00:00Kompas yang kembali hadir untuk Anda bersama saya, Desi Fiftina.
00:04Dan saudara, kini saatnya kita simak sejumlah informasi menarik dari Biro Kompas TV di Tanah Air dalam segmen Cerita Nusantara.
00:11Sudah bersiap dua tim jurnalis Kompas TV, ada Alfian Rahman dan jurukamera Miss Bahul Munir di Surabaya, Jawa Timur,
00:18dan Denisha Alhafiza, serta jurukamera Dimas Pangestu dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
00:24Kita ke Surabaya terlebih dahulu, saudara. Alfian, ada cerita menarik apa?
00:30Ya, selamat siang, Desi dan juga saudara.
00:33Ada beberapa cerita menarik dalam edisi Cerita Nusantara, Surabaya, Jawa Timur kali ini.
00:38Yang pertama yang terkait keamanan, Desi, di mana Polona Jawa Timur gencar melakukan patroli keamanan rutin
00:44memberantas premanisme berkedok anggota organisasi masyarakat atau ORMAS.
00:50Polisi juga meluncurkan atau membuat aduan melalui nomor 110 yang bisa digunakan untuk masyarakat mengadu jika menemukan khusus serupa.
01:02Berikut pulasan selengkapnya.
01:03Dalam kegiatan patroli keamanan rutin menekan aksi premanisme dengan mengatasnamakan anggota ORMAS,
01:13sebanyak 87 personel polisi diterjunkan ke lokasi dengan sasaran tempat usaha, kerumunan masyarakat, dan sejumlah tempat wisata.
01:23Menurut Kabak Ops Biro Operasi Polda Jawa Timur, AKBP Imade Danu Wardana,
01:29kegiatan ini merupakan lanjutan operasi pekat Semeru yang telah menangani sekitar 1.800 kasus terkait premanisme.
01:38Selama ini kita sudah melaksanakan operasi pekat dan ini lanjutannya daripada operasi pekat Semeru 2025.
01:45Kita melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan khususnya di seputaran kota Surabaya.
01:48Dengan mengantisipasi premanisme-premanisme yang ada, data yang ada di kami selama kegiatan ini
01:55kita sudah mengamankan kurang lebih 1.826 kasus, baik itu TO maupun non-target operasi.
02:04Selain melaksanakan patroli keamanan rutin, Polda Jawa Timur juga membuka pengaduan
02:09untuk memberantas aksi premanisme melalui nomor 110 untuk memudahkan pengaduan dan melakukan penanganan lebih cepat.
02:18Miss Pahul Munir, Kompas TV, Surabaya, Jawa Timur.
02:25Setelah berita terkait keamanan, kita lanjut ke berita kuliner.
02:29Di mana bagi Anda pecinta makanan pentol pedas, mungkin pentol dengan nama pentol gepek dan juga pentol bantal
02:38di Surabaya, Jawa Timur dapat menjadi referensi kuliner Anda.
02:43Sensasi rasa pedasnya ini dapat menggugah kelerah makan.
02:47Berikut peluasan selangkapnya.
02:48Inilah pentol gepek dan pentol bantal yang dijual berdagang jajanan kaki lima di Jalan Raja Wali, Kota Surabaya, Jawa Timur.
03:00Pentol gepek ini terdiri dari tau bakso dan pentol yang dikepek dengan alat seperti wajan yang dipanaskan,
03:07kemudian ditekan hingga tau bakso dan pentol ini menjadi pipih.
03:12Selanjutnya digulung seperti jajanan lumpia, dan terakhir barulah diberi sambal pedas.
03:20Tak hanya itu, ada juga pentol bantal, di mana pentol ini dibuat kotak seperti bentuk bantal.
03:26Kemudian diiris sesuai ukuran dan digoreng.
03:29Setelah matang, pentol gepek dan pentol bantal disajikan dengan memberikan sambal super pedas.
03:37Untuk menambah kenikmatan, sambal pedas ini diberi petis merah khas Madura, sehingga membuat lidah ketahian.
03:45Ini namanya pentol gepek khas Madura, ambur pening.
03:50Kalau bahannya sendiri apa aja?
03:52Bahannya itu semua dari ikan, dari ikan laut, ikan tuna.
03:56Yang dipilih itu ikan tuna, kalau ikan lain itu nggak bisa.
03:59Terus penyajiannya, pentolnya digepek juga?
04:02Untuk penyajiannya, kalau dari ambunten asli itu memang dilipat.
04:07Jadi kan itu digepek, digepek terus dilipat aja.
04:10Tapi kalau kita bawa usera banyak, itu kita bikin bulung, biar menarik pembeli lah.
04:19Sementara pemilih usaha pentol gepek, Sambal Sadis mengaku, usahanya belum genap satu bulan.
04:25Namun pentol gepek dan pantal ini mampu terjual 600 porsi dalam sehari.
04:32Ya soalnya saya belum pernah makan salah sekali ya, ini baru pertama kali.
04:36Apalagi ada sambalnya itu, bikin ketagihan banget.
04:39Sambal petisnya, petis dari mana ya? Dari Madura ya.
04:42Petis Maduranya juara banget.
04:44Pentolnya juga enak, kerasa ikannya tapi nggak angis.
04:47Enak banget.
04:47Harganya urutin banget ya, soalnya harganya 90 ribu ya porsinya.
04:52Isinya bahwa seluruh lima.
04:55Bagi Anda yang ingin menikmati kelesatan pentol gepek dan bantal sambal sadis,
05:00cukup merogoh kocek 10 ribu rupiah per porsi.
05:04Seporsi berisi lima pentol gepek dan bantal.
05:07Jilmi Ardian Tovani, Kompas TV, Surabaya, Jawa Timur.
05:11Sangat menarik untuk dicoba dan itu dia dua ulasan atau informasi
05:18dalam cerita Nusantara edisi Surabaya ke Jawa Timur pada hari ini.
05:22Kembali kepada Anda, Desi Hidustadio.
05:24Selamat menikmati.
Komentar