Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SUMATERA UTARA, KOMPAS.TV - Seorang warga Asahan, Sumatera Utara, bernama Azwar menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) setelah dijanjikan bekerja sebagai penyanyi di Malaysia.

Bukannya mendapat pekerjaan yang dijanjikan, Azwar justru dijual ke sebuah perusahaan scammer di Kamboja.

Dalam kondisi sakit dan ketakutan akan kembali diperjualbelikan, Azwar sempat menghubungi adiknya di Indonesia dan meminta bantuan. Ia memohon agar keluarga membayarkan denda sebesar Rp40 juta serta ongkos pemulangan agar bisa kembali ke tanah air.

Keluarga menyebut Azwar sempat mengeluhkan penyiksaan yang dialaminya selama berada di Kamboja. Setelah mengirim sejumlah uang, keluarga justru menerima kabar duka bahwa Azwar telah meninggal dunia.

#kamboja #tppo #penyanyi

Baca Juga SPMB Jakarta 2025 Jalur Domisili dan Tahap 2 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Ketentuannya di https://www.kompas.tv/pendidikan/602403/spmb-jakarta-2025-jalur-domisili-dan-tahap-2-dibuka-ini-cara-daftar-dan-ketentuannya

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/602415/modus-jadi-penyanyi-warga-asahan-jadi-korban-tppo-di-kamboja-hingga-meninggal
Transkrip
00:00Informasi pertama saudara dijanjikan bekerja sebagai penyanyi di Malaysia
00:04seorang warga Asahan Sumatera Utara malah menjadi korban perdagangan orang di Kamboja.
00:09Korban pun meninggal dunia setelah sempat meminta bantuan keluarga untuk membantu memulangkannya.
00:18Binta tolong, itulah yang disampaikan seorang warga keluarga bunut Asahan Sumatera Utara
00:24kepada adiknya di Indonesia.
00:26Pria bernama Azwar ini memohon agar sang adik bisa membayarkan biaya denda
00:31sebesar 40 juta rupiah dan ongkos supaya bisa pulang.
00:36Azwar yang menjadi korban perdagangan orang takut dijual lagi karena tak bisa bekerja dalam kondisi sakit.
00:43Menurut pihak keluarga, korban awalnya dijanjikan oleh seseorang untuk bekerja sebagai penyanyi di Malaysia
00:48namun justru dijual kesal satu perusahaan skamer di Kamboja.
00:52Korban mengaku mengalami penyiksaan dan meminta bantuan untuk bisa dipulangkan.
00:58Pihak keluarga sempat mengirimkan uang namun kemudian justru mendapat kabar korban telah meninggal dunia.
01:03Kami sempat mengirimkan uang bang, sebesar 15 juta di tanggal 7, setelah 5 menit kami mengirimkan uang
01:15dia lepas konta, gak ada konta lagi, mati handphonenya.
01:19Terus kami di tanggal 13 dapat kabar bahwasannya si Azwar ini meninggal dunia
01:24iya karena dia sempat dia bilang dia tidak tahan bang dengan penyiksaan.
01:28Kalau gak dapat target dia kena seterung.
01:31Si Azwar ini ilegal datang ke Kamboja.
01:35Kalau untuk dipulangkan jenazahnya, pihak keluarga yang menanggung biayanya sebesar 160 juta.
01:42Kini keluarga Azwar berharap, pemerintah Indonesia bisa membantu pembiayaan pemulangan Azwar
01:48agar jenazahnya bisa dimakamkan di kampung halamannya.
01:52Armendo Sinaga, Kompas TV, Asahan, Sumatera Utara
Komentar

Dianjurkan