00:00Pak Roy Suryo ingin menjelaskan apa yang nanti akan disampaikan juga di dalam gelar perkara.
00:04Silahkan Pak Roy.
00:06Ya, bismillahirrahmanirrahim.
00:07Ya, jadi Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:10Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:11Ya, jadi saya bersama Dr. Rispon nanti akan menjelaskan strategis.
00:15Intinya, ya, intinya nanti akan saya sampaikan seperti ini, ringkasannya.
00:20Jadi judulnya adalah analisis teknis ya, ijazah dan skripsi 99,9% palsu.
00:26Kenapa saya bisa mengatakan 99,9% palsu?
00:29Itu nanti akan ada historisnya.
00:31Dimana pertama kali ijazah itu muncul fotokopinya, itu pada saat di Fakultas Kehutanan UGM diterangkan oleh Dekan.
00:38Fakultas Kehutanan waktu itu Dr. Sikit Sunarta pada tanggal 24 Oktober tahun 2022.
00:45Ini websitenya, eh bukan, YouTube-nya bisa dilihat.
00:48Kemudian di sini penerangannya.
00:52Nanti di dalam, kalau ada waktu saya putar YouTube-nya.
00:54Ya, makanya ini ada ringkasannya.
00:56Kemudian ada juga, nah ini yang membuat gaduh sebenarnya.
00:59Unggahan dari politisi PSI namanya Dian Sandi.
01:03Ya, pada tanggal 1 April 2025.
01:05Ini sebenarnya yang bikin gaduh.
01:07Karena pertama kali dia upload dan dia tuliskan asli.
01:10Dan ini adalah berwarna.
01:12Kalau Sikit Sunarta tadi, hitam putih, fotokopi.
01:14Kalau ini berwarna.
01:15Jadi inilah yang kemudian membuat bisa dianalisis.
01:18Ada dialisis fotonya, fonnya oleh Dr. Rispon, dan lain sebagainya.
01:20Tapi yang penting, karena berwarna.
01:22Dan ini sifatnya adalah elektronik.
01:24Dian Sandi mengungkap, senang elektronik mengunggahnya.
01:26Maka kita periksa dengan elektronik atau digital forensik.
01:31Caranya adalah dengan menggunakan namanya ELA.
01:34ELA itu error level analysis.
01:35Ini contoh ELA.
01:36Kalau ijasa yang benar.
01:38Maaf, saya contohkan ijasa saya.
01:39Kalau diperiksa ELA, ini masih akan kelihatan ijasa.
01:42Ijasanya ini hasil dari ELA.
01:44Artinya, kalau pun ELA itu full, itu masih akan tetap kelihatan ijasanya.
01:48Lihat.
01:48Teman-teman bisa lihat.
01:49Nih, ini masih ada bekas-bekasnya.
01:52Tulisan-tulisannya masih ada.
01:53Logonya pun juga masih ada.
01:55Nah, saya uji yang berwarna tadi, miliknya Jokowi Dodo.
01:59Ketika diperiksa pakai error level analysis, pakai ELA.
02:02Hasilnya apa?
02:03Rusak.
02:04Jadi ini bukti sudah ada rekayasa.
02:07Logonya tidak kelihatan lagi.
02:09Pas fotonya juga tidak kelihatan lagi.
02:11Dan kalau full, jadinya seperti ini.
02:13Artinya, kesimpulannya yang pertama, hasil dari ELA, error level analysis, ijasanya Jokowi Dodo itu sudah ada rekayasa.
02:20Atau sudah ada editing.
02:22Sekali lagi, kenapa ini digital forensik?
02:23Karena yang diunggah adalah digital.
02:25Jadi, bukan analog.
02:27Kemudian, ada yang namanya face comparison.
02:29Foto di ijasa itu kemudian kita uji.
02:31Saya lagi-lagi, daripada di protes orang lain, saya pakai foto saya.
02:34Foto saya di ijasa tadi, yang pertama tadi, ketika dibandingkan dengan foto saya sekarang, hasilnya adalah match.
02:39Pasti sama.
02:41Ada prosentasenya.
02:42Nanti serah detail, saya jelaskan di dalam.
02:44Tapi, foto Jokowi Dodo, yang ada di ijasa, kemudian yang ada sekarang, adalah not match.
02:52Tidak sama.
02:53Foto di ijasa tidak sama dengan aslinya sekarang.
02:55Menariknya, foto ini ternyata justru mirip dengan orang lain.
02:59Orang lain itu adalah inisialnya DBU.
03:01Jadi, teman-teman pasti, sudah pernah dengar lah siapa.
03:06Saya singkat saja, DBU.
03:07Ini malah match.
03:08Jadi, foto ijasa match dengan orang lain.
03:11Bukan dengan Jokowi Dodo.
03:12Yang menarik kemudian, sekarang, Polri kemarin mengatakan sudah mengidentifikasi tiga sebagai pembanding.
03:19Mana?
03:19Tidak ada, tidak pernah disebut.
03:21Saya gentle.
03:22Tiga ijasanya saya buktikan.
03:23Ini ijasa Jokowi.
03:24Kenapa saya pakai yang fotokopi?
03:26Karena ini yang dipaparkan di bar es krim ini.
03:29Saya tidak pakai punya nyahasandi lagi.
03:31Karena ini yang kemudian dipaparkan oleh bar es krim.
03:34Memang ini fotokopi.
03:35Nah, itu kalau Anda tanya, kenapa fotokopi?
03:37Yang dipaparkan di bar es krim, fotokopi.
03:38Terlipat lagi.
03:39Ini ijasa nomor 1120.
03:42Ijasa nomor 1120, sumber preskon bar es krim tanggal 22.
03:45Saya gunakan tiga pembanding.
03:47Yang pertama adalah ijasa milik, apa?
03:51Sorry, ijasa yang pertama adalah milik Frono Jiwo.
03:53Nomor 1115.
03:54Nah, ini.
03:56Ini adalah diehardnya Jokowi.
03:58Jadi, dia sering menunjukkan sendiri ijazahnya.
04:01Dan dia upload ini.
04:02Sehingga kemudian ini bukti yang pertama.
04:041115 milik Frono Jiwo.
04:07Oke?
04:08Kemudian ada ijasa yang lain.
04:09Yang saya bandingkan.
04:10Ijasa yang kedua.
04:11Nomor 1116.
04:12Urutan ini.
04:13Miliknya Almarhum Harimulyono.
04:15Ijasa Harimulyono adalah 1116.
04:17Ini ijasanya.
04:18Ijasa yang ketiga milik Sri Murti Nengseh.
04:20Itu adalah nomor 1117.
04:23Ijasa Sri Murti Nengseh pun.
04:24Sorry.
04:26Itu saya uji.
04:26Jadi, tiga-tiganya ada.
04:27Jelas.
04:28Saya tidak menutupi.
04:30Yang mau pembanding yang mana.
04:31Seperti kata Pak Rizal Badila tadi.
04:32Ini tiga pembandingnya.
04:33Clear ya?
04:34Nah, hasilnya apa?
04:35Inilah, teman-teman.
04:36Tiga ijasa pembanding.
04:38Ketika kemudian dibandingkan dengan ijasa Jokowi Dodo.
04:42Not match.
04:43Tidak identik.
04:44Tiga ijasa ini identik.
04:45Contohnya ini.
04:46Ada logo.
04:47Ada huruf A.
04:48Ini 1117 dengan 1115.
04:50Frono Jiwo.
04:51Ini milik Sri Murti Nengseh.
04:54Match.
04:54A-nya lihat.
04:55A-nya masuk ke dalam logo.
04:56A-nya masuk ke dalam logo.
04:571120 milik Jokowi Dodo.
04:59A-nya keluar dari logo.
05:01Ini artinya tidak identik.
05:04Z-nya juga.
05:05Z-nya punya Jokowi Dodo itu keluar dari atas jadangan yang lain.
05:10Itu lebih masuk ke dalam.
05:11Jadi ini detailnya ada.
05:12Prosentase aja.
05:13Bahkan ada enam identitas yang ada.
05:17Kemudian skripsi.
05:18Skripsi ini saya peroleh setara resmi dan legal.
05:22Karena kami diterima oleh UGM pada tanggal 15 April di Ruang 109 Fakultas Kota Tanah.
05:27Diserahkan langsung resmi juga oleh Wakil Rektor.
05:30Profesor Mening Widjas Morok.
05:32Jadi ini skripsinya.
05:34Yang menarik dari skripsi ini.
05:35Nanti dokter respon di dalam akan menjelaskan soal font dan lain-lain.
05:38Saya langsung saja ke kesimpulan.
05:40Bahwa di sini.
05:41Di halaman pengesahan.
05:43Ada nama Profesor Dr. Insinyur Ahmad Sumitro.
05:46Ini dibuat tahun 85 bulan November.
05:50Sebetulnya Profesor Ahmad Sumitro itu yang benar adalah.
05:53Nulah November itu masih doktor.
05:55Ini yang benar yang ketikan.
05:56Ini yang bukan.
05:58Ini yang ketika print baru.
06:00Ini kenapa sudah Profesor.
06:03Padahal yang benar dokter.
06:04Profesor Ahmad Sumitro baru mengucapkan pidato guru besarnya pada bulan Maret 86.
06:10Jadi belum Profesor seharusnya.
06:12Tanda tangannya juga sudah dikonfirmasi oleh putrinya Mbak Aida Greenberry.
06:15Putrinya Ahmad Sumitro yang ada di Australia itu tidak benar.
06:18Namanya pun tidak benar.
06:20Pakai Soe Metro.
06:21Nah jadi artinya ini kesimpulannya.
06:23Ini yang paling penting.
06:24Hasil uji Ella.
06:25Error level analysis menghasilkan ijazah Jokowi menunjukkan error pada bagian logo dan pasfoto.
06:31Jadi error.
06:31Hasil face comparison menghasilkan pasfoto di ijazah Jokowi not match.
06:37Fotonya di ijazah itu tidak match dengan foto sekarang.
06:40Dia sekarang.
06:41Hasil face comparison menghasilkan pasfoto di ijazah itu justru match atau cocok dengan foto Dumatno Budi Utomo.
06:48Ijazah pembanding nomor 11.15 milik Frono Jiwo.
06:52Kemudian 11.16 milik Almar Mwari Mulyono.
06:5411.17 milik Sri Murti Nengseh.
06:57Semuanya identik.
06:58Jadi 11.15, 11.16, 11.17 itu identik.
07:01Semuanya.
07:02Tapi lucunya ijazah 11.20 milik Jokowi Doro tidak identik.
07:06Clear ya.
07:06Jadi tidak identik justru dengan tiga ijazah di atas.
07:09Tidak ada yang identik.
07:11Nama Dr. Insinyur Ahmad Sumitro di ucapan terima kasih.
07:14Ini yang benar.
07:14Itu sudah ditulis Profesor.
07:16Di lembar pengesahan.
07:18Padahal tidak boleh.
07:19Dia belum Profesor.
07:20Beliau belum Presesor.
07:21Nah justru padahal baru beliau itu Profesor Maret 86.
07:26Beliau dikukukan jadi Guru Besar.
07:28Ini yang paling penting juga.
07:30Tidak ada lembar pengujian yang sangat penting di skripsi.
07:33Lembar pengujian yang tidak ada.
07:35Saya, Dr. Rismon, Dr. Tifa waktu itu tidak ada.
07:37Dan itu sudah ditanyakan.
07:39Prof. Pening waktu itu sudah bingung.
07:40Lihat.
07:41Tidak ada.
07:41Terus cari yang lain.
07:42Kemudian yang lain malah yang ketemu soal tesis itu.
07:45Jadi milik Jokowi tidak ada.
07:47Kesimpulan dari ini semua.
07:49Skripsi yang cacat tidak akan lulus dan tidak akan ada ijazah asli.
07:54Sekian.
07:55Terima kasih.
07:55Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
07:56Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
07:57Baik.
07:58Silahkan ada pertanyaan.
07:59Apa yang abang sampaikan ini sebelumnya sempat dibawa juga digelar perkara biasa atau pasti khusus itu?
08:03Makanya karena ini tidak pernah dipanggil digelar perkara.
08:06Ini hanya kemarin banyak dikatakan.
08:08Itu jangan hanya digelar.
08:09Makanya supaya tidak hanya diumbar di luar di media.
08:12Terima kasih teman-teman media yang sudah memberitakan.
08:13Kami presentasikan di dalam.
08:15Lebih detail nanti yang ada di dalam.
08:17Oke.
08:18Kalau tiga ijazah tadi memang ijazah yang digunakan baris krim untuk dipembanding?
08:21Itu yang saya tidak tahu.
08:22Makanya baris krim pakai pembanding yang mana?
08:25Ya.
08:25Karena tidak pernah terungkap itu.
08:27Oke gitu ya.
08:27Kita nanti tiga ijazah itu misalnya polisi meminta untuk dihadirkan orangnya.
08:33Sangat setuju.
08:33Silahkan hadirkan.
08:34Frono Jiwa silahkan hadir.
08:36Sri Murti Nengse silahkan hadir.
08:37Tapi Almarum Marimulyono ya.
08:39Jangan.
08:39Kita siarankan saja.
08:41Kita challenge.
08:42Kita tantang polisi untuk menghadirkan Frono Jiwa, Sri Murti Nengse dan orang-orang yang sudah disebut.
08:48Oke ya.
08:48Gitu ya.
08:48Terima kasih.
08:49Ada lagi kalau tidak kami cukup masuk ya.
08:51Cukup.
08:52Terima kasih semuanya ya.
08:53Mari.
08:56Sudah komunikasi.
08:57Nanti ya.
08:58Pokoknya kita lanjutkan lagi.
08:59Yang penting ijazahnya palsu.
09:00Unta itu diceritakan di pramuka.
09:02Diceritakan di mana.
09:03Itu lain soal.
09:04Oke saya tampakan begini.
09:05Penelitian sebelumnya itu kan hanya pada level ada masalah dalam ijazah.
09:09But.
09:10But.
09:10But.
Komentar