00:00Nah, saya ingin menyampaikan pada semua bahwa Indonesia punya ruang yang sangat besar untuk berperan di wilayah Asia Tenggara, Asia apalagi dunia.
00:12Nah, syarat untuk bisa melakukan itu PR domestiknya harus beres.
00:17PR domestiknya karena kewibawaan di dunia internasional dimulai dari kewibawaan domestik.
00:24Tidak bisa kita memainkan peran internasional kalau domestik kita tidak bisa jadi contoh.
00:31Ketika kita mengatakan kepada dunia bahwa kita harus mementingkan persoalan lingkungan hidup, orang tanya, you udah beresin belum soal lingkungan hidup?
00:40Ketika kita mengatakan pada dunia kita harus menjadi negara yang menghormati hak asasi manusia, eh you udah beres belum soal hak asasi manusia?
00:47Ketika kita mengatakan pada dunia bahwa kita harus menjunjung tinggi prinsip demokrasi, ada demokrasi tidak di tempat Anda.
00:54Karena itulah mengapa kita harus bereskan persoalan-persoalan domestik juga, selain tugas republik yang ada dalam Undang-Undang Dasar untuk rakyatnya,
01:05tapi tugas republik yang ada dalam Undang-Undang Dasar untuk dunia.
01:10Karena kita hadir bukan sekedar untuk penduduk di Nusantara, tapi kita hadir sebagai warga dunia.
01:18Itu sebabnya kita harus selalu muncul dalam pertemuan-pertemuan global.
01:22Bapak-Ibu sekalian bertahun-tahun Indonesia absen di pertemuan PBB.
01:30Kepala negara tidak muncul.
01:33Selalu Menteri Luar Negeri.
01:34Ini Pak sekalian, kalau kita tidak aktif di dunia internasional, itu seperti begini.
01:46Kita warga kampung, ukuran rumahnya nomor 4 terbesar di RT itu, tapi kalau rapat kampung kita tidak pernah datang.
01:55Cuma kita bayar iuran jalan terus, bikin rame juga tidak, taat di kampung.
02:02Cuma begitu rapat warga, kita tidak datang.
02:06Padahal ukuran rumah kita nomor 4 terbesar di kampung itu.
02:10Sudah saatnya kita tidak lagi pasif.
02:13Sudah saatnya kita ambil posisi yang proaktif.
02:17Nah, bagaimana dengan masa depan kita?
02:22Indonesia memiliki penduduk yang luar biasa besar.
02:26Dan konsekuensi dari besarnya penduduk Indonesia, pasar kita menjadi pasar yang sangat menarik.
02:32Bagi siapa? Bagi siapapun juga.
02:35Jangan sampai yang tertarik pada Indonesia justru dunia internasional, domestik sendiri tidak tertarik.
02:42Justru kita harus bisa menyiapkan ke depan pelaku-pelaku ekonomi yang bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri,
02:51sekaligus nantinya bisa menjadi tamu memesona di negeri orang.
02:56Karena itu peran Indonesia ke depan, bagi yang sudah besar, bagi yang raksaksa, didorong untuk berkiprah di dunia internasional.
03:05Mereka harus bisa menjadi brand of Indonesia.
03:07Mereka harus bisa menjadi wakil Indonesia berkompetisi tingkat global.
03:12Jangan yang raksaksa itu berkumpul dan berkompetisi di dalam negeri terus.
03:17Berlawan, bertandingnya di kandang sendiri terus.
03:22Maka yang raksaksa harus bisa bertanding dan harus bisa menang di kancah perekonomian global.
03:30Mewakili Indonesia menjadi pelaku-pelaku ekonomi global.
03:34Bila hari ini kita menyaksikan korporasi-korporasi internasional hadir di negeri ini,
03:38sudah saatnya korporasi berasal dari Indonesia berperan di negara-negara lain di seluruh wilayah Indonesia, dunia.
Komentar