yang dikenakan pun bisa mencapai 1 miliar.


Contact Me :
Whatsapp : +62 812-6628-0882
: https://wa.me//6281266280882
Email : partnership@riau24.com
Instagram : https://www.instagram.com/riau24/
TikTok : https://www.tiktok.com/@riau24com?lang=id-ID
Website : https://www.riau24.com
#entertainment #viral #riau24

Wy, Yv, Zar, Yan
Transkrip
00:00Drama kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja di Kementerian Ketenaga Kerjaan terus memanas.
00:10Wakil Menteri Ketenaga Kerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat 22 Agustus.
00:20Namun saat digiring ke mobil tahanan, Noel membuat pernyataan mengejutkan.
00:25Ia membantah dirinya terkena operasi tangkap tangan.
00:28Tidak hanya itu, Noel juga menolak jika dirinya disebut terlibat pemerasan.
00:34Ia menegaskan kasus yang menyeret namanya bukan perkara pemerasan seperti yang ramai diberitakan.
00:42Berbeda dengan klaim Noel, KPK justru mengungkap fakta mencengangka.
00:46Ketua KPK Setiobu Dianto menyebut dugaan praktik pemerasan ini sudah berlangsung sejak lama,
00:53bahkan sebelum Noel menjapat menjadi wamenaker.
00:56Dalam hasil penyidikan, KPK menemukan sejumlah temuan mengejutkan,
01:01yang mana total dana yang digelapkan mencapai Rp81 miliar.
01:06Periode penggelapan pada tahun 2019 hingga 2024 dengan modus selisih pembayaran sertifikasi K3
01:14yang tidak disetorkan ke negara.
01:16Pemanfaatan dana tersebut dialihkan untuk pembelian kendaraan mewah,
01:22suturang tunai, penyertaan modal hingga biaya hiburan.
01:27Dari jumlah tersebut, Noel diduga menerima aliran dana sebanyak Rp3 miliar pada Desember 2024.
01:34Kasus ini tak hanya menjerat Noel, KPK menetapkan 10 orang lainnya sebagai tersangka.
01:40Mereka terdiri dari Pejabat Kementerian Ketenaga Kerjaan dan pihak swasta.
01:46Para tersangka dijerat dengan Pasal 12 huruf E dan atau Pasal 12 B,
01:52UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi
01:59yang diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001,
02:04Jumto Pasal 64 Ayat 1 KUHP dan Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.
02:11Ancaman hukumannya tidak main-main,
02:14mulai dari pidana minimal 4 tahun hingga maksimal 20 tahun penjara bahkan hukuman seumur hidup.
02:22Dan denda yang dikenankan pun bisa mencapai Rp1 miliar.
02:26Pengamat politik Kroki Gurung Ikut meradang setelah wawah menakar Emanuel Emanezer alias Noel
02:33tertangkap tangan oleh KPK terkait kasus dugaan pemerasan.
02:38Menurutnya penangkapan terhadap Noel menjadi penanda dekandensi moral yang maha tinggi.
02:44Kritik telah Kroki kepada Noel karena statusnya sebagai aktivis 98.
02:50Menurutnya tindakan Noel bertentangan dengan cita-cita para aktivis 98
02:55yang ingin membersihkan praktek KKN setelah berhasil menumbangkan orde baru yang dipimpin Soeharto.
03:02Kroki menyoroti OTT KPK tersebut kasus dugaan pemerasan menandakan adanya keragusan
03:08terhadap Noel selaku mantan aktivis 98 setelah menjadi pejabat negara.
03:15Kroki pun menyinggung status Noel yang merupakan loyalis Jokowi.
03:19Kroki juga mengaitkan kasus Noel dengan nama Jokowi yang sempat menjadi finalis
03:24sebagai pemimpin terkorup di dunia pada tahun 2024 lalu versi lembaga
03:30Organized Crime and Corruption Deporting Project.
03:33Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan