00:00Kebetulan kami waktu itu bersama-sama mengecek ketika tidak hanya skripsi, yang pertama adalah koran.
00:06Terus untuk skripsi yang tahun 1985 hilang juga seperti apa?
00:10Nah itu, jadi artinya sama juga.
00:12Kalau ini kebetulan kami waktu itu bersama-sama mengecek ketika tidak hanya skripsi, yang pertama adalah koran.
00:20Dokumentasi koran terutama Harian Kedaulatan Rakyat edisi tanggal 18 Juli tahun 1980
00:25yang memuat nama-nama orang yang diterima di proyek perintah 1.
00:31Nama seleksi perbulan tinggi itu namanya PP1, proyek perintah 1.
00:36Kalau saya mencari terus penmaruh, kemudian ada lagi nama-nama yang lain.
00:40Itu ternyata tidak ada.
00:42Kami cek ke perpustakaan wilayah, ternyata itu ada bendel-bendel bahkan tidak hanya bulan Juli,
00:47tapi juga beberapa bulan itu diambil.
00:49Padahal sebenarnya kami simple, hanya ingin mengecek saja.
00:51Karena waktu di Bareskrim itu ditunjukkan bulan yang tertulis itu, bulan Jawanya itu puasa.
00:58Padahal dalam bahasa Jawa itu tidak ada puasa, adanya pasa, poso.
01:01Dan kami ngecek di perpustakaan tahun-tahun berikutnya, tahun-tahun 82, 83, itu semuanya tertulis pasa.
01:08Kok bisa ada puasa?
01:11Kami waktu itu hanya ditunjukkan digitalnya.
01:13Kalau digitalnya itu tidak bisa dijadikan bukti, karena digital itu kemudian kami lihat fisiknya.
01:19Itu yang pertama, soal koran.
01:20Yang kedua, soal skripsi.
01:22Kami juga mendapatkan fakta bahwa ketika Dr. Esmond lagi-lagi ketika ke kampus Fakultas Kehutanan,
01:28ternyata sekarang hari-hari ini perpustakaannya lagi direnovasi dan dikatakan skripsi-skripsi fisik itu ternyata sudah tidak ada.
01:37Orang dipaksa untuk hanya melihat ke ETD.
01:40ETD itu Electronic Thesis and Dissertation.
01:44Nah, ini yang ngarawan ya, Amerika Serikat saja, negara yang sudah ratusan tahun menggunakan teknologi untuk menyimpan kearsipan.
01:52Orang mungkin tidak banyak ngerti bahwa di bawah lantai kota New York, itu adalah naskah-naskah arsip yang sudah usianya ratusan tahun.
01:59Itu masih disimpan, tidak dihilangkan atau tidak dimustahkan.
02:03Balski pun sudah digitalisasi.
02:05Jadi, sangat menyayangkan ya, kami sangat menyayangkan kalau ada informasi, kalau ternyata berkas-berkas yang manual atau berkas analog itu dihilangkan.
02:14Apa jadinya nanti misalnya saya kasih tonton?
02:16Apa jadinya nanti kalau ada perselisihan tanah?
02:18Misalnya sekarang akan dipopulerkan namanya Electronic Certificate, e-certificate.
02:24Tapi ternyata kalau e-certificate sudah dibuat, nanti sertifikat aslinya dicari tidak ada, padahal kan orang merucuk pada barang aslinya kayak apa?
02:31Nah, ini yang berbahaya.
02:33Jadi, sekali lagi, saya sangat menyayangkan ya, kami bertiga sebenarnya sangat menyayangkan, Roy, Resmontiva, sangat menyayangkan.
02:39Kalau ada bukti-bukti yang sebenarnya bisa digunakan untuk melacak keaslian atau keabsahan ijazah yang kami sudah teliti dan kami pastikan dari skripsinya itu 99,9% palsu itu tidak dapat lagi kita retrieve ya.
02:52Padahal banyak sekali bukti-bukti yang ketika ditampilkan oleh DTV DUM Baris Krim, ya waktu itu menunjukkan banyak sekali kesetidak samaan dengan fakta yang ada.
03:01Contoh, misalnya, forum registrasi itu hanya dilingkari sarjana muda, tidak pernah ada forum sarjana yang dilingkari oleh Jokowi Dodo.
03:09Pembayarannya juga hanya sampai pada semester 4, kemudian juga berkas-berkas yang lain itu tidak cocok.
03:15Kemudian juga ketika saya, Dr. Esmo, Dr. Tifa datang ke kampus UGM ini, tanggal 15 April, kami melihat betul bahwa skripsi itu tidak ada lembar pengujian skripsinya.
03:25Itu firm, tidak ada lembar pengujian skripsinya.
03:27Kalau tidak ada lembar pengujian skripsinya, maka skripsi itu tidak pernah diuji.
03:30Skripsi yang tidak pernah diuji, berarti tidak pernah lulus.
03:34Orang tidak pernah lulus, tidak mungkin punya ijasa.
03:36Kalau tiba-tiba ada ijasa yang dikatakan itu asli, diakini asli, pada skripsinya tidak ada, lembar pengujiannya kan aneh gitu.
03:44Ijasanya muncul dari mana gitu loh.
03:46Nah, makanya ini kami mempertanyakan hal itu gitu.
03:48Kalau kemudian ada statement yang aneh, juga muncul.
03:51Oh, ada kok lembar pengujiannya.
03:52Ada di mana?
03:54Lembar pengujian skripsi itu ya melihat dengan skripsinya.
03:56Tidak mungkin dilepas-lepas atau taruh di belakang tempat yang lain.
03:59Jadi, itu fakta-fakta yang kami temukan dan itu semua ada di lembuku setebal 500 lebih alaman.
04:05Bahkan hampir 700 alaman yang baru saja kami self-launching hari ini.
04:09Terima kasih telah menonton!
04:39Terima kasih telah menonton!
Komentar