Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Manajer Timnas, Sumardji, menegaskan skuad Garuda membidik poin penuh dalam laga krusial melawan Tiongkok di pertandingan lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Menurut Sumardji, seluruh pemain yang mengikuti pemusatan latihan di Bali dalam kondisi bugar dan siap tempur.

Sumardji juga menjelaskan skuad Timnas akan tetap menjalani program latihan selama di Jakarta, namun menu latihan tidak seberat di Bali.

Untuk saat ini, tidak ada pemain yang dicoret dari daftar skuad. Sebanyak 30 pemain masih tetap bertahan hingga laga kontra Tiongkok di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 5 Juni.

Sumardji juga memastikan belum ada rencana untuk memanggil pemain tambahan.

Skuad Garuda siap meraih poin penuh saat menghadapi Tiongkok di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kemenangan akan makin membuka peluang untuk mendapat satu tempat di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia.

Apa saja yang harus disiapkan dan diwaspadai agar skuad Garuda tidak kecolongan dalam laga penting ini?

Kami akan membahasnya bersama Analis Sepak Bola, Anton Sanjoyo dan Budi Nugraha, Ayah Pemain Timnas Beckham Putra.

#timnas #beckhamputra #tiongkok

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/olahraga/597142/usai-tc-di-bali-ayah-beckham-putra-soal-posisi-anaknya-hingga-analisis-kekuatan-tiongkok
Transkrip
00:00Saudara, manajer timnas Indonesia Sumarji menegaskan
00:03skuad Garuda membidik poin penuh dalam laga krusial melawan Tiongkok
00:07di pertandingan lanjutan grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
00:14Menurut Sumarji, seluruh pemain yang mengikuti pemusatan latihan di Bali
00:17dalam kondisi bugar dan siap tempur.
00:20Sumarji juga menjelaskan skuad timnas akan tetap menjalani program latihan
00:24selama di Jakarta, namun menu latihan tidak seberat di Bali.
00:28Untuk saat ini, saudara, tidak ada pemain yang dicoret dari daftar skuad Garuda.
00:32Sebanyak 30 pemain masih tetap bertahan hingga laga kontra Tiongkok
00:38di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 5 Juni mendatang.
00:43Sumarji juga memastikan belum ada rencana untuk memanggil pemain tambahan.
00:50Harus 3 poin, harus poin penuh, makanya doakan 3 poin.
00:54Sementara 30 pemain akan tetap jadi satu.
00:59Kemungkinan, kalaupun ada, sangat kecil.
01:03Akan kami komunikasi kembali sama Coach Patrick.
01:08Apakah ada yang akan dipulangkan atau tidak.
01:11Tetapi komunikasi awal tetap 30.
01:15Untuk kepastiannya kita tunggu nanti.
01:17Skuad Garuda telah menyelesaikan pemusatan latihan di Bali selama hampir sepekan hingga 31 Mei lalu.
01:29Sebelum kembali ke Jakarta, para pemain menyapa penggemar
01:32yang menunggu di area salah satu hotel kawasan wisata Pantai Sanur.
01:37Panitia juga mengenakan udeng atau kepala kas pria Bali
01:40dan disambut gamelan tradisional serta dua penari Bali sebagai tanda perpisahan.
01:47Pelatih Timnas, Patrick Clifford, dan beberapa pemain sempat diajak menari
01:52sebelum kembali ke Jakarta melalui Bandara Internasional Igusti Ngurah Rai di Kabupaten Badung.
01:59Skuad Garuda akan bertemu Tiongkok pada 5 Juni nanti.
02:03Pelatih Timnas, Patrick Clifford, mengaku sudah menganalisis kekuatan lawan.
02:07Clifford memastikan Timnas akan bermain percaya diri
02:10dan mencoba mendominasi jalannya pertandingan.
02:13Clifford bahkan memberi peringatan kepada Tiongkok untuk berhati-hati.
02:17Berhati-hati-hati-hati-hati-hati-hati.
02:47Sementara kapten Timnas, Jay Ijes, percaya diri menghadapi laga melawan Tiongkok.
02:51Menurutnya kehilangan sejumlah pemain kunci bukanlah masalah yang besar,
02:55terutama pergantian penjaga gawang yang kemungkinan akan diisi Emil Audero Mulyadi.
03:17Laga melawan Tiongkok pada 5 Juni sangat krusial karena kemenangan bisa membuat satu tempat di putaran keempat,
03:39sekaligus menjaga asa ke Piala Dunia tahun depan.
03:42Tim Nikutan Kompas TV
03:45Skuad Garuda siap meraih poin penuh saat menghadapi Tiongkok di kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
03:54Kemenangan akan makin membuka peluang untuk mendapat satu tempat di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia.
04:01Lalu apa saja yang disiapkan dan harus diwaspadai oleh Skuad Garuda,
04:05kita perbincangkan dengan analis sepak bola Bung Joy atau Bung Anton Sanjoyo yang telah bergabung bersama kami di Kompas Petang.
04:14Dan saya juga ingin menyapa Pak Budi Nugraha, ayah dari pemain Timnas Bekam Putra,
04:20yang juga telah bergabung bersama kami di Kompas Petang.
04:22Selamat sore semuanya.
04:24Selamat sore.
04:25Selamat sore.
04:26Saya ke Pak Budi dulu.
04:28Pak Budi, setelah pemusatan latihan anak Anda ini, Bekam Putra melaksanakan pemusatan latihan,
04:34ini sudah ada komunikasi dengan putranya?
04:39Sudah, sudah.
04:40Karena dia kan ngantar saya ke Tasrama Haji yang di Indramayu kemarin.
04:49Waktu dia pulang, dia nelfon saya, sudah berangkat belum?
04:53Ini Bekam ke panggil Timnas, suruh gabung ke Bali.
04:58Berarti masih terus berkomunikasi ya dengan putra Anda ya?
05:02Masih terus berkomunikasi.
05:03Apa yang menjadi ambisi dari putra Anda, Bekam Putra, setelah masuk di Timnas ini?
05:10Ya dia, ambisinya dia pengen apa, pengen membuktikan aja dan pengen membawa Timnas lelos ke Pilarunia ya.
05:20Karena kan pemain, semua pemain berbuarannya kan ke panggil Timnas.
05:29Oke, Bekam juga cerita tidak Pak terkait dengan persaingan di posisi sayap kanan di Timnas ini?
05:35Ya, Bekam mencerita memang persaingan sangat-sangat ketat-sangat ketat, tapi objek juga dia sambil belajar lah.
05:49Karena banyak-banyak Pak pemain dari Liga-Liga Eropa ya, dia sambil belajar.
05:54Tapi dia tambah motivasi buat Bekam juga untuk lebih serius lagi, lebih meningkatkan lagi kemampuannya.
06:02Oke, saya ke Bung Jai sekarang.
06:05Silahkan dilanjutkan, Pak.
06:08Saya terpilih ya untuk masuk ke sekuat inti 23 pemain ya.
06:14Oke, persaingannya cukup ketat tadi dan juga sangat optimistis ya begitu ya Pak Budi ya.
06:19Saya ke Bung Jai.
06:20Bung Jai melihatnya seperti apa nih?
06:23Kita bahas dulu deh ini, nyambung dari terhadap yang disampaikan oleh ayah dari Bekam Putra ini.
06:28Anda melihatnya ini karena Bekam Putra ini kan digadang-gadang menggantikan posisi dari Marcelino Ferdinand yang digelandang serang.
06:36Bisa akan seperti itu?
06:39Ya, Bekam ini kan memang salah satu figur yang paling menonjol ketika Persib kemarin back-to-back juara ya.
06:47Jadi memang dia memang layaklah dipanggil karena kemampuannya sudah teruji di kompetisi Liga 1.
06:56Dan memang kalau dibilang persaingan, persaingannya ketat sekali.
06:59Karena Marcelino tidak ada karena ada akumulasi kartu, tapi ada Stefano Lilipali, ada Merdong, ada banyak pemain yang posisinya hampir sama.
07:11Jadi kalau Beckham sendiri sebetulnya utility ya, dia di tengah itu dia bisa main di poros, bisa main di kanan gitu loh.
07:19Bahkan dia menurut saya salah satu pemain yang gerakannya liar, yang sulit dibaca lawan gitu ya.
07:25Jadi menurut saya dia punya kemampuan lah untuk bersaing dengan yang ada sekarang.
07:29Karena memang kan sekarang yang dibawa Patrick kan 30 pemain, mau dibawa 30 juga nggak masalah.
07:37Tapi kan yang masuk DSP itu kan 23. Jadi saya berharap si Beckham bisa bersaing masuk di 23 tim yang di daftar susunan pemain.
07:48Sehingga confidence-nya juga akan naik.
07:50Dan saya rasa itu memang ujian pertama adalah ketika dia dipanggil ke Bali bersaing dengan pemain lain.
07:56Dan memang ada fakan kan di tengah Marcelino nggak bisa main.
08:00Tapi kalaupun nanti Marcelino bisa main, saya yakin dia bisa bersaing juga gitu.
08:03Jadi menurut saya kita harus memberi support lah kepada pemain yang baru dipanggil masuk ke squad Timnas.
08:10Karena yang lainnya kan seperti dibilang oleh Pak Budi tadi, memang yang lain kan kebanyakan bersaing di level Eropa gitu loh.
08:18Tapi Beckham harus membuktikan bahwa dia membawa Persib menjadi juara dan bisa juga bersaing di level nasional untuk masuk di squad Merah Putih.
08:27Oke ini yang nanti akan menjadi penentunya adalah pelatih Timnas Gita yaitu Patty Clevert gitu.
08:34Kalau berbicara soal Patty Clevert ini Bung Joy sudah ada peringatan begitu dari Patty Clevert yang memperingatkan untuk Kiongkok agar hati-hati begitu ada say war begitu.
08:42Apakah ini karena Patty Clevert Anda membacanya terlalu percaya diri atau hanya ya say war saja?
08:48Ya itu bagian dari keseluruhan laga ya karena kan kalau laga udah kualitasnya udah kualifikasi Piala Dunia ini kan kita tidak bisa lagi melihat hanya pada satu titik.
09:01Ada titik dimana dimulailah dalam tanda kutip perang itu.
09:04Jadi saya kira itu bagian dari Clevert kan bagaimanapun pelatih yang berpengalaman kan.
09:09Dia lama di klub, dia beberapa kali juga memegang bendera negara gitu kan.
09:15Jadi dia tahulah say war seperti itu.
09:17Ya itu bagian dari say war tapi juga bagian menurut saya bagian dari untuk menaikkan confidence team.
09:23Karena ketika melawan Cina kan kita kalah.
09:26Sementara sekarang Indonesia akan berhadapan dengan Cina di GBK.
09:31Dan itu waktu yang sangat tepat untuk dalam tanda kutip membalas dendam.
09:35Dan saya kira dengan kepercayaan diri penuh, dukungan penonton yang menggebu-gebu, lalu harapan juga asal jangan menjadi bumerang aja.
09:43Harapannya terlalu tinggi, mainnya nggak lepas.
09:46Nah ini dia nih Bung Joy, jangan sampai jadi bumerang begitu.
09:49Menurut Anda apa yang harus diwaspadai ketika melawan Tiongkok?
09:54Saya kira kalau kita lihat pertandingan-pertandingan Indonesia ketika di GBK.
09:59Menurut saya hampir semuanya tidak memperlihatkan bahwa mereka grogi.
10:03Pertandingan terakhir melawan Bahrain, saya kira Bahrain justru yang grogi ya.
10:09Jadi Indonesia bermain sangat lepas.
10:11Ketika melawan Arab Saudi demikian juga gitu loh.
10:14Cuma memang ada beberapa pertandingan ya, terutama kalau saya lihat pertandingan melawan Australia di Sydney.
10:20Pertandingan melawan Cina di kandang mereka.
10:24Memang tidak berkembang karena ada sedikit, bukan soal teknis juga tapi soal mental ya.
10:30Dan saya lihat ini bisa diperbaiki melawan Arab bisa menang, lawan Bahrain bisa menang.
10:35Jadi sekarang memang tekanannya tinggi sekali.
10:38Karena kalau Indonesia sampai draw, peluang untuk ke posisi 4 memang berat.
10:43Apalagi kalau kalah.
10:44Tapi dugaan saya sih Indonesia akan bermain lepas.
10:48Dan saya kira dengan dukungan yang menggebu Indonesia bisa menang.
10:52Bahkan kemarin-kemarin saya sempat mengatakan kalau bermain biasa saja.
10:55Dengan standarnya Indonesia sekarang bisa menang dengan selisih 2 gol.
11:01Oke ini kita tentu saja berharap Indonesia menang begitu.
11:05Saya ke Pak Budi.
11:06Pak Budi ini ada obrolan tidak dengan putra Anda begitu Bekamp Putra terkait dengan bagaimana kekuatan dari Tiongkok
11:12ataupun selama proses TC kemarin?
11:15Ya sebetulnya Bekamp pernah ngomong juga.
11:20Karena kan dia pengalaman udah pernah main di PSI waktu lawan klub Cina itu ya.
11:24Waktu di ACL 2 itu di Asia.
11:28Ya karakter permainan Cina dia udah tahu juga.
11:32Karena dia kan waktu itu dia cetak gol juga ke gawang klub Cina.
11:37Jadi kan karakter Cina itu cepat-cepat.
11:39Keras juga.
11:40Jadi Bekamp udah tahu dikit-dikit lah untuk permainan Cina.
11:49Ya mudah-mudahan aja lah Indonesia bisa menang.
11:52Amin.
11:53Ini harapan kita bersama ya.
11:55Pak Budi sekarang kan senggang berada di Tanah Suci begitu tengah melaksanakan ibadah haji begitu.
12:02Apa yang menjadi pinta dari Bekamp Putra?
12:06Apakah juga termaksud minta didoakan begitu agar timnas bisa menang?
12:10Betul.
12:12Ya apa kan nanti saya ke arah air abu kita ke Wokup.
12:18Di arah apa kan itu mungkin insya Allah lah.
12:21Itu kan doa-doa biasanya terkabul.
12:23Dia minta doakan Indonesia menang dan lolos kepada dunia.
12:26Dan Bekamp juga mudah-mudahan masuk ke tim yang 2-3.
12:30Dan mudah-mudahan ada menit bermain lah buat Bekamp juga.
12:33Dan mudah-mudahan Bekamp juga bisa berkontribusi ya untuk timnas senior ini.
12:39Karena ini pertama kali Bekamp dipanggil timnas senior.
12:42Baik doa seorang ayah dari Tanah Suci insya Allah akan membawa keberkahan dan juga kemenangan ya untuk Indonesia melawan Tiongkok.
12:50Dan juga saya yakin Bung Jo juga sama nih berharap Tiongkok akan menang.
12:54Indonesia akan menang melawan Tiongkok di GBK 5 Juni mendatang.
12:58Terima kasih Bung Anton Sanjoy analis sepak bola dan juga Pak Budi Nugraha ayah dari pemain timnas Bekamp putar telah bergabung bersama kami di Kompas Petang.
13:06Salam sehat semuanya.
Komentar

Dianjurkan