00:01Lak-lak Bali yang terletak di kawasan Jalan Raya Celuk Sukawati Gianyar berbeda dengan sajian lak-lak pada umumnya.
00:10Di tempat ini lak-lak dihadirkan dengan lima varian rasa.
00:15Ada lak-lak daun pandan, lak-lak ubi ungu, lak-lak labu kuning, lak-lak nangka, dan lak-lak buah naga.
00:23Penasaran kan sama rasanya?
00:25Lihat saja, asap mengepul proses pembuatan lak-lak menjadi pemandangan di depan warung sederhana ini.
00:33Pembuatan lak-lak secara tradisional tetap dipertahankan untuk kualitas rasa.
00:39Selain itu, bahan yang digunakan juga alami, membuat pembeli rela antri demi menikmati lak-lak dengan berbagai varian rasa ini.
00:49Udah langganan belanja di sini?
00:51Udah.
00:52Beli apa aja nih tadi?
00:52Oh, beli lak-lak, beli klepon, sama beli seler.
00:56Yang paling favorit apa?
00:58Lak-lak sih.
00:59Lak-lak ya?
00:59Iya.
01:00Gimana rasa lak-lak di sini?
01:01Mantap banget.
01:02Mantap ya?
01:03Iya.
01:03Kalau untuk harganya gimana?
01:05Menurut saya sih worth it ya.
01:08Sesuai sih dengan rasa, nggak ngecewain.
01:10Oke, pas banget.
01:11Pas banget.
01:12Setiap harinya, warung lak-lak buk mangku ini bisa menghabiskan 25 kg tepung beras.
01:19Dan saat weekend bisa lebih banyak lagi yang digunakan.
01:23Apa mungkin bedanya kalau di sini kan ada rasanya, ada rasa, apa tanahnya, 5 rasa di sini.
01:31Ada yang original, ada yang naka, ada yang pink itu strobeha buah naka, sama yang kuning.
01:39Harga lak-lak di warung ini sangat terjangkau.
02:05Mulai dari seribu rupiah untuk satu biji lak-lak, tapi kalau mau porsi lengkap lima rasa, cukup meronggoh kocek lima ribu rupiah saja.
02:15Lak-lak hangat dengan taburan kelapa parut dan gula merah, siap dinikmati bersama minuman hangat maupun dingin, tentu lebih nikmat.
02:24Lak-lak Bali buk mangku buka dari jam 6 pagi hingga jam 3 sore.
02:29Sinta Pramadewi, Kompas TV, Giyanyar Bali.
Komentar