00:01Saudara Nierhati ingin melayat namun mau justru menjemput 10 guru sekolah dasar Islam Tafis Quran Asyafiyah
00:08menggelang Jawa Tengah saat dalam perjalanan.
00:12Sehari-hari bercengkerama di sekolah dengan hubungan yang dekat layaknya keluarga.
00:17Siapa sangka para guru ini pun kemudian pergi bersama-sama menghadap sang kuasa.
00:22Kesedihan pun dirasakan banyak pihak baik dari keluarga korban, para siswa hingga pihak sekolah
00:27yang kehilangan tenaga-tenaga pendidik terbaiknya.
00:37Suami salah satu guru yang menjadi korban, Aulia Anggi Pratiwi, tak kuasa menahan kesedihannya
00:43setiap kali mengingat sosok sang istri.
00:46Perikahan keduanya yang baru berlangsung kurang lebih dua minggu
00:49menyisahkan kisah manis bagi sang suami, Muhammad Aziz Ramadan.
00:53Menurut Aziz, istrinya tersebut merupakan istri yang soleha dan selalu taat kepada suaminya.
01:01Aziz pun mengenang saat-saat terakhir bertemu Aulia sebelum kecelakaan terjadi.
01:06Itu istri saya, Pak Amir, bilang mau takziah ke, kalau enggak salah, bapak atau ibu dari kepala sekolah.
01:21Terus dari malamnya itu saya mempunyai, biasanya itu saya gampang tidur, Pak, bareng sama istri saya.
01:30Namun waktu itu saya susah sekali tidur, sampai jam tengah, di tengah diniari, sampai jam setengah tiga itu
01:38saya enggak bisa tidur, saya cuma bisa melihat saja istri saya kok.
01:42Kenapa kok cantik sekali, tidurnya kok lelap sekali itu.
01:46Saya coba untuk membangunkan itu enggak bangun-bangun.
01:49Saya merasa istri saya itu terlalu capek.
01:52Kepergian 10 guru untuk selama-lamanya menjadi kisah pilu yang turut dirasakan keluarga besar SDI TAS Syafiah.
02:01Bahkan lima antaranya merupakan penghapal Al-Quran.
02:06Mereka dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam mendidik siswa dengan penuh kasih dan tanggung jawab.
02:14Sementara tiga guru dan seorang pemilik rumah masih dalam perawatan di rumah sakit.
02:19Atas tragedi itu, Saudara, pihak yayasan pun mengumumkan libur sekolah mulai Kamis tanggal 8 Mei 2025 hingga Selasa 13 Mei 2025.
02:36Tak lama usai kecelakaan, satu persatu jenazah yang telah dilaksanakan pemulasaran di RSUD Citro Wadoyo Purworejo
02:44diserah terimakan kepada pihak keluarga.
02:48Iring-iringan mobil jenazah berjalan menuju rumah duka masing-masing yang berada di Magelang.
02:55Sementara, kehilangan hampir setengah dari tenaga pengajar menjadi pukulan bagi pihak sekolah yang memiliki 28 guru secara keseluruhan.
03:06Sampai saat ini kami masih dalam suasana berkabung atau berduka, jadi kami masih fokus untuk memikirkan para guru secara keseluruhan.
03:20Jadi kami nanti sampai kapan, kerasi nanti akan berjalan lagi.
03:25Betul, tapi insya Allah dalam secepatnya.
03:27Karena kami hilangkan hampir separuh guru.
03:31Kalau total ini berapa?
03:33Total semua guru ada 28.
03:35Dan inilah situasi sesaat setelah kejelakaan maut terjadi di Kalijambe Purworejo, Jawa Tengah 7 Mei 2025.
03:49Trek tronton pengangkut pasir menabrak angkutan umum yang mengangkut rombongan guru SD yang hendak bertakziah ke Wonosobo.
03:57Sebelas orang tewas, 10 diantaranya merupakan guru yang berada di dalam angkut.
04:01Pak Iman, pemilik rumah menceritakan.
04:05Sesaat sebelum kejadian, sempat mendengar suara klakson, tanda bahaya yang dibunyikan dari truk.
04:13Hanya berselang beberapa detik, ia sempat melihat mobil tersebut oleng hingga terguling.
04:18Saya itu di rumah itu dengar klakson, tanda bahaya, terus saya sudah dari bawah itu lihat mobil itu langsung oleng, hambruk.
04:32Itu muatannya lari ke rumah saya.
04:36Kalau posisi bapak pas apa itu?
04:39Gimana?
04:39Posisi pas lagi ngapain?
04:40Saya mau lagi meletur lemari.
04:44Kalau saya cuma saat ke sini sampai ini, istri saya itu kepalanya.
04:50Dua kendaraan yang membawa rombongan sekolah termasuk guru berangkat dari Magelang pukul 10 pagi.
04:56Rombongan hendak melayat ke rumah duka orang tua kepala sekolah SDA Syafi'iyah di Wonosobo.
05:01Namun, karena kondisi jalan yang ramai, angkut yang berpenumpang rombongan guru ini terpisah saat dalam perjalanan.
05:09Hingga salah satu mobil tersebut melintas Galijambe, Purworejo.
05:14Dan peristiwa kecelakaan ini bermula saat truk berkelir hijau melintas jalanan menurun.
05:33Truk bermuatan pasir itu berusaha mendahuli mobil angkut yang ada di depannya saudara.
05:38Namun diduga truk kehilangan kendali hingga akhirnya menyenggol angkut.
05:45Kedua kendaraan terguling dan menghantam rumah warga yang berada di pinggir jalan.
05:51Akibat kejadian ini, 11 orang tewas di lokasi kejadian yang terdiri dari 10 guru dan sopir angkut.
05:58Sementara 5 orang lainnya termasuk pemilik rumah dan sopir truk terluka.
06:04Berangkat dengan dua mobil yang berbeda.
06:07Satu menggunakan mobil sekolah, satunya lagi kami carter menggunakan angkut.
06:11Kebetulan yang angkut itu diisi online kunci dulu anstazah kami berjumlah 13 dan satu sopirnya.
06:18Kami sempat berangkat bareng, cuma di tengah jalan kebetulan kami terpisah karena kondisi lalu.
06:23Selain 10 guru yang meninggal dunia dan juga satu sopir angkut yang tewas saudara,
06:37tiga guru lainnya dan pemilik rumah masih menjalani perawatan.
06:42Setelah kejadian, satu korban selamat ini duduk di kursi nomor 2 sebelah pintu masuk
06:48dan dua lainnya duduk di kursi nomor 1 sebelah sopir dan sebelah pintu depan.
06:54Para korban sudah ditangani dan direncanakan akan melakukan operasi.
06:58Doa bersama juga dipanjatkan guru dan wali murid SD Islam Tafiz Quran Asyafi'iyah Mendut Magelang di aula sekolah.
07:11Doa bersama bagi seluruh korban diikuti oleh guru sekolah dasar sekesempatan mungkit
07:16dan pemerintah kebupatan Magelang.
07:19Dari 11 korban meninggal akibat kecelakaan maut, 10 diantara yang merupakan guru di sekolah tersebut.
07:27Untuk sementara ini, aktivitas belajar-mengajar diliburkan sementara waktu dan secepatnya akan kembali dilaksanakan.
07:37Sementara, trauma masih dirasakan oleh Umi Yatun, salah satu korban kecelakaan.
07:42Umi Yatun menerita luka, usaha rumah yang ditempati tertabrak truk bermuatan pasir.
07:50Umi Yatun berharap kondisinya akan segera lebih baik.
07:54Di sisi lain, Umi Yatun mengaku tidak akan menempati rumah yang telah hancur akibat peristiwa tersebut.
08:02Umi masih trauma dan berharap mendapat penggantian rumah yang lokasinya tidak berada di jalan raya Kalijampe.
08:12Umi Yatun berharap tangan, nyok kepala, lalu ini Pak, aku punggung.
08:19Ini punggungnya belum bisa digerakkan, soalnya kemarin katanya pas punggungnya di rongsen, masih baik.
08:31Nah nanti kalau ada dari pihak perusahaan mau bikin air rumah, ya Pak minta yang di sana lah, yang di dalam.
08:38Umi Yatun berhenti, soalnya saya sama, suami masih trauma.
08:43Berdasarkan hasil olah TKP, polisi menyatakan tidak melihat adanya bekas pengereman dari truk pengangkut pasir.
08:56Selain menggelar olah TKP, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi.
09:01Kesilakan bermula saat truk tronton mengangkut pasir.
09:04Melaju dari arah Magelang menuju Perwo, Rejo.
09:08Namun saat di lokasi sodara, truk tiba-tiba hilang kendali dan menabrak angkut di depannya hingga ringsek,
09:15serta menabrak rumah di pinggir jalan.
09:17Sementara korban tewas kecelakaan truk yang menabrak angkut bertambah setelah sempat menjalani perwatan medis,
09:43sopir truk yang terlibat dalam kecelakaan di Perwo, Rejo, Jawa Tengah meninggal dunia.
09:48Korban meninggal setelah derawat selama 24 jam di RSUP Sanjito, Sleman, Yogyakarta.
09:55Jenazah dibawa ke kampung halamannya di Bojonegoro, Jawa Timur untuk dimakamkan.
10:00Total sodara, 12 orang korban meninggal dalam insiden kecelakaan maut yang terjadi di jalan Perwo, Rejo, Magelang.
10:07Maraknya kecelakaan lalu lintas memudah Presiden Prabowo Subianto,
10:15memerintahkan Menteri Perhubungan dan Kapolri untuk memperketat pengecekan kelaikan jalan moda transportasi bertunah sebesar.
10:24Pemerintah juga menyoroti kelalaian jalan moda transportasi umum, kelaikan dari jalan moda transportasi umum, maksud saya sodara.
10:33Pemerintah berduka dan prihatin terhadap kecelakaan yang terjadi di sejumlah wilayah dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.
10:46Saya harapkan kepada jajaran terkait untuk meningkatkan pengecekan kelayakan jalan terhadap moda-moda transportasi kita,
10:53terutama yang bertunah sebesar supaya kita berharap kejadian-kejadian ini tidak terulang.
11:03Proses pengecekan, kir, pajak, kelayakan jalan kepada seluruh pihak terkait.
11:13Bapak Presiden kemarin memberikan petunjuk kepada Menteri Perhubungan dan Bapak Kapolri
11:17untuk semua jajaran melakukan proses identifikasi dan pengecekan lebih intensif lagi.
11:26Peristiwa kecelakaan di Perworejo, Jawa Tengah mengandung pelajaran penting menengah keselamatan transportasi sodara.
11:33Butuh ketegasan dari otoritas terkait untuk memperketat pengecekan kelaikan jalan moda transportasi.
11:38Sementara bagi guru yang menjadi korban tewas, jiwamu memang telah tiada,
11:44namun jasa-jasamu akan kekalabadi untuk menciptakan generasi penerus bangsa ini.
11:50Kematian adalah hal yang tak terhindarkan, tetapi perbuatan baik akan hidup selamanya.
11:55Terima kasih telah menonton!
Komentar