00:00Saudara, saat ini saya berada di atas kapal perang Italia, Marseglia dengan nomor lambung F597
00:07dan sekarang saya posisinya ada berada di buritan atau di heli deck.
00:12Nah, saya akan bercerita sedikit, di belakang saya adalah heli dari Angkatal Laut Italia yang bernama SH-90.
00:20Heli ini memiliki kemampuan anti kapal selam.
00:22Jadi kalau dilihat ini, ini ada bentuk seperti cantolan, jadi memang ini tidak dipasang
00:28tapi fungsinya adalah anti-submarine capabilities, jadi mempunyai kemampuan perangan anti kapal selam.
00:34Ditunjang lagi dengan adanya seperti dome, nah dome ini tadi disebutkan oleh perwiranya adalah seperti radar.
00:41Jadi kapal ini seperti memiliki manajemen tempur, jadi bisa kurang lebih seperti menganalisa
00:49apakah ketika dia sedang mengudara, ketika mungkin berada di lautan lepas, apakah ada kemungkinan kapal selam yang ada di dalamnya.
00:56Nah, jadi kapal ini memiliki kemampuan tempur yang sangat canggih dan kami sendiri pun tadi tidak bisa mengambil gambar
01:02atau masuk ke dalamnya, tapi kalau saya bisa jelaskan, jadi di depan ini, ini adalah pilot dan co-pilot
01:09sedangkan yang ada di belakangnya ini, ini adalah tempat atau bangku operator khususnya untuk operasi anti kapal selam.
01:17Jadi tadi digambarkan, diterjemahkan bagaimana si operator tersebut bisa melihat atau mengoperasikan
01:23tidak hanya mungkin kemampuan kamera dari forward looking infrared, tapi juga kemampuan dari radar tersebut.
01:29Nah, bila diketemukan ada kapal selam musuh atau kurang lebih mungkin seperti ancaman,
01:34maka bisa dilakukan langkah taktis yaitu dengan melepaskan torpedo anti kapal selam.
01:40Nah, saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana bentuk atau sekeliling dari kapal ini.
01:44Jadi kapal ini memang mampu memuat dua helikopter, helikopter seperti SH-90.
01:51Yang saya akan menunjukkan kepada Anda, nah ini adalah bentuk samping dari heli SH-90.
01:56Tadi saya sempat bertanya kepada perwiranya, berapa lama helikopter ini bisa terbang?
02:01Kurang lebih bisa terbang sekitar tiga jam, jadi itu saja ini sangat efektif dan sangat ampu.
02:07Ketika mungkin ketika kapal sedang berlayar, entah di laut manapun dan dirasa ada ancaman,
02:13mungkin ada ancaman kapal selam atau ada kemungkinan, maka diterbangkanlah helikopter ini sebagai mata dan telinga
02:19dan radar yang di bawah ini bisa bekerja dan nanti akan ada sistem yang kurang lebih bernama data link
02:25dan ini akan saling bertukar informasi dengan kapal dan komandan kapal bisa bertindak kira-kira apa yang harus dilakukan.
02:31Jadi ini salah satu bentuk dari bagaimana angkatan laut modern mengimplementasikan manajemen tempurnya.
02:38Diharapkan kayaknya angkatan laut bisa mungkin satu tingkat lebih maju, mungkin tidak kalah dengan negara Eropa,
02:45mungkin tidak hanya seperti kemampuan kapabilitas seperti heli dari anti kapal selam, tapi juga kapalnya.
02:52Tadi saya sempat masuk ke dalam kapal, kapal ini kapal sangat canggih, kapal Marseglia.
02:58Ini adalah kapal FRAM, masuk dalam kelas Carlo Bergami ini.
03:02Jadi ini kapal yang dahulu Indonesia inginkan, namun akhirnya kita deal dengan kapal PPA.
03:08Tadi kapal ini sangat canggih dan kapal ini memiliki kemampuan dinamakan GP atau General Proposy,
03:13yaitu memiliki kemampuan anti kapal permukaan dan juga anti serangan udara.
03:17Tentu saja diharapkan Indonesia bisa lebih baik dan ketika ada pengadaan kapal bisa melihat bagaimana kemampuan atau potensi ada dari kapal tersebut.
03:26Apakah kita akan membeli kapal ini ataupun mungkin akan meniru kapal seperti ini, kita akan menunggu bagaimana langkah dari teknik angkatan laut.
03:32Cuma menang-menangkan, Roy Ilman, Kompas TV, Jakarta.
03:34Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar