Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BOGOR, KOMPAS.TV - Jenazah mantan Kadispenau, Marsma Fajar Adriyanto, korban pesawat jatuh di Ciampea, Bogor, Jawa Barat dimakamkan di kampung halamannya di Probolinggo, Jawa Timur.

Jenazah almarhum diterbangkan dari Lanud Halim Perdanakusuma pada Senin (4/08/2025) pagi.

Jenazah diterbangkan ke Malang, kemudian dilanjutkan perjalanan darat menuju Probolinggo untuk dimakamkan. Marsma Fajar meninggal dunia dalam insiden kecelakaan pesawat latih di Ciampea, Bogor, Jawa Barat.

Untuk lebih lengkapnya, sudah bergabung Jurnalis KompasTV, Jihan Jufry dan Juru Kamera Junaidi Saputra di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Dan Babul Arifhandie di rumah duka di Probolinggo, Jawa Timur.

Baca Juga Kronologi Pesawat Latih FASI Jatuh di Pemakaman Bogor, Sebabkan Marsma Fajar Meninggal di https://www.kompas.tv/nasional/609314/kronologi-pesawat-latih-fasi-jatuh-di-pemakaman-bogor-sebabkan-marsma-fajar-meninggal

#pesawatlatih #ekskadispenau #masmafajar

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/609337/pesawat-latih-jatuh-eks-kadispenau-dimakamkan-di-probolinggo-ini-situasi-di-halim-dan-rumah-duka
Transkrip
00:00Pesawat latih Federasi Aerosport Indonesia atau FASI yang membawa dua awak jatuh di Ciampea Bogor, Jawa Barat.
00:07Mantan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara, Marsma TNI Fajar Adrianto meninggal, sementara satu awak lainnya luka-luka.
00:22Video amatir warga merekam detik-detik jatuhnya pesawat latih Federasi Aerosport Indonesia penomor PK S126.
00:29Pesawat terlihat terbang rendah sebelum menukik di area pemakaman desa Benteng, Ciampea Bogor, Jawa Barat.
00:35Dalam kejadian ini, ex-Kadis PNAU Marsma Fajar Adrianto meninggal dunia, sementara copilot bernama Rony terluka.
00:43Sebelumnya, pesawat lepas landas dari lanut Atang Sanjaya Bogor pada jam 9 lewat 8 menit.
00:48Pesawat terbang dalam rangka misi latihan profisiensi penerbangan olahraga Dirgantara.
00:5411 menit kemudian atau jam 9.19 waktu Indonesia Barat, pesawat hilang kontak dan ditemukan terjatuh.
00:59Dibantu timba Sarnas, bangkai pesawat dengan nomor registrasi PK S126 telah dipindahkan.
01:08Selanjutnya, badan pesawat diangkut petugas ke Lanut Atang Sanjaya Bogor.
01:11Kadis PNAU Marsma TNI Inyoman Suat Nyana bilang, TNI AU masih menginvestigasi penyebab catonya pesawat lati yang dikemudikan Marsma Fajar Adrianto di kawasan Ciampea Bogor.
01:23Kadis PNAU menyebut, pesawat dalam kondisi layak terbang saat dicek sebelum lepas landas.
01:28Semua kejadian tersebut, apa penyebabnya saat ini masih diinvestigasi.
01:37Nanti kalau sudah ada hasilnya, kita akan share kepada rekan-rekan media semua.
01:42Pak, untuk investigasi pesawatnya itu bisa berapa lama itu Pak? Kira-kira aja Pak.
01:46Kita belum bisa memastikan, karena semua masih berjalan.
01:50Investigasi kadang ada sebulan, dua bulan, ada yang enam bulan.
01:53Tergantung, itu semua tim yang akan melaksanakan ya.
01:56Sampai saat ini belum bisa kita putuskan.
01:58Di awal karirnya sebagai penerbang tempur, Marsma Fajar pernah menerbangkan pesawat F-16 Fighting Falcon pada operasi bawayan 2003
02:06ketika pesawat US Navy F-18 Hornet dari kapal Induk Amerika Serikat terdeteksi memasuki wilayah Indonesia.
02:12Minggu sore 3 Agustus, jenazah Marsma TN Fajar Andrianto tiba di rumah duka di kawasan Panjoran, Jakarta Selatan.
02:20Almarhum akan dimakamkan di Provolinggo, Jawa Timur, di pemakaman keluarga.
02:24Jenazah akan diterbangkan melalui lanut halim padanakusuma Jakarta ke Malang, Jawa Timur pada Senin pagi.
02:30Tim Liputan, Kompas TV
02:32Jenazah mantan Kadis Pen AU Marsma Fajar Andrianto, korban pesawat jatuh di Ciampea Bogor, Jawa Barat, dimakamkan di kampung halamannya di Provolinggo, Jawa Timur.
02:49Jenazah armarhum diterbangkan dari lanut halim padanakusuma pada Senin pagi.
02:54Jenazah diterbangkan ke Malang, kemudian dilanjutkan perjalanan darat menuju Provolinggo untuk dimakamkan.
03:00Marsma Fajar meninggal dunia dalam insiden kecelakaian pesawat latih di Ciampea Bogor, Jawa Barat.
03:07Untuk lebih lengkapnya sudah bergabung jurnalis Kompas TV Jihan Jufri dan juru kamera Junaidi Saputra di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta.
03:37Dan juga ada Babul Arief Handi di rumah duka di Provolinggo, Jawa Timur.
03:41Selamat pagi rekan-rekan. Kita akan ke Jakarta lebih dulu bersama dengan Jihan.
03:46Jihan, selain keluarga, siapa saja yang turut mengantarkan jenazah ke Provolinggo yang tadi Anda lihat?
03:51Ya, Nanda dan juga Saudara, memang dari lanut halim tadi saya sempat menyaksikan upacara penghantaran jenazah yakni jenazah Marsma TNI Fajar ex-Kadispen AU.
04:07Yang mana tadi selain keluarga ada sejumlah tokoh dari TNI AU yang kemudian turut menghantarkan Marsma Fajar ke Malang.
04:19Karena memang penerbangan ini dari Jakarta lanut halim menuju ke Malang untuk kemudian lanjut lagi.
04:26Menggunakan jalur darat ke Provolinggo.
04:28Untuk tokoh yang tadi ikut terbang menggunakan pesawat Hercules, ini memang informasi yang kami dapatkan ada Asobs Kasau atau yang bernama Marsda TNI Suliono.
04:43Dan juga ada sejumlah staf pejabat TNI Angkatan Udara lainnya.
04:48Untuk siapa-siapanya saja memang kami masih perlu dalami informasinya, gali lagi informasinya.
04:56Namun yang sudah pasti ini ada dari Asobs Kasau yakni Marsda TNI Suliono.
05:02Lalu untuk tokoh yang tadi kami sempat saksikan hadir juga di sini mengikuti upacara pelepasan jenazah untuk kemudian diterbangkan ke Malang.
05:13Ini ada dari Kasau Marsikal TNI Muhammad Tony Haryono dan juga ada Wakasau Teddy Rizali Hadi.
05:21Yang mana seperti yang kita ketahui bahwa dari Marsma Fajar ini gugur pada saat latihan rutin menggunakan pesawat milik FASI begitu ya kemarin hari.
05:35Kukur di wilayah Jawa Barat Bogor dan memang tadi pagi ini kami juga sempat ke rumah duka di wilayah Triloka.
05:46Dan memang kita ketahui bahwa Marsma Fajar ini meninggal dunia begitu ya pada saat latihan rutin.
05:57Dan ada satu anggota lainnya yang kemudian turut terbang menggunakan pesawat milik FASI tersebut.
06:07Selain Marsma Fajar ini ada Roni sebagai kopilot.
06:10Yang mana kopilot ini dinyatakan selamat namun memang mengalami sejumlah luka-luka yang cukup berat.
06:18Dan sampai saat ini ini juga masih mengalami ataupun sedang dilakukan perawatan intensif kepada yang bersangkutan.
06:26Dan memang kami akan menunggu sampainya almarhum Marsma Fajar di Malang untuk kemudian lanjut lagi jalur darat ke Probolinggo.
06:36Nanda.
06:38Diberangkatkan dari Lanut Halim Perdana Kusuma kemudian kita akan bergeser ke rekan Babul.
06:44Babul apakah jenazah setibanya di Probolinggo nanti akan langsung dimakamkan atau disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka?
06:56Babul apakah Anda mendengar suara saya?
07:12Nanda.
07:13Ya.
07:14Baik.
07:14Nanda.
07:15Silakan dengan laporan ya.
07:16Nanda dan juga saudara saat ini saya berada di rumah duka di Jalan Begawan Solo nomor 36 Kelurahan Kedemangan, Kejamatan Kedemangan, Kota Probolinggo, Jawa Timor.
07:30Tadi kami juga sempat berbincang dengan sejumlah prajurit NI yang membantu persiapan kedatangan jenazah almarhum juga dengan pihak keluarga.
07:42Jadi rencananya setelah dari Lanut Nur Rahman Saleh Malang maka jenazah akan langsung dimakamkan tanpa dibawa dulu ke rumah duka.
07:55Hal ini dilakukan karena sudah atas pertimbangan antara pihak keluarga dengan keluarga inti, yakni keluarga dari almarhum Masda Fajar Filsyanto.
08:08Dan perlu kami sampaikan, Nanda, bahwa di sini sebenarnya bukan keluarga inti, melainkan kerabat-kerabat dari Masda Fajar.
08:16Awal cerita kenapa kemudian almarhum diputuskan untuk dimakamkan di Probolinggo adalah bahwa karena di Probolinggo ini ada makam dari almarhum ayah dari korban
08:30di mana sebelumnya ayah korban ini juga merupakan tentara dan ayah korban ini merupakan warga asli dari kota Probolinggo.
08:38Sehingga atas pertimbangan keluarga maka diputuskan akhirnya makam jasad dari korban ini dimakamkan di kota Probolinggo.
08:50Dan sejak tadi malam sampai hari ini sejumlah pelayat sudah berdatangan ke rumah paman korban.
08:57Jadi rumah duka yang di sini adalah rumah dari paman korban, adik dari ayah korban.
09:03Sejumlah pelayat sejak tadi malam sampai hari ini sudah berdatangan
09:07dan tidak menyangka bahwa korban yang memang sesekali hanya datang ke Probolinggo ini meninggal dengan cara yang di luar dugaan, tanda.
09:18Baik, setibanya di Probolinggo jenazah akan langsung disemayamkan.
09:23Kemudian nanti akan ada beberapa sesi pemakaman lainnya yang turut dilangsungkan di Probolinggo.
09:30Terima kasih Jurnalist Kompas TV.
09:32Babul Arief Handi melaporkan dari Probolinggo Jawa Timur.
09:34Sebelumnya ada Jihan Jufri melaporkan dari Jakarta.
09:37Selamat menikmati.
Komentar

Dianjurkan