00:00Intro
00:00Pakar telematika sekaligus ex-menteri, pemuda, dan olahraga
00:11Roy Suryo selesai menjalani undangan kelarifikasi penyedik Subdit Kamnek Ditreskrimum Polda Metro Jaya
00:16atas kasus tuduhan ijasa palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo
00:21Dengan pendampingan dari kuasa hukum, Roy Suryo selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya
00:26pada Senin 7 Juli 2025 pada siang hari ini
00:30Ditemui di Polda Metro Jaya, Roy Suryo menyebut dirinya diberikan 85 pertanyaan
00:35Kami ini menghormati tugas masing-masing
00:38Jadi artinya kami tetap datang sesuai dengan undangan dan ini adalah undangan yang kedua
00:44Karena undangan pertama kami memang sepakat untuk tidak hadir
00:47Karena undangan itu tidak jelas, tidak ada nama terlapornya, tidak ada lokus, dan tidak ada tempusnya
00:54Jadi tidak ada lokasi dan tidak ada waktunya
00:56Ketika tadi sudah ada nama terlapornya, nah itu ada hak di dalam Undang-Undang Dasar 1945
01:02Khususnya pasal 28, hak asasi manusia
01:04Kalau kita sudah menjadi terlapor, maka kita berhak untuk tidak memberikan keterangan
01:10Karena itu hak dari kita, buat apa kita memberikan keterangan
01:14Kalau ternyata keterangan itu malah nanti akan digunakan untuk menjerat kita dan teman-teman semuanya
01:19Tak hanya Roy Suryaw, Rismon Sianipar hingga Egi Sujana juga menghadiri undangan klarifikasi penyedik di Treskrim Mumpolda Metro Jaya
01:27Rismon mengatakan akan membuktikan kebenaran ilmiah terkait ijazah Jokowi
01:33Kami diajukan, nama kami, saya Pak Roy, Ibu Tipah dan lainnya itu diajukan
01:37Untuk menjadi ahli di gelar perkara khusus di Baris Krim tanggal hari Rabu 9 Juli 2025
01:45Kami ingin mencalans karena kebenaran ilmiah itu kan repeatable
01:50Dapat diulangi, dapat diverifikasi, dapat direkonstruksi
01:54Oleh karena itu, kami ingin bahwa setiap pihak itu membawa ahlinya
01:59Baik Baris Krim, maupun dari pihak Pak Jokowi, maupun dari pihak TPUA
02:04Itu supaya perdebatan atau argumentasi ilmiah itu diberikan kesempatan yang masing-masing sama untuk memverifikasi
02:12Kami ingin juga, kalau bisa, UGM dan Pak Jokowi hadir dalam gelar perkara khusus tersebut di Baris Krim
02:19Sementara itu, Egy Sujana, yang juga salah satu terlapor menilai kasus ini merupakan perkara mudah
02:27Menurutnya, Presiden ke-7 RI Jokowi Dodo hanya perlu menunjukkan ijazah aslinya di persidangan atau saat gelar perkara khusus
02:35Egy bilang, jika hal tersebut dilakukan, perkara akan lebih cepat selesai
02:40Simple soal ijazah, saya pernah bilang di pengadilan
02:44Jika Jokowi menunjukkan ijazah asli, case close
02:48Tutup kasus, saya minta maaf maupun mau
02:51Jangan di framing nih, tiba-tiba Pak Egy minta maaf
02:55Tidak
02:55Kalau Jokowi menunjukkan ijazah asli
02:58Tapi kalau tidak, ya saya kejar terus
03:01Sudah kurang lebih 4 tahun berjalan ini
03:04Allah kasih tanda-tanda
03:06Nasrud minallah fatfatun qorib
03:09InsyaAllah
03:10Kemenangan dekat
03:12Dan pertolongan Allah
03:14Amat sangat dekat
03:16Nah logika terakhirnya dalam konteks ijazah ini
03:20Kalau dia punya, tunjukkan sederhana dong
03:23Tunjukkan saja ini, saya punya
03:26Ngapain dia sewa lawyer
03:29Ngapain dia panggil-panggil polisi
03:32Lapor-lapor ke polisi
03:34Padahal dia tinggal nunjukkan saja
03:36Tidak berbiaya
03:38Sederhana
03:39Kata Rismon
03:42Justru ijazah Ugem itu kebanggaan
03:44Kenapa ditutupi
03:45Penduding ijazah palsu Jokowi
03:48Roy Surya CS
03:49Menolak undangan klarifikasi penyidik
03:51Polda Metro Jaya
03:52Dalam penyelidikan kasus pencemaran nama baik
03:54Dan dugaan penghasutan mengenai ijazah Jokowi
03:57Roy Surya memilih untuk tidak hadir
04:00Di Polda Metro Jaya
04:01Karena menilai undangan klarifikasi
04:03Bersifat tidak wajib
04:04Roy menuturkan
04:06Baru mendapatkan undangan kembali
04:08Setelah tidak hadir pada pemeriksaan
04:10Rabu 2 Juli 2025
04:12Menurutnya
04:13Undangan yang terbaru
04:15Sudah ditulis beberapa nama sebagai terlapor
04:17Hingga saat ini
04:18Kasus pencemaran nama baik
04:20Dengan terlapor
04:21Roy Surya CS
04:22Masih terus bergulir
04:23Yang terbaru
04:24Baris Krim Polri
04:25Bakal melakukan gelar perkara khusus
04:28Dukan kasus itu dengan ijazah palsu
04:30Presiden ketujuh Jokowi Dodo
04:32Gelar perkara akan digelar pada Rabu 9 Juli 2025
04:36Jokowi Dodo
04:41Jokowi Dodo
04:42Jokowi Dodo
04:43Bersama
04:43Jokowi Dodo
Komentar