Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
AZERBAIJAN, KOMPAS.TV - Pemerintah Indonesia mulai melakukan evakuasi terhadap Warga Negara Indonesia di Iran secara bertahap.

Saat ini pemerintah menyiapkan gelombang pertama evakuasi terhadap 29 WNI di Iran.

Nantinya, WNI kembali ke tanah air menggunakan tiga maskapai komersial dari Baku, Azerbaijan.

Ke-29 WNI ini berangkat pada Senin (23/06/2025) dan tiba di Jakarta pada Selasa (24/06/2025).

Pemerintah juga terus mengantisipasi perkembangan situasi di Iran untuk evakuasi lanjutan.

Diharapkan seluruh WNI di Iran sudah dapat dipulangkan pada hari Kamis (26/06/2025) pekan ini.

Kondisi terkini evakuasi WNI dari Iran, kita tanyakan kepada Presiden Ikatan Pelajar Indonesia di Iran, Agiel Laksamana Putra. Masih di Baku, Azerbaijan.

Baca Juga Makin Panas! Ikut Campur AS di Konflik IranIsrael Bisa Picu Perang Nuklir Global? di https://www.kompas.tv/internasional/601392/makin-panas-ikut-campur-as-di-konflik-iran-israel-bisa-picu-perang-nuklir-global

#iranvsisrael #wni #evakuasiwni

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/601396/jelang-kepulangan-ke-tanah-air-begini-kondisi-wni-usai-dievakuasi-dari-iran-ke-baku-azerbaijan
Transkrip
00:00Saudara kondisi terkini evakuasi warga negara Indonesia dari Iran, kita tanyakan kepada Presiden Ikatan Pelajar Indonesia di Iran
00:07Sudah ada Agil Laksamana Putra yang saat ini masih berada di Baku, Azerbaijan
00:14Selamat pagi waktu Indonesia Mas Agil
00:18Ya selamat pagi waktu Baku, Azerbaijan
00:23Mas Agil bisa diceritakan, Mas Agil ini kan ada 97 warga negara Indonesia kita yang kemudian sudah dalam perjalanan untuk kembali ke tanah air
00:34Nah Mas Agil dan juga rekan-rekan lainnya, WNI yang lainnya, saat ini kegiatannya seperti apa sebelum Anda dan juga rekan-rekan lainnya dipulangkan atau terbang kembali ke tanah air Mas Agil?
00:46Ya jadi kegiatan kami, kami sambil menunggu di hotel ya, jadi selama dari hari Sabtu kemarin sampai hari ini kami menunggu informasi ke pulangan untuk ke Indonesia
01:04Jadi kegiatannya hanya istirahat saja
01:07Oke, jadi sambil menunggu kemudian beristirahat dan juga bercengkrama, ngobrol, berbincang dengan warga negara Indonesia lainnya
01:17Sudah ada informasi sampai saat ini Mas Agil dari pihak kedutaan begitu
01:23Kapan Mas Agil dan juga rekan-rekan lainnya akan dipulangkan ke tanah air? Sudah ada informasi Mas Agil?
01:30Untuk gelombang selanjutnya, kami masih menunggu informasi lebih lanjut ya
01:36Karena memang kemarin kan tadi malam, itu kan kondisi semakin memanas ya
01:42Apalagi di Qatar ya, ada penyerangan balasan dari Iran ke pangkalan militer di Qatar
01:51Jadi kemungkinan bakal ada perubahan jadwal
01:55Jadi kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari Kemenlu
01:59Bakal ada perubahan jadwal karena memang situasinya juga masih dinamis begitu ya
02:05Masi fluktuatif
02:06Mas Agil, di sana Anda berapa orang yang masih bertahan di sana, belum bisa dipulangkan?
02:14Dan bagaimana juga soal logistik, pendistribusian logistik di sana seperti makan dan juga minum di sana
02:21Termasuk juga soal pemeriksaan kesehatan?
02:23Ya kami sekitar 50 orang masih bertahan di sini
02:29Jadi 50-an orang masih bertahan di sini dan semua fasilitas, baik makanan, tempat tinggal, semuanya disediakan oleh KBRI baku
02:39Jadi semuanya sudah lengkap
02:41Mas Agil, komunikasi seperti apa dengan keluarga di tanah air? Apakah lancar?
02:49Karena kan kalau kita lihat di Iran sendiri ada pembatasan internet di sana
02:53Bagaimana kalau di Baku, Azerbaijan?
02:58Ya Alhamdulillah komunikasi di Baku, Azerbaijan ini dengan keluarga di Indonesia
03:03Kami cukup lancar ya, karena memang juga ada fasilitas wifi juga di tempat tinggal yang sekarang kami tempati
03:10Oke, Mas Agil bisa cerita sedikit bagaimana proses evakuasi Mas Agil bersama dengan teman-teman yang berada di Iran
03:20Sebelum akhirnya dievakuasi ke Baku, Azerbaijan
03:24Kita tahu kan di sana juga situasinya semakin tidak kondusif kala itu
03:30Ya jadi sekitar tanggal 17 kemarin
03:36Kalau tidak salah hari Selasa
03:38Kami mendapatkan informasi kalau dalam waktu dekat akan ada proses evakuasi
03:44Dan besoknya kami juga tanggal 18-nya kami dapat informasi terbaru
03:50Bahwasannya siaga 2 naik ke siaga 1
03:53Yang artinya evakuasi akan segera dilakukan
03:56Tepat di hari itu juga kami mendapatkan informasi tanggal 20 hari Jumat
04:02Itu kami harus berangkat dari Teheran ke perbatasan Iran-Azerbaijan
04:08Seperti itu
04:09Oke, Mas Agil bisa diceritakan dari Anda proses dievakuasi dari Iran
04:15Kemudian melalui ke Azerbaijan, ke Baku
04:18Apakah Anda melewati daerah-daerah yang kemudian daerah konflik
04:23Atau seperti apa situasinya?
04:24Bisa diceritakan lebih rinci
04:26Ya yang pertama ya karena saya sendiri tinggal di kota Kum
04:32Kota yang cenderung relatif aman dari serangan Israel kepada Iran
04:38Jadi memang dari Kum perjalanan dulu ke kota Teheran
04:43Dan kita tahu Teheran ini juga salah satu kota yang eskalasinya juga besar gitu
04:48Penyerangan juga lebih masif
04:50Jadi dari kota Kum ke kota Teheran memang kita melewati tempat-tempat yang kemungkinan besar ada serangan
05:01Namun selama perjalanan alhamdulillah memang tidak ada serangan
05:04Lalu besoknya di hari Jumat pagi kami berangkat dari Teheran ke perbatasan Azerbaijan
05:13Dan memang perjalanan kami untuk evakuasi memang sudah dikaji lebih dulu ya oleh Kemulu dan KBRI Teheran
05:22Waktu apa saja yang terbaik gitu untuk menghindari serangan
05:27Dan memang waktu yang kami pilih yaitu dari pagi hari sampai sore hari perjalanan evakuasi ke perbatasan Azerbaijan
05:35Dan selama perjalanan memang tidak ada serangan apapun
05:39Evakuasi itu berarti menggunakan bus ya selama berapa jam perjalanan?
05:47Ya sekitar 16 jam perjalanan menggunakan 4 bus
05:52Oke jadi melalui 16 jam perjalanan begitu ya
05:57Nah kalau dari warga negara Indonesia kita juga apakah masih ada yang tinggal
06:04Masih bersikuku untuk tetap tinggal di Teheran atau di wilayah Iran
06:08Walaupun memang situasinya mulai tidak kondusif pada saat itu
06:11Ya untuk di Teheran semuanya sudah tidak ada yang masih tinggal ya di Teheran ya
06:17Rata-rata yang masih stay di Iran yaitu di Kota Akum
06:20Karena memang Kota Akum sendiri memang eskalasinya lebih rendah
06:24Penyerangan juga dampaknya juga lebih rendah
06:27Oke terakhir Mas Agil apakah ada warning atau dari peringatan dari pemerintah Iran sendiri
06:34Terhadap warga negara asing yang masih berada di Iran untuk bisa mengevakuasi diri atau seperti apa sejauh ini?
06:43Ya sebenarnya warning dari pemerintah Iran itu sudah ada sejak awal eskalasi ya
06:49Jadi awal kali penyerangan Israel ke Iran itu sudah diinformasikan oleh pemerintah Iran
06:54Bahwasannya untuk warga negara asing dipersilakan untuk keluar mendiri, evakuasi mendiri dari Iran
07:00Dan tidak perlu membawa surat izin
07:04Karena memang sebelumnya untuk keluar masuk Iran itu memang membutuhkan surat izin
07:10Oke dari pengetahuan Anda begitu ya Mas Agil
07:14Apakah kemudian ada warga negara Indonesia, rekan-rekan WNI yang lainnya yang kemudian masih menolak dievakuasi
07:20Atau semuanya sekarang sudah mulai mau untuk dievakuasi walaupun tidak berada di Teheran begitu
07:26Di wilayah-wilayah lainnya sekitar Teheran
07:29Ya dari informasi yang saya dapat di grup setting kami
07:37Jadi memang teman-teman yang masih stay di Iran sampai saat ini juga masih menunggu informasi evakuasi tahap kedua seperti itu
07:46Oke Anda sebagai presiden pelajar, ikatan pelajar di sana begitu
07:52Apakah ada koordinasi dan juga komunikasi dengan sesama pelajar Indonesia yang ada di Iran
07:59Untuk bisa kemudian imbauan kewaspadaan termasuk juga soal mengevakuasi ke Azerbaijan sejauh ini
08:07Ya pasti itu sudah kami lakukan untuk komunikasi via grup
08:15Karena memang komunikasi kan tertutup ya
08:17Terputus di Iran sampai saat ini
08:20Namun untuk komunikasi yang kami lakukan menggunakan aplikasi chatting Iran
08:26Jadi masih terus kami lakukan koordinasi dan komunikasi
08:30Dan mengimbau teman-teman untuk bisa ikut proses evakuasi
08:35Oke boleh tahu Mas Agil, Mas Agil melanjutkan pendidikan di Iran
08:41Itu untuk S2 atau S3 dan bagaimana saat ini situasi di kampus Anda sendiri
08:46Apakah kemudian situasinya pihak kampus sudah ada kebijakan khusus ditutup
08:51Atau tidak ada lagi aktivitas belajar-mengajar di sana
08:54Ya saat ini saya sedang menempuh serata 2 ya S2
09:01Dan kebijakan kampus sendiri sampai saat ini memang dipersilakan untuk teman-teman mahasiswa
09:09Yang untuk pulang evakuasi sementara
09:13Dan untuk proses kegiatan belajar-mengajar karena memang kebetulan bertepatan dengan libur musim panas
09:20Oke jadi memang lagi bertepatan dengan libur musim panas
09:24Nah Mas Agil ini kan kita tidak tahu ya
09:26Konflik ini apakah kita berharap konflik ini secara cepat selesai
09:30Tapi kemudian kalau skemanya ini akan berkepanjangan
09:33Bagaimana dengan kelanjutan pendidikan Anda di sana
09:36Apakah nanti Anda akan melanjutkan kembali ke Iran ketika kondisinya sudah kondusif
09:42Atau kemudian seperti apa nanti rencana ke depannya
09:45Ya besar harapan kami ya eskalasi ini menurun gitu
09:51Jadi kondisi segera meredah dan tidak ada serangan-serangan lagi
09:58Hingga kami bisa kembali ke Iran
10:00Jadi memang harapan terbesar kami untuk kembali melanjutkan pendidikan di Iran
10:04Terakhir singkat saja
10:06Apa yang ingin Anda sampaikan kepada keluarga dan juga pemerintah Indonesia
10:10Terkait dengan warga negara Indonesia termasuk Anda
10:12Yang sampai saat ini juga belum bisa dievakuasi kembali ke tanah air
10:17Silahkan
10:17Oke untuk keluarga di Indonesia yang pertama yaitu untuk tidak terlalu khawatir ya
10:24Karena sekarang kondisi kami juga yang sudah dievakuasi
10:27Sudah jauh lebih aman dan kami menunggu informasi jadwal keberangkatan kami ke Indonesia
10:32Itu yang pertama
10:33Yang kedua untuk pemerintah Indonesia
10:35Harapan kami sih kalau misalkan kondisinya nantinya semakin buruk
10:41Jadi harapan kami ada prosedur khusus gitu
10:45Atau langkah-langkah yang disiapkan oleh pemerintah Indonesia
10:48Untuk kami bisa melanjutkan pendidikan di Indonesia
10:50Atau menyetarakan pendidikan kami di Indonesia seperti itu
10:53Oke terima kasih Presiden Ikatan Pelajar Indonesia di Iran
10:58Mas Agil Laksamana Putra telah bergabung bersama kami
11:01Kita berharap betul proses pemulangan kepada seluruh warga negara Indonesia kita
11:06Yang saat ini berada di Azerbaijan ini sudah bisa dilakukan secara bertahap
11:10Dan juga cepat untuk bisa kembali ke tanah air
11:12Terima kasih Mas Agil
11:14Selamat pagi dan sampaikan salam terhadap warga negara Indonesia lain di Azerbaijan
11:19Terima kasih
Komentar

Dianjurkan