00:00Saudara Juliana de Souza Pereira Marins, pendaki asal Brasil terjatuh di sekitar Cemara Nunggal atau Cemoro Nunggal saat mendaki Gunung Rinjani.
00:12Posisi Juliana diketahui berada 400 meter dari titik awal jatuhnya korban.
00:18Proses evakuasi Juliana pun jadi sorotan warga net internasional.
00:22Namun sebelum kita ke proses evakuasi Juliana, kita lihat dulu bagaimana kronologi Juliana bisa terjatuh pada 21 Juni dini hari.
00:33Juliana Marins mendaki Gunung Rinjani bersama rekan-rekannya dan seorang pemandu lokal melalui jalur Sembalun.
00:42Ada tiga jalur menuju puncak Rinjani, yakni jalur Torean, jalur Senaru, dan jalur yang paling populer adalah jalur Sembalun di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
00:55Sembalun memiliki ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut dan menuju puncak Rinjani harus melewati tiga pos awal,
01:04yakni pos 1, pos 2, dan pos 3 sebelum tiba di campsite atau tempat berkemah sebelum melakukan summit attack ataupun menuju perjalanan ke puncak Rinjani.
01:18Kalau di campsite pelawangan Sembalun, ini adalah ketinggiannya mencapai 2.600 meter di atas permukaan laut,
01:25sementara puncak Rinjani memiliki ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut.
01:32Artinya ada sekitar 1.100 meter, itu ketinggian vertikal antara campsite pelawangan Sembalun dan juga puncak Rinjani.
01:43Sementara Juliana diduga terjatuh di titik Cemoro Nunggal, yakni adalah hampir di pertengahan antara campsite pelawangan Sembalun menuju puncak Rinjani.
01:57Bisa dihitung sekitar 50% perjalanan menuju puncak Rinjani adalah tiba di Cemoro Nunggal atau Cemara Nunggal.
02:08Itu medan berpasir karena itu adalah titik terakhir vegetasi di Taman Nasional Gunung Rinjani setelah kita meninggalkan campsite pelawangan Sembalun menuju puncak Rinjani
02:20yang didominasi perjalanan dengan medan pasir dan juga batu yang sangat tebal dan sangat sulit untuk dilewati.
02:29Dan saudara dari campsite Juliana dan rekan-rekannya pun langsung melanjutkan perjalanan menuju puncak bersama pendaki lain dan pemandu.
02:39Tidak menginap dulu di campsite pelawangan Sembalun.
02:43Saat tiba di titik Cemoro Nunggal itu, Juliana dilaporkan kelelahan dan diminta oleh pemandunya untuk beristirahat.
02:51Dan pemandu pun melanjutkan perjalanan menemani pendaki-pendaki lain menuju ke puncak.
02:56Juliana yang tak kunjung menyusul rombongan, pemandu pun memutuskan kembali ke lokasi Juliana terakhir beristirahat di sekitar Cemoro Nunggal
03:06ataupun setengah perjalanan menuju puncak Rinjani.
03:09Namun ia tidak ada di sana.
03:11Dari titik tersebutlah pemandu melihat cahaya di bawah jurang yang mengarah ke Danau Segara Anak.
03:17Pemandu pun segera menghubungi otoritas untuk meminta bantuan untuk evakuasi.
03:23Lalu bagaimana proses evakuasinya?
03:25Kita lihat wall data berikutnya.
03:29Nah saudara, pada Sabtu 21 Juni 2025 setelah mendapatkan informasi dari pemandu,
03:35tim Sargabungan langsung menuju ke lokasi membawa alat vertical rescue.
03:40Tim Sargabungan dibagi menjadi tiga kelompok dengan waktu keberangkatan yang berbeda-beda.
03:46Pertama berjumlah lima orang, kedua berjumlah sembilan orang, dan yang ketiga berjumlah lima orang.
03:54Pukul 19.50 malam tim Sargabungan pertama dan kedua tiba di lokasi dan langsung mencari korban.
04:03Tim pun menyisir pinggir jurang untuk memastikan posisi korban secara visual, namun saat itu korban tidak terlihat.
04:11Lalu pada minggu, tanggal 22 Juni 2025 besoknya, Tim Sargabungan keempat tiba di Pelawangan Sembalun
04:21untuk melakukan pencarian yang dimulai pukul 9 waktu Indonesia Tengah.
04:27Namun belum juga berhasil mencapai titik lokasi korban.
04:31Petugas pun mencari korban menggunakan drone, namun tidak bisa maksimal karena terkendala cuaca yang saat itu tengah berkabut.
04:40Pada Senin 23 Juni 2025 besoknya, pukul 7.59 waktu Indonesia Tengah pagi,
04:48alat UAV berhasil menemukan lokasi keberadaan korban.
04:51Koordinat korban 400 meter dari awal jatuhnya korban dengan kondisi jurang yang terjal.
04:59Tim Sar saat itu dibantu 9 orang porter untuk dukungan tali dan alat-alat lainnya.
05:07Besok ya saudara, 24 Juni 2025, helikopter Basarnas pun diturunkan.
05:1319 petugas Tim Sar melanjutkan evakuasi menuju Danau Segara Anak melalui akses alternatif.
05:21Pukul 12 lewat 10 siang, perwakilan Kedubes berhasil meninjau posko Sembalun yang ada di bawah.
05:31Helikopter milik PT Aman saat itu yang diturunkan tidak dapat maksimal dalam proses evakuasi
05:37karena lagi-lagi terhalang kabut tebal yang menyelimuti Gunung Rinjani.
05:42Dan hari ini saudara, evakuasi dilanjutkan menggunakan helikopter dari posko Sembalun
05:47menuju rumah sakit Bayangkara Polda NTB.
05:53Dan saudara, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata menyatakan keprihatinan atas insiden ini.
06:00Menteri Pariwisata memerintahkan seluruh instansi terkait untuk memperketat SOP
06:05serta pengawasan aktivitas pemanduan destinasi ekstrim.
06:10Kejadian ini jadi peringatan akan pentingnya protokol keselamatan yang ketat
06:14terutama destinasi wisata ekstrim, salah satunya Gunung Rinjani.
Komentar