Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Aksi demo mahasiswa Universitas Cenderawasih menolak tingginya Uang Kuliah Tunggal berujung ricuh (22/05/2025).

Mahasiswa sempat melempar batu dan membakar satu kendaraan milik kepolisian.

Awalnya, penyampaian aspirasi berlangsung kondusif yang dihadiri oleh Wakil Rektor III Universitas Cenderawasih.

Namun, kericuhan terjadi saat mahasiswa hendak menghentikan aktivitas akademik dengan menutup portal gapura menuju area kampus.

Baca Juga Amnesty Minta Gubernur Pramono Tangguhkan Proses Hukum Mahasiswa Pendemo di Balai Kota Jakarta di https://www.kompas.tv/regional/594895/amnesty-minta-gubernur-pramono-tangguhkan-proses-hukum-mahasiswa-pendemo-di-balai-kota-jakarta

#demo #mahasiswademo #jayapura #mahasiswacenderawasih

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/594949/aksi-demo-mahasiswa-uncen-ricuh-satu-kendaraan-polisi-dibakar
Transkrip
00:00Saudara aksi demo mahasiswa Universitas Cenderawasi menolak tingginya uang kuliah tunggal berujung ricuh.
00:07Mahasiswa sempat melempar batu dan membakar satu kendaraan polisi.
00:21Mahasiswa Universitas Cenderawasi demo di depan kampus menolak tingginya uang kuliah tunggal di distrik Abepura, kota Jayapura, Papua.
00:29Awalnya penyampaian aspirasi berjalan kondusif yang dihadiri wakil rektor tiga Universitas Cenderawasi.
00:36Namun kericuhan terjadi saat mahasiswa hendak menghentikan aktivitas akademik dengan menutup portal Gapura ke arah kampus.
00:51Kericuhan semakin tidak terkendali setelah mahasiswa melempari batu ke arah polisi.
00:58Polisi pun berupaya membubarkan aksi dengan menyemprotkan meriam air ke arah mahasiswa.
01:06Akibat kericuhan, empat polisi terluka karena terkena lemparan batu dan satu mobil polisi juga dibakar masa aksi.
01:13Permasalahan tarik-menarik antara petugas dengan pihak kampus dan juga pihak pendemo.
01:24Akhirnya terjadi pelemparan oleh masa kepada aparat kepolisian yang pada situ memasangkan pengamanan.
01:32Pengamanan pun terjadi cuma hanya di gerbang kampus, tidak di dalam kampus.
01:37Dari aksi penyerangan dengan menggunakan batu dan juga beberapa material lain
01:43mengakibatkan dari kami, Pores Gapura Kota, tiga mengalami luka.
01:49Saat ini sudah di dalam penanganan rumah sakit Mayangkara.
01:52Sama satu unit material, satu unit rak yang dibakar oleh masa.
01:57Sampai jumpa.
Komentar

Dianjurkan