00:00Pemerintah Desa Donowari di Kabupaten Malang, Jawa Timur
00:03mengeluarkan surat edaran meminta warga
00:05mengungsi selama pelaksanaan karnaval Sound Horek.
00:09Surat edaran ini tersebar luas di media sosial.
00:17Surat edaran ini berisi imbauan kepada warga yang memiliki bayi
00:21atau anak kecil serta anggota keluarga yang sakit atau lansia
00:25untuk menjaga jarak atau mengamankan sementara selama kegiatan karnaval.
00:31Di dalam surat itu juga diberitahukan bahwa Sound Sistem
00:34yang digunakan berkekuatan cukup keras atau Sound Horek.
00:39Sekretaris Desa Donowari, Ari Widi Hartono,
00:43yang juga Ketua Panitia Karnaval bilang,
00:45surat edaran tersebut sebagai langkah antisipasi
00:48dari pihak desa dan Panitia Karnaval untuk kenyamanan bersama.
00:52Ari bilang, surat edaran dibagikan sebelum pelaksanaan karnaval bersih dusun.
00:59Sebagai bentuk kewajiban pemerintah desa
01:02dalam hal perhatian terhadap masyarakatnya
01:05agar yang punya anak bayi, ada keluarganya yang sakit,
01:12bisa ditirahkan.
01:14Tirah itu bahasa Jawa,
01:16ibaratnya bisa dievakuasi ke rumah saudara.
01:19Karnaval sendiri digelar pada Rabu malam lalu
01:23di sepanjang jalan raya Desa Donowari.
01:27Pemerintah Desa Donowari berharap
01:28karnaval dengan menggunakan Sound Horek perlahan bisa dikurangi
01:31dan di tahun berikutnya keberadaan Sound Horek bisa dihilangkan.
01:36Diri Prasetyo, Kompas TV Malang, Jawa Timur.
Komentar