Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Museum Perumusan Naskah Proklamasi merupakan salah satu tempat bersejarah yang dahulu menjadi lokasi perumusan teks proklamasi oleh para proklamator, Bung Karno dan Bung Hatta.

Dengan berkunjung ke museum ini, masyarakat dapat belajar dan memahami kembali sejarah kemerdekaan bangsa, terlebih pada momentum HUT ke-80 Republik Indonesia.

Berikut liputan Jurnalis KompasTV, Jonah Hamonangan bersama juru kamera Andika Pratama, dari Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta.

Sahabat KompasTV, menurut kalian seberapa penting generasi muda mengenal kembali sejarah perjuangan kemerdekaan lewat kunjungan ke museum bersejarah?

#naskahproklamasi #museum #hut80ri

Baca Juga [FULL] Rayakan HUT ke-80 RI, Monas-Gasibu Bandung Bersolek untuk Pesta Rakyat | KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/611928/full-rayakan-hut-ke-80-ri-monas-gasibu-bandung-bersolek-untuk-pesta-rakyat-kompas-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/611929/full-museum-perumusan-naskah-proklamasi-jejak-sejarah-kemerdekaan-di-hut-ke-80-ri-sapa-pagi

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Saudara Museum Perumusan Naskah Proklamasi merupakan tempat bersejarah
00:03yang dahulu menjadi tempat perumusan naskah proklamasi oleh proklamator kita Bung Karno dan Bung Hatta.
00:11Dengan berkunjung ke museum ini, Anda dapat belajar dan mengerti sejarah kemerdekaan bangsa
00:15terlebih di momen yang ulang tahun ke-80 Republik Indonesia.
00:20Berikut liputan Jurnal Skompas TV, Jonah Hanomongan, dan Juru Kamera, Andika Pratama dari Museum Perumusan Naskah Proklamasi Jakarta.
00:27Saudara, saat ini saya berada di Museum Perumusan Naskah Proklamasi yang berada di Jalan Imam Bonjol, nomor 1 Jakarta Pusat.
00:36Tempat ini merupakan saksi sejarah perumusan naskah proklamasi.
00:41Jadi rumah ini awalnya adalah rumah dari Laksamana Mudameda, Parwira Tinggi Angkatan Lawan Jepang yang berdinas di Indonesia.
00:48Jadi tempat ini atau museum ini ada tiga bagian yang menjadi saksi atau tempat sejarah.
00:54Yang pertama saya akan masuk ke tempat pertama, ini adalah tempat pertama disebut dengan Pertemuan Dengan Maeda.
01:01Jadi kalau Anda lihat di belakang saya ini, ini ada kursi dan bangku, tempat pertemuan Bung Karno, Bung Hatta, Afang Sumbarjo dengan Laksamana Mudameda.
01:11Jadi tempat ini adalah tempat ketika proklamator kita mencetuskan keinginan bangsa Indonesia harus merdeka.
01:20Nah, lepas dari tempat ini atau selesai dari tempat ini, kita akan bergeser ke tempat berikutnya.
01:27Ini adalah ruang yang namakan dengan perumusan naskah proklamasi.
01:31Jadi inilah awal mula adanya tulisan tangan proklamasi di mana ada, kalau Anda ingat mungkin banyak sekali ada coletan-coletan.
01:39Jadi disinilah tempat dari penulisan.
01:41Yang menarik adalah, kalau kalian lihat dari teks proklamasi, Bung Karno yang menuliskan di awal ada kalimat seperti
01:49Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.
01:52Setelah itu dilanjut oleh Bung Hatta secara lisan kalimat yang membahas soal pengalian kekuasaan dan juga kalimat-kalimat berikutnya.
02:02Nah, lepas dari tempat ini yang berupa tempat tulisan tangan, kita akan bergeser ke tempat berikutnya.
02:09Ini adalah tempat di mana naskah proklamasi yang ditulis tangan akhirnya diketik.
02:16Nah, di tempat ini ada dua bagian yang cukup menarik.
02:20Yang pertama adalah tempat naskah itu diketik dan dilanjutkan dengan ada penarik tanganan.
02:26Seperti apa tempat pengetikannya? Ini ada berada di belakang saya.
02:31Jadi inilah visual atau penggambaran bagaimana maksa sekarang itu diketik.
02:38Siapa yang mengetik? Inilah Sayutin Melik menjadi salah satu tokoh pers nasional yang cukup dikenal pada masa itu.
02:47Setelah diketik oleh Sayutin Melik, akhirnya oleh Bung Karno ditandatangani di atas piano ini.
02:54Jadi kurang lebih seperti inilah visualisasi gambarannya.
02:58Dan ditandatangani pun, ini di 17 Agustus, akhirnya setelah ditandatangani,
03:05akhirnya naskah ini pun akhirnya dibawa ke Jalan Pegangsaan Timur untuk dibacakan pertama kalinya.
03:10Dan ini menandakan hari pertama atau hari kemerdekaan bangsa Indonesia.
03:16Bagi masyarakat yang ingin datang, bisa datang ke musyuk ini.
03:18Ini harga masuknya sangat murah. Untuk 13 tahun ke bawah harganya Rp3.000.
03:24Di atas 13 tahun harganya Rp5.000 saja.
03:27Sedangkan untuk WNA atau orang asing harga tiket masuknya adalah Rp25.000.
03:31Kapan hari bukanya? Jadi bukanya ini antara Selasa sampai Minggu.
03:35Untuk sonet ini close atau tutup dikarenakan ada hari perawatan.
03:39Dibuka dari pukul 8 sampai 16 atau 4 sore.
03:42Dan tempat ini menjadi tempat yang sangat baik bagi masyarakat yang ingin mengetahui bagaimana perumusan naskah proklamasi.
03:49Diharapkan masyarakat bisa lebih sadar atau tumbuh kecintaan terhadap bangsa Indonesia.
03:54Khususnya terhadap sejarah untuk mengetahui bagaimana langkah proklamatur kita dalam rangka kemerdekaan bangsa Indonesia.
04:02Cuna Munangan, Andika Pertama, Kompas TV, Jakarta.
Komentar

Dianjurkan