00:00Intro
00:00Katanya bonus demografi adalah peluang langka
00:12Tapi makin kesini kalimat itu terdengar seperti mantra membosankan pemerintahan
00:17Bukan peta jalan
00:18Bonus demografi tak sekedar jumlah penduduk usia kerja
00:29Ia adalah gabungan dari akses terhadap pendidikan berkualitas, kesehatan, lapangan pekerjaan, serta kebijakan inklusif
00:38Tanpa itu semua, bonus berubah jadi beban
00:41Tau kan kalau angkatan kerja sekarang justru didominasi oleh pekerja informal
00:50Karena kesempatan kerja di sektor formal tidak memadai
00:53Jadinya ya, nganggur
00:55Selamat malam Anda menyaksikan program ROSI bersama dengan saya Arizona Gali
01:10Di era digital dan dunia yang penuh dengan informasi
01:13Berpikir kritis sangat dibutuhkan agar tidak terjebak dengan informasi bohong
01:18Malam ini saudara, kami mengundang anak muda yang dikenal kritis terhadap isu dan kebijakan politik hingga fenomena sosial yang relevan
01:27Bagi Genzi
01:28Dia aktif memberikan pandangan melalui media sosial hingga dijuluki Presiden Genzi
01:33Ia adalah Rian Fahardi
01:36Selamat malam Rian
01:38Selamat datang di program ROSI
01:40Terima kasih sudah mengundang
01:41Program ROSI ini sangat senang sekali ketika mengundang anak muda yang mempunyai aspirasi
01:47Tapi di sisi lain Rian
01:48Mengapa kami mengundang Rian pada malam hari ini?
01:53Karena Rian ini adalah Presiden Genzi
01:54Itu akan saya klarifikasi sih
01:57Ini sebetulnya dinobatkan oleh netizen
02:02Atau memang Rian sendiri yang menobatkan diri sendiri sebagai Presiden Genzi Rian?
02:08Sebenarnya pertama itu lucu-lucuan aja sih
02:11Iseng-iseng
02:12Dan ya kalau setiap dibilang Presiden Genzi pasti kolom komentar pasti rame tuh
02:17Marah-marah penolakan merasa gak ada wakili
02:20Karena memang awalnya itu berangkat dari skripsi saya
02:23Saya ingin membuktikan satu teori saya
02:26Bahwa kita bisa membranding
02:29Membentuk diri kita sesuai apa yang kita mau lewat platform sosial media pada saat itu
02:35Dan faktanya saya bikin sebenarnya berangkat dari hujatan
02:40Berangkat dari hujatan justru kayak orang-orang mencaci kayak
02:44Ngapain sih kritik Presiden? Ngapain kritik? Blah-blah-blah
02:48Coba lu yang jadi Presiden
02:51Oh dari situ kayak oh ya yaudah
02:53Saya coba cari
02:54Kayaknya nama pena kan kalau penulisku punya nama pena
02:58Kayaknya branding apa ya yang lucu unik yaudah
03:00Saya iseng-iseng bikin oh kayaknya Presiden deh bagus
03:05Nah di skripsi saya itu saya jelasin
03:07Ada tiga teori yang bisa bikin image kita itu konsisten
03:12Satu kita harus punya branding yang kuat
03:14Saya mau nge-branding saya paling tinggi dong posisinya dalam
03:18Kalau ngomongin isu-isu yaudah
03:20Kepilih Presiden
03:21Terus ada segmentasi
03:23Harus jelas saya ingin bicara sesuai dengan audien saya
03:28Kebetulan karena saya Gen Z
03:29Saya pasang Gen Z sebagai segmentasi
03:32Terus terakhir ada positioning
03:35Bagaimana kita menempatkan
03:37Bagaimana kita membawakan
03:39Akhirnya jadi sesuatu
03:41Kiri saya yang mungkin tadi kita bisa nonton konten-kontennya sampai hari ini
03:45Itu positioning saya
03:46Jadi dari branding, positioning, dan segmentasi tadi
03:51Akhirnya terbentuk Presiden Gen Z
03:53Berawal dari skripsi yang sebenarnya saya kerjakan pada saat saya magang di Kompas TV
04:00Jadi Rian ini mungkin belum ada yang tahu
04:03Rian adalah mantan karyawan Kompas TV waktu itu tahun berapa?
04:072021 ke 2022 sebelum saya konten
04:12Ini mungkin Rian bisa menjelaskan
04:16Ketika di Kompas TV ini
04:18Apakah juga menjadi inspirasi Rian untuk membuat konten?
04:23Pasti
04:23Malam apa yang didapat Rian?
04:25Pertama
04:26Ya mungkin
04:27Saya hari ini gak pernah nyangka juga
04:30Bisa seberani ini ngomong di depan kamera
04:32Jadi saya kerja tuh sebagai editor dulu
04:34Sebagai editor
04:35Kerjain permintaan-permintaan
04:38Ini harus naik tayang dan lain-lain
04:39Nah disitu banyak akhirnya peristiwa, perspektif-perspektif
04:44Media mainstream yang juga membentuk saya
04:47Secara konten, secara pribadi saya juga
04:50Rian sekarang jadi Presiden Gen Z
04:53Dulu mantan karyawan Kompas TV
04:55Sekarang diundang di program Rosi
04:57Tapi gak menyesalkan bukan Bu Rosi yang disini
05:00Aman gak menyesal dong?
05:02Aman ya?
05:03Cuma ya dari branding Presiden Gen Z itu udah aku sebenarnya ilangin
05:07Karena terlalu meresahkan juga
05:10Karena sebenarnya saya gak pernah mendeklarasikan gitu
05:13Bahwa saya Presiden Gen Z
05:14Cuma itu kayak dibawa kemana-mana
05:16Hanya saya iseng pada saat itu ganti username aja
05:19Terus dibawa kemana-mana sekarang
05:21Lebih nge-branding satu gerakan yang aku bangun namanya Distrik Berisik
05:25Distrik Berisik
05:26Rian ini kan sebetulnya waktu jadi Presiden Gen Z
05:29Waktu itu menobatkan diri ya
05:31Melayu beli diri dengan Presiden Gen Z
05:33Rian selalu berpandangan kritis terhadap isu politik, sosial, lingkungan
05:38Apa yang meyakini Rian bahwa
05:42Apa yang Rian pandang
05:43Apa yang kritis
05:45Kritikan Rian
05:47Yang Rian unggah di media sosial itu
05:50Itu Rian yakin benar?
05:52Pertama
05:55Saya hanya bersuara
05:58Berangkat dari keresahan saya
06:01Berangkat dari kecemasan sehari-hari saya
06:04Saya berasal dari keluarga yang sederhana
06:08Ibu saya guru SD
06:11Dan dari situ saya melihat
06:14Fenomena yang terjadi di sekeliling saya
06:16Tidak boleh saya diamkan
06:19Saya selalu percaya bahwa
06:21Mendiamkan kesalahan itu adalah
06:23Sebuah kejahatan
06:24Sampai kemudian
06:26Saya
06:27Memikirkan
06:30Titik balik di mana
06:32Bagaimana saya merubah hidup saya pelan-pelan
06:34Saya gak pernah menyangka
06:36Dari keresahan itu
06:37Dari saya meluapkan
06:39Emosi saya
06:41Kekesalan saya
06:42Bisa merubah hidup saya juga pelan-pelan
06:45Bisa
06:47Mengubah dan memutus
06:51Saya anggap rantai kemiskinan dalam keluarga saya
06:53Karena saya anak pertama
06:54Dan
06:55Ternyata
06:56Dengan
06:57Menyuarakan bukan hanya hak-hak kita
06:59Tapi juga disana ada hak-hak orang lain
07:01Kita bantu
07:02Ternyata
07:04Pelan-pelan juga
07:05Tuhan memudahkan hidup saya
07:07Nah dari situ saya percaya dengan
07:09Apa yang saya perjuangkan
07:10Saya memperjuangkan hak saya juga
07:12Tapi di hak saya juga
07:13Ternyata ada hak orang lain disana
07:15Ketika contoh
07:16Di depan rumah saya di kampung
07:18Ketika saya bersuara
07:19Jalan disini harus dibenarkan
07:21Ternyata
07:22Bukan
07:23Cuma saya yang terbantu
07:25Tetangga di depan rumah saya juga terbantu
07:27Orang-orang yang lewat di jalan poros rumah saya juga terbantu
07:31Jadi dari situ saya selalu percaya bahwa
07:33Ketika saya bersuara
07:35Tentang apa yang saya resahkan
07:36Saya bukan hanya ingin membantu diri saya
07:39Tapi semoga
07:40Ada yang terbantu dari suara itu
07:42Dan
07:43Saya sudah sedikit merasakan
07:45Bagaimana
07:47Apa yang saya suarakan di sosial media itu
07:50Sangat berpengaruh dalam hidup saya
07:51Dan juga orang lain
07:52Rian merasa punya tanggung jawab
07:54Atas hal ini?
07:55Ya
07:59Saya sangat merasa punya tanggung jawab
08:03Karena saya tidak ingin menjadi leluhur
08:06Yang tidak becus
08:07Untuk generasi Indonesia ke depan
08:10Saya hanya ingin
08:11Ketika saya sudah tidak ada
08:13Apa yang mungkin jadi
08:15Perbuatan saya
08:18Lewat konten yang hari ini lebih dari seribu konten yang saya bikin
08:21Bersuara
08:21Saya bantu
08:22Orang-orang yang tidak mendapatkan ketidakadilan
08:25Orang-orang yang
08:26Mengalami pelecehan seksual
08:28Tapi tidak berani mengungkapkan itu
08:30Saya ungkap
08:31Dan resikonya juga besar
08:32Satu yang ingin saya lakukan
08:34Saya tidak ingin
08:36Dicap
08:37Dikenang sebagai orang yang
08:39Diam
08:41Melihat kondisi hari ini
08:42Kalau begitu begini Rian
08:44Apa yang membedakan Rian dengan konten kreator lain
08:46Karena kan juga banyak konten kreator lain yang juga
08:49Kritis
08:49Apa yang saya bikin sebenarnya
08:55Saya anggap bukan hanya konten
08:58Tapi
08:59Saya benar-benar
09:01Berusaha untuk menghadirkan satu
09:04Prinsip di sana bahwa
09:06Dari satu suara itu bisa menghidupkan satu suara yang lainnya
09:10Sebagai contoh
09:12Hari ini
09:13Rian memang
09:15Merasa bahwa
09:17Sangat banyak
09:19Bantuan yang Rian dapatkan dari
09:22Teman-teman yang bantu
09:23Share
09:24Kemudian dari konten-konten Rian
09:26Dari situ
09:26Akhirnya bikin Rian merasa bahwa
09:30Oh ini bukan hanya sekedar konten
09:33Tapi di situ juga ada
09:35Perasaan orang lain
09:36Di situ juga ada
09:37Keresahan
09:39Orang-orang yang mungkin
09:40Sama seperti Rian
09:42Meskipun
09:42Di tengah apa yang mungkin Rian dapetin
09:45Mungkin ya dengan jumlah followers
09:48Yang ada
09:49Ya kayaknya saya bisa shifting tuh
09:51Ngomongin brand aja
09:52Ngomongin keuntungan aja
09:54Flexing aja mungkin
09:55Tapi sekarang gak tahu
09:58Kayak
09:58Gak sanggup aja gitu
10:00Kayak ketika misalnya ngelihat
10:01Masih banyak
10:03Sekolah-sekolah negeri
10:05Di kampung Rian
10:06Di pelosok negeri
10:07Rian udah hampir keliling
10:08Di setiap provinsi
10:09Kayak gak sanggup aja gitu
10:12Kayak terlalu
10:12Mensiarkan
10:14Hal-hal yang misalnya
10:16Sifatnya flexing
10:17Terus
10:17Kemewahan
10:19Dan lain-lain
10:19Kayak
10:20Ya saya lebih
10:21Senang
10:22Ke daerah
10:23Menceritakan
10:24Apa yang
10:25Saya inginkan
10:26Secara jujur
10:27Bukan hanya
10:28Ya menutupi
10:30Hal-hal yang mungkin
10:31Hari ini
10:32Lihat tidak baik
10:34Jadi Rian itu sebenarnya
10:35Memakili siapa
10:35Orang-orang yang
10:37Seluruh orang-orang yang cemas
10:38Atau memang
10:39Gensi saja
10:40Berangkat dari awal tadi
10:43Saya hanya mewakili diri saya
10:45Yang cemas
10:47Yang resah
10:48Dan mungkin
10:49Saya berusaha mewakili
10:51Aspirasi yang hari ini
10:54Mungkin
10:55Saya anggap penting
10:56Untuk disorakan generasi kita hari ini
10:58Rian
10:59Rian sekarang
11:00Berusia 25 tahun
11:02Dan baru saja berulang tahun
11:03Ya
11:03Sebetulnya
11:04Selamat ulang tahun
11:05Siap
11:06Saya ucapkan
11:07Semoga sehat
11:08Panjang umur
11:09Dan
11:09Rian
11:10Apa yang membentuk
11:12Karakter Rian seperti ini
11:14Pertama
11:18Saya dididik
11:19Di lingkungan yang
11:22Saya anggap
11:23Berpendidikan
11:24Karena saya sudah
11:27Mengecek
11:28Sampai leluhur saya
11:29Oh ternyata
11:30Semua pendidik
11:31Di level guru SD
11:33Terus
11:35Dari situ
11:37Tiap hari saya dibentuk
11:38Sama orang tua
11:40Kakek
11:41Dari dulu tuh
11:42Kakek selalu
11:43Bukan melarang sih
11:45Menganjurkan untuk
11:47Nonton berita
11:48Terus
11:48Jadi
11:50Ada satu momen
11:51Dimana
11:52Saya
11:54Tidak lagi suka
11:56Nonton
11:57Sincan
11:58Atau
12:00Indusia
12:01Eh
12:01Ya tayangan-tayangan
12:03Misalnya
12:03Pada hari minggu
12:04Gitu
12:05Nonton berita
12:06Dan dari situ
12:07Saya tertarik
12:10Lebih ke
12:11Jatuh cinta gitu
12:12Dengan satu profesi
12:13Jurnalisme pada saat itu
12:15Saya ingin jadi reporter
12:16Terus ada banyak tayangan-tayangan
12:18Yang menginspirasi Rian
12:20Pengen
12:21Kerja di bidang media
12:22Oh dari situ akhirnya
12:24Punya mimpi untuk
12:25Saya pengen
12:26Ke Jakarta
12:27Pengen langsung datang
12:28Ke studio TV
12:29Disitu
12:29Rian
12:30Punya mimpi
12:33Dan
12:33Jadi
12:34Momen terakhir
12:35Barang kakek saya
12:36Nonton mata Najwa
12:37Sebelum dia meninggal
12:38Dia bilang
12:38Rian
12:39Kau bisa gitu
12:41Masa baiko
12:42Tau ugi
12:43Masa ugi
12:44Karena
12:45Kau orang bugis
12:45Sama seperti Najwa
12:46Dari situ
12:47Karakter saya terbentuk
12:48Untuk
12:49Kayaknya gak penting deh
12:51Asal saya dari mana
12:52Selama saya punya keyakinan
12:53Saya punya mimpi
12:55Dan
12:55Pelan-pelan
12:56Saya berusaha untuk
12:57Mewujudkan itu
12:58Dan
12:59Ya
13:00Ada satu momen
13:02Yang mengubah hidup saya
13:03Pada saat itu
13:04Membuktikan kepada
13:05Kakek saya
13:05Wah
13:06Beneran
13:06Saya bisa sepanggung
13:07Sama Mbak Najwa
13:08Jadi
13:08Karakter yang
13:09Ditanamkan pada saat itu
13:11Adalah
13:11Selalu yakin
13:14Selalu percaya
13:15Dengan apa yang kita
13:16Pegang
13:16Apa yang kita
13:17Ingin lakukan
13:19Tapi harus
13:20Dengan track yang jelas
13:21Harus dengan
13:22Usaha yang
13:24Keras juga
13:25Itu yang
13:26Hari ini
13:27Saya selalu perjuangkan
13:28Dan
13:28Berani
13:29Rian yakin
13:30Saat ini menjadi
13:32Jalan Rian
13:33Dan
13:34Jalan itu adalah
13:35Jalan yang benar
13:36Rian
13:37Selama
13:40Hari ini
13:41Saya selalu
13:42Berusaha
13:43Melakukan yang terbaik
13:44Dan tidak
13:45Merugikan
13:46Orang lain
13:47Ya saya anggap
13:50Itu adalah
13:51Jalan yang benar
13:52Gitu
13:52Oke
13:53Sedara mengapa
13:54Suara anak muda
13:55Begitu penting
13:56Untuk didengar
13:57Kecemasan
13:58Seperti apa
13:58Yang kini sebetulnya
13:59Dirasakan
14:00Selamat menikmati
Komentar