Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Di balik tampilan ceria dan karakter menggemaskan dalam gim Roblox, tersembunyi risiko yang dianggap tak disadari banyak orangtua yakni kaburnya batas antara dunia maya dan dunia nyata bagi anak-anak. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan keprihatinannya terhadap dampak negatif gim daring, khususnya Roblox, terhadap perilaku anak usia sekolah. Dalam kunjungannya ke SD Negeri 2 Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2025), ia mengingatkan pentingnya pendampingan orangtua dalam mengawasi aktivitas digital anak.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #gameroblox #efekroblox

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Transkrip
00:00Game Roblox dan Risiko Anak Kehilangan Batas Nyata
00:03Di balik tampilan ceria dan karakter mengemaskan dalam game Roblox,
00:06tersembunyi risiko yang dianggap tak disadari banyak orang tua
00:09yakni kaburnya batas antara dunia maya dan dunia nyata bagi anak-anak.
00:13Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Menik Dasman Abdul Muti
00:16mengungkapkan keprihatinannya terhadap dampak negatif game daring,
00:19khususnya Roblox, terhadap perilaku anak usia sekolah.
00:22Dalam kunjungannya ke SD Negeri 2 Cideng Gambir, Jakarta Pusat,
00:25Senin 4 Agustus,
00:26ia mengingatkan pentingnya pendampingan orang tua dalam mengawasi aktivitas digital anak.
00:31Banyak kekerasan di game seperti Roblox.
00:33Anak-anak belum bisa membedakan mana yang nyata dan mana yang hanya rekayasa.
00:37Kadang mereka meniru seperti membanting temannya karena di game itu dianggap biasa,
00:41ujar Abdul Muti kepada wartawan.
00:44Ia menilai anak-anak pada usia dini masih dalam tahap perkembangan kognitif
00:48yang rentan terhadap pengaruh visual dan narasi dalam game.
00:52Ketika tindakan kekerasan di dunia virtual dianggap lumrah,
00:54anak bisa menirunya tanpa menyadari konsekuensinya di dunia nyata.
00:59Kalau di game, membanting orang itu tidak apa-apa.
01:01Tapi kalau anak-anak praktikan itu ketemannya, jadi masalah.
01:05Ini yang harus kita pandu sejak awal tambahnya.
01:07Abdul juga menyoroti dampak lain dari kecanduan game,
01:10yaitu minimnya aktivitas fisik yang berujung pada gangguan motorik dan emosi.
01:15Kalau kebanyakan main game, jadi mager, dalam kurung malas gerak.
01:18Kalau motoriknya kurang bergerak, peredaran darah juga tidak lancar.
01:21Akhirnya, anak jadi emosional, ujarnya.
01:24Ia mengajak orang tua dan pendidik untuk mengarahkan anak pada kegiatan fisik dan sosial yang lebih sehat,
01:29serta membatasi penggunaan gawai hanya untuk keperluan edukatif.
01:33Selain itu, Abdul juga meminta penyedia layanan digital agar lebih bertanggung jawab dalam menyaring konten.
01:38Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan