00:00Saudara, 14 Juli menjadi satu momen bukan hanya kedatang dari Presiden Prabowo Subianto sebagai tamu istimewa,
00:07tamu kehormatan dari Presiden Makrong untuk bisa melihat secara langsung bagaimana perayaan The Bastille Day,
00:14tapi juga di momen itu kita akan melihat bagaimana prajurit dari Tentara Nasional Indonesia kita akan menampilkan parade defile yang sangat menarik.
00:25Nah untuk mengetahui ya seperti apa yang akan ditampilkan, bagaimana teknisnya kita akan berbincang langsung dengan info,
00:32dengan Karo Infohan, Pak Brigjen Frega Wenas yang sudah ada di sini jauh-jauh juga datang ke Paris ya Pak ya untuk memantau langsung.
00:43Tadi pagi sudah ada arahan dari Menhan juga ya Pak, apa arahannya kemudian sejauh ini gimana Pak untuk penampilan esok hari Pak?
00:51Ya jadi memang tadi pagi Pak Menhan memberikan pengarahan pada peserta yang dari kontingen Patriot 2,
01:00yang memang dikirimkan oleh TNI untuk mengikuti kegiatan perayaan Bastille Day.
01:05Tentunya beliau memberikan motivasi juga pada seluruh prajurit dan taruna dan ada taruni juga,
01:12baik itu yang pasukan upacara maupun yang damben karena kita mengirimkan 451 personil,
01:18di mana pasukan upacara ada mewakili tiga matra dari Angkatan Darat, Laut dan Udara,
01:25kurang lebih ada sekitar 262 dan 189 lainnya itu taruna dan taruni dari Akademi Militer,
01:32Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara, dan ada juga sebagian dari Akademi Kepolisian.
01:39Beliau tadi memotivasi kemudian menekankan bahwa mereka yang dikirim ke Paris ini
01:44untuk mengikuti kegiatan Bastille Day adalah perwakilan yang terbaik,
01:48mewakili bukan hanya TNI, tapi mewakili Indonesia.
01:51Sehingga untuk besok kegiatan puncak, di mana sebelumnya dari tanggal 7 mereka sudah berlatih
01:57melaksanakan geladi kotor sampai dengan geladi bersih kemarin,
02:01itu harapannya besok adalah hari hanya bisa menampilkan yang terbaik,
02:05karena mewakili Indonesia dan Pak Presiden pun juga hadir sebagai tamu kehormatan,
02:10dan kontingen Indonesia juga merupakan kontingen kehormatan yang nantinya akan berada pada paling depan
02:16pada saat melaksanakan paradaan dan devile.
02:19Tentunya ini menjadi sebuah kehormatan dan pertama kali Indonesia mendapatkan kesempatan yang sangat langka
02:24dan menjadi bagian dari diplomasi pertahanan Indonesia di kancah dunia.
02:29Nah Pak, ngomong-ngomong soal tadi ya Pak, keistimewanya adalah berarti tentara kita,
02:34prajurit kita akan menjadi pembuka di devile tersebut,
02:37lalu kemudian yang kedua, apa betul kalau ini adalah pertama kalinya TNI Indonesia kemudian
02:42menginjakkan kaki di Eropa untuk menampilkan paradir-paradir Pak?
02:48Ya, jadi memang kalau kita bicara terkait dengan penggunaan pasukan upacara dalam BEN
02:54untuk kegiatan diplomasi pertahanan dalam skala yang lebih strategis,
02:58ini adalah yang kedua, yang sebelumnya pada saat peringatan Hari Nasional India
03:04memang atas arahan Pak Presiden Prabowo Subianto dan juga Pak Menhan, Safri Samsuddin,
03:10kita mengirimkan juga, kali ini kita mengirimkan kembali karena memang diundang,
03:14pemerintah Perancis mengundang, bertepatan dengan tahun ini juga kita merayakan
03:18peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Perancis.
03:22Tentunya menjadi sebuah kehormatan dan kebanggaan juga karena tidak semuanya bisa terpilih
03:27untuk berada di sini, apalagi bukan hanya dari Indonesia saja yang sebelumnya diundang,
03:34ada negara-negara besar juga, Amerika dan Inggris termasuk India pernah diundang
03:38di perayaan Bastille Day di tahun-tahun sebelumnya.
03:41Kita berharap memang dengan adanya kegiatan kali ini,
03:45kita bisa menunjukkan diplomasi pertahanan Indonesia, diplomasi militer,
03:49karena bukan hanya TNI prajurit dan Taruna maupun Taruni saja yang ditampilkan,
03:54tapi kita juga menampilkan kesenian-kesenian yang kita bawa dari Indonesia,
03:58menunjukkan keberagaman dari prajurit, kemudian bangsa Indonesia itu sendiri.
04:03Ngomong-ngomong ya Pak, soal kesenian, apa sih Pak penampilan spesialnya
04:07yang akan diperlihatkan kali ini Pak di Perancis Pak?
04:11Jadi memang kalau bicara kesenian, kegiatan utamanya kan adalah parada dan defile ya,
04:16dalam rangka Bastille Day, tapi kita memanfaatkan momen-momen ketika kita kemarin
04:22mengaksanakan istirahat, di sela-sela istirahat kita menampilkan beberapa tarian daerah,
04:28seperti misalnya Kecak dari Bali, kemudian juga ada Reyok Ponorogo,
04:32bahkan ada tarian dari Papua, dan yang terakhir kemarin itu ada gerakan
04:37dengan teman-teman prajurit dari Perancis, Pacu Jalur,
04:40sehingga membuat masyarakat Perancis sendiri, termasuk turis-turis yang ada di kota Paris ini juga
04:46mereka terkesima, dan bahkan mereka sangat tertarik,
04:50karena dengan adanya pementasan budaya dari Indonesia yang ditampilkan oleh para prajurit
04:55dan Taruna maupun Taruni itu, itu membuka mata mereka bahwa
04:58oh ternyata ada kesenian dari Indonesia dan sangat beragam.
05:01Belum lagi dengan rambennya juga, yang dengan atribut-atributnya,
05:06ada yang dengan macan, macan tutul, kemudian hiu, ulang,
05:10ini juga menarik perhatian dari masyarakat Perancis di kota Paris,
05:14termasuk juga warga-warga pendatang yang turis,
05:18sehingga kita bersyukur kita mendapatkan kesempatan
05:21diplomasi pertahanan ini bukan hanya untuk militer dengan militer,
05:25tapi dalam skala yang lebih strategis kita bisa mempromosikan budaya kita,
05:29dan bahkan meningkatkan kemitraan strategis dengan Perancis
05:32yang memang sebagai salah satu negara mitra.
05:36Dan bahkan kalau kita merujuk kepada politik luar negeri bebas aktif,
05:40di mana kita berkawan dengan semuanya,
05:42tentunya Perancis menjadi salah satu negara sahabat
05:45yang ditunjukkan juga oleh Presiden Prabowo dengan Presiden Macron,
05:48di mana sebelumnya Presiden Macron berkunjung ke Indonesia,
05:52termasuk juga Menhan Lecourneau dari Perancis
05:55yang juga sempat berkunjung ke Jakarta
05:57dan bertemu dengan Pak Menhan Syafri Samsudin.
06:00Terakhir ya Pak,
06:01waktu itu kan sebelum pelepasan sempat Presiden Prabowo Subianto
06:05setelah pulang dari perjalanan dinasya itu
06:08menonton ya Pak ya,
06:10latihannya di base office waktu itu ya Pak.
06:13Ada pesan-pesan disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto
06:16nggak sih Pak waktu itu kepada para prajurit Pak?
06:18Ya, jadi memang kan undangan ini langsung ditujukan oleh Presiden Macron
06:23kepada Presiden Prabowo, sehingga Presiden Prabowo pun juga
06:27punya atensi khusus dalam konteks diplomasi pertahanan.
06:31Beliau memang menekankan agar menampilkan yang terbaik,
06:34karena tadi yang dibawa itu bukan citra hanya prajurit saja,
06:38bukan hanya taruna atau taruni saja,
06:40tapi mewakili Indonesia.
06:43Sehingga nama Indonesia ini harus dibuat harum,
06:47penampilan harus terbaik,
06:48baik itu pasukan upacara,
06:50divili sampai dengan yang marching band.
06:52Dan bahkan ini juga dikuatkan dengan Pak Menhan Syafri Samsudin,
06:56yang tadi pagi memberikan pengarahan
06:58dan juga mengingatkan kembali kepada seluruh perserta
07:01dari Kontingen Indonesia
07:02untuk memberikan yang terbaik,
07:04karena merupakan representasi bangsa Indonesia.
07:07Mudah-mudahan apa yang sudah dilatihkan selama berapa hari
07:10sejak kedatangan tanggal 7 hari minggu lalu ya,
07:15ini bisa terus dipertahankan,
07:17besok adalah hari hanya,
07:19kita bisa memberikan yang terbaik,
07:20sehingga nama Indonesia bisa semakin harum,
07:22bukan hanya di Perancis,
07:24tapi juga di kanca dunia.
07:26Baik, terima kasih banyak untuk informasinya,
07:30Brigjen Fregawenas,
07:31Karo Infohan,
07:33Kementerian Pertahanan,
07:34yang kita juga akan lihat esok hari ya Pak,
07:36seperti apa penampilannya.
07:38Dan ini juga menjadi sejarah
07:40bagi prajurit TNI,
07:43bagi masyarakat Indonesia yang ada di Perancis
07:46untuk bisa melihat langsung seperti apa parade
07:48dari prajurit kita yang sudah berlatih lama
07:51dan akan berjalan sepanjang 2 km
07:54untuk menunjukkan,
07:56menampilkan paradenya,
07:58defile,
07:59kemudian juga kesenian-kesenian dari Indonesia.
08:01Mari kita akan lihat bersama-sama
08:03esok hari 14 Juli 2025.
08:06Risi Valencia,
08:07Kompas TV,
08:08Perancis.
08:08Saksikan terus program-program Kompas TV
08:19melalui share yang digital,
08:21pay TV,
08:21dan media streaming live.
08:23Kompas TV,
08:24independen,
08:25berpercaya.
08:25Terima kasih.
Komentar