Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Festival Bakar Tongkang, salah satu tradisi budaya terbesar masyarakat Tionghoa di Riau, kembali digelar pada Kamis, 12 Juni 2025 di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Festival ini merupakan salah satu festival yang masuk dalam daftar 110 Karisma Event Nusantara (KEN) 2025 Kementerian Pariwisata.

Ritual bakar tongkang dilaksanakan setiap tanggal 15,16 dan 17 bulan kelima tahun Imlek. Ritual ini diawali dengan sembahyang tongkang yang dilakukan oleh warga Tionghoa setempat. Setelah itu, barulah dimulai ritual bakar tongkang atau kapal. Tongkang yang dibakar itu merupakan replika kapal asal Cina. Kapal tersebut dihias dengan ornamen warna merah dan kuning, berdiameter sekitar 3 meter panjang dan tinggi 1 meter itu digotong oleh sejumlah laki-laki berbaju seragam warna kuning ke tempat pembakaran, sambil diarak pengunjung dan warga setempat.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #bakartongkang #bakartongkangbagansiapiapi

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Transkrip
00:00Awal mula tradisi bakar tongkang di Bagan Siapi-Api Riau.
00:04Festival Bakar Tongkang, salah satu tradisi budaya terbesar masyarakat Tiongwah di Riau,
00:08kembali digelar pada Kamis, 12 Juni 2025 di Bagan Siapi-Api, Kabupaten Rokan Hilir, Rohil.
00:16Festival ini merupakan salah satu festival yang masuk dalam daftar 110 Karisma Event Nusantara,
00:21KEN, 2025 Kementerian Pariwisata.
00:25Sejarah Ritual Bakar Tongkang
00:26Tradisi bakar tongkang ini bermula dari kisah sejumlah orang bermarga Ang dari daratan Cina yang melaut menggunakan tongkang pada 1880.
00:35Kepergian mereka bertujuan mengadu nasib mencari penghidupan yang lebih layak.
00:40Perjalanan mereka itu mendapat tuntutan dari sang pencipta melalui kunang-kunang sehingga para perantau itu mendarat di Bagan Siapi-Api.
00:47Kisah perjalanan ini juga dipercaya sebagai asal mula nama Bagan Siapi-Api.
00:51Ketua Yayasan Cetyaupo Sekidarma Rudi mengatakan dulu di Bagan Banya Kunang-Kunang.
00:57Dari laut itu para perantau itu melihat kunang-kunang hingga akhirnya sampai di Bagan, katanya.
01:03Setelah menetap di tempat baru, kehidupan para perantau Cina itu membaik sehingga memutuskan tidak akan kembali ke kampung halamannya.
01:10Karena itu, mereka membakar tongkang yang dulu mereka gunakan.
01:13Ritual membakar tongkang menjadi wujud syukur atas karunia rezeki yang diberikan sekaligus menjadi permohonan atas hajat yang sedang diupayakan.
01:22Festival bakar tongkang menjadi salah satu acara yang mendatangkan banyak wisatawan ke Pemka Brohil.
01:26Menurut data, tahun lalu festival ini didatangi sebanyak 50.000 wisatawan dan 1.800 kamar hotel penuh.
01:34Terima kasih.
01:34Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan