Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SURABAYA, KOMPAS.TV - Perayaan Hari Raya Trisuci Waisak di Wihara Buddhayana Dharmawira Center (BDC) di Jalan Raya Panjang Jiwo, Surabaya, mengusung tema "Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan Mewujudkan Perdamaian Dunia."

Rangkaian perayaan ini diawali dengan ibadah kebaktian Mahayana, dilanjutkan dengan prosesi Yi Fo atau pencurahan air bunga pada rupang Bodhisattva Sidhattha, dan diakhiri dengan pelepasan burung pipit sebagai simbol kebebasan dan cinta kasih.

Romo Pandita Wihara BDC Surabaya, Agung Prajna Mudita, berpesan bahwa Hari Raya Waisak 2560 Tahun 2025 ini menjadi pengingat bahwa umat Buddha tidak hanya menjaga kerukunan antarumat Buddha saja, melainkan juga bersama seluruh umat agama lain untuk mewujudkan perdamaian dunia.

Prosesi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak di Wihara Buddhayana Dharmawira Center dilakukan sejak Minggu hingga Selasa dini hari.

Baca Juga Libur Panjang Waisak, 16 Ribu Pengunjung Masuki Kawasan Ancol di https://www.kompas.tv/regional/592752/libur-panjang-waisak-16-ribu-pengunjung-masuki-kawasan-ancol

#waisak #buddha #harirayawaisak #surabaya

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/592802/wihara-bdc-surabaya-gelar-perayaan-waisak-dengan-prosesi-yi-fo-dan-pelepasan-burung
Transkrip
00:00Ya saudara, kita lanjut ke informasi yang kedua, ini umat Buddha di Surabaya menggelar perayaan atau peringatan Hari Raya Trisuci Waisak di Vihara Budayana Dharma Wira Surabaya.
00:11Perayaan ini diawali dengan kemaksian Mahayana dan diakhiri dengan pelepasan burung pipis sebagai simbol kebebasan dan cinta kasih. Berikut pelaksanaan kemenangnya.
00:20Perayaan Hari Raya Trisuci Waisak di Vihara Budayana Dharma Wira Center atau BDC di Jalan Raya Panjang Jiwo Kota Surabaya ini bertema
00:33Tingkatkan pengendalian diri dan kebijaksanaan mewujudkan perdamaian dunia.
00:39Rangkaian perayaan ini diawali ibadah kebaktian Mahayana, dilanjutkan dengan prosesi Yifu atau pencurahan air bunga pada rupang bodhisata sidikana.
00:50Dan diakhiri dengan pelepasan burung pipis sebagai simbol kebebasan dan cinta kasih.
00:57Romo Pandita Vihara BDC Surabaya Agung Pratna Mudita berpesan, melalui momen Hari Raya Waisak 2560 atau tahun 2025 ini,
01:09umat Buddha tidak hanya menjaga kerukunan dengan sesama umat Buddha, namun juga mewujudkan toleransi dan kerukunan hidup dengan umat agama lain.
01:17Pesannya adalah kita harus saling toleransi, saling berdampingan, saling menghargai kepada sesama manusia,
01:42umat Buddha berharap melalui perayaan Hari Raya Waisak ini bisa dilaksanakan dan berjalan lancar serta bisa mewujudkan perdamaian dunia.
02:03Bagi umat semuanya harapan Bu Waisak tahun ini seperti apa?
02:08Bagi Waisak tahun ini bisa menjadi tahun yang lain lagi, dia bisa membawa kerja bagi kita sendiri.
02:16Maka-maka Waisak sendiri bagi umat Buddha ini apa sih?
02:20Maknanya tentunya yang memperingati tiga hari Tris Uci Waisak atau tiga hari memang guru kami,
02:27yaitu guru-guru kami yang sudah, itu waktu kelahirannya beliau, waktu mencapai peterangan sempurna,
02:33dan waktu mencapai pemerintah yang tentunya memberikan kesan bagi kami sendiri pentingnya hari Tris Uci Waisak.
02:40Rangkaian perayaan Hari Raya Waisak di Wiara Budayana Dharma Wira Center, Kota Surabaya dilakukan sejak minggu kemarin hingga selasa dini hari.
02:52Mahendra Triginanjar, Kompas TV, Surabaya, Jawa Timur
02:55Kompas TV, Surabaya, Jawa Timur
Komentar

Dianjurkan