00:00Kita awal informasi pertama saudara, hampir 3 bulan harga beras di Gorontalo masih tetap mahal dan tak menunjukkan tanda penurunan.
00:09Harga beras di pasar harian masih mencapai 17.000 rupiah per kilogram.
00:18Di pasar sentral kota Gorontalo, harga beras masih cenderung mahal dan bervariasi.
00:23Bahkan masih mencapai 17.000 rupiah per kilogram untuk jenis beras kualitas premium.
00:29Salah satu pedagang bilang sudah hampir 3 bulan, harga beras masih bertahan mahal dan belum mengalami penurunan.
00:37Mahalnya harga beras karena ketersediaan beras yang masih cukup terbatas,
00:41sementara kehadiran beras SPHP pun dinilai tidak berdampak pada harga beras eceran di pedagang.
00:46Kalau harga sekarang tetap masih harga mahal.
00:51Kalau perkolinya kita biasa ambil dari pedagang itu, kalau yang beras itu yang 17 per kilo, dia 800.
00:59Kemudian yang di bawah harga juga ada yang 770, 760.
01:04Berarti kalau yang paling mahal sekarang berapa per kilo itu?
01:06Itu yang 17.000 rupiah, kualitas yang bagus itu?
01:09Yang bagus itu.
01:11Berarti memang sudah lama apa ya?
01:13Sudah lama, mungkin sudah ada 2-3 bulan ini mahal.
01:17Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gorontalo bilang,
01:23kurangnya ketersediaan beras premium dari produsen cukup mempengaruhi harga beras eceran di pasar harian Kota Gorontalo.
01:29Dengan masih terjadinya harga yang masih tinggi di pasaran, hal ini dikarenakan beras yang dari produsen nasional itu belum terdistribusi secara baik atau secara merata ke daerah-daerah, termasuk di Kota Gorontalo ini.
01:50Jadi itu terkenalan dengan distribusi beras premium dari produsen nasional.
01:55Ketersediaan beras di Kota Gorontalo pun dipastikan aman dan mencukupi meski dihadapkan dengan harga yang mahal.
02:03Kebaikan harga beras berdampak pada omset pedagang di pasar.
02:06Hingga kini, pemerintah Kota Gorontalo terus berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait untuk menekan kenaikan harga beras melalui berbagai program dan pengawasan.
Komentar