00:00Saudara, biasanya menikmati liburan ini kan kadang cukup aja nih dengan jajan makanan viral kekinian.
00:05Seperti makanan viral jagung bakar Pak Afif di kawasan kota Tangrang.
00:10Tepatnya saudara di Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah.
00:14Ada rekan menu bulu yang mencicipi jagung bakar viral bukan hanya karena pedas jagungnya,
00:20tapi juga pedas omelan penjualnya kalau jagung bakarnya tidak habis dimakan.
00:26Nah, sebetulnya apa ya? Yuk kita intip seria jalan-jalan makanan viral bersama benu bulu yang kami cuplik dari program Cerita Rasa berikut ini.
00:36Tapi kalau umpamanya minta pedas terus digerok dibuang itu saya ngomel lebih pedas dari sampingnya.
00:46Tuh kan food lover yang punya galak, tapi selalu ramai pembeli jadi penasaran nih.
00:53Food lover, benu lagi di pintu tol Karang Tengah nih.
00:56Katanya di sini ada jagung bakar yang viral banget.
01:00Dan kalau mesen yang pedas, kalau tidak habis katanya ditampul.
01:04Katanya sih, kita cek aja langsung yuk.
01:06Nah, ini dia jagung bakar viral milik Pak Afif yang ada di jalan Parung Jaya, Kota Tenggerang.
01:23Wah, ini dia.
01:27Assalamualaikum.
01:29Assalamualaikum Salah.
01:30Wah, selur, selur.
01:32Pak, kalau mau pesen gimana?
01:34Tulis.
01:35Oh, tulis.
01:36Apa namanya, siapa.
01:38Oh, gitu.
01:38Jagung bakar Pak Afif buka dari jam 4 sore dan jangan kelamaan datangnya ya food lover.
01:47Karena beberapa jam saja sudah ludes.
01:49Tuh, lihat.
01:50Baru buka saja sudah panjang antriannya.
01:52Untuk memesan, kita tinggal tulis nama.
01:55Jumlah jagung yang dipesan, rasa yang dipilih, serta tingkat kepedasannya.
01:59Nah, untuk rasa ada manis, asih, manis asih, pedas sedang dan pedas banget.
02:05Eh, ingat, kalau nggak mau diomainin, harus dihabisin lho.
02:11Asal kuat aja kalau ngomong level.
02:13Oh, gitu.
02:14Mak, ini ngomong-ngomong soal jagung bakar.
02:17Ide awalnya gimana kok?
02:18Alah, judul-judulan jagung bakar yang ada ininya aja.
02:21Gimana ceritanya, Pak?
02:22Ya, awalnya kan tadinya saya orang kerja.
02:24Orang kerja di?
02:25Kerjaan sepi, konstruksi las lah pokoknya.
02:29Kerjaan sepi, tahun 2002 saya coba-coba jualan jagung.
02:36Eh, nyatanya lah, alhamdulillah banyak pelangganan kan.
02:39Mau ninggalin akhirnya sayang.
02:41Sudah disamperin duit masalahnya, Kak.
02:44Ya, ya, ya.
02:45Yaudah lah, aku pesen yang level 5 aja ya.
02:50Ya, kalau level 5 kemakan depan saya,
02:54saya acungin 4 jempol di samping itu.
02:56Sudah nggak usah bayar.
02:57Ah, serius?
02:58Serius, manda aja udah kembar.
03:01Rumah sakit?
03:03Iya.
03:04Aku kalau nggak kemakan nanti nggak apa-apa kan?
03:07Oh, diomelin kalau dibuang.
03:10Ya, urahlah ya, Pak.
03:11Lah mau bajir?
03:12Tidak bisa tahu.
03:13Manis satu ya, Anu Ori.
03:15Oke, mantap.
03:17Mantul sepanjang pun, Pak.
03:18Terima kasih, Mas.
03:18Ini mintanya pedesnya diturutin.
03:33Kalau dimakan,
03:34saya seneng.
03:35Tapi kalau umpamanya minta pedes terus dikerok, dibuang,
03:38itu saya ngomel lebih pedes dari sapinya.
03:40Ya, ya, Pak.
03:41Ini kalau nggak habis?
03:43Oh, diomelin.
03:44Hah?
03:47Lah pedes, Biye.
03:48Aduh.
03:49Aku bajir, dosa tahu.
03:52Oke, food lover.
03:53Penuh pesannya tiga ini.
03:54Manis, pedes sedeng, dan super pedes ini.
03:59Kita cobain ya, Bismillah ya.
04:01Kita cobain yang manis dulu nih.
04:02Ini katanya jagungnya dari Bandung, guys.
04:06Untuk jagungnya, Pak Afif menggunakan jagung jenis avanta
04:35atau jagung madu dari kota Kembang, Bandung.
04:38Mantas saja ya, food lover.
04:40Rasanya kayak ada manis-manisnya gitu.
04:42Loh, kayak iklan.
04:47Ini sebenarnya jagungnya kan udah manis ya.
04:49Tapi kayaknya dikasih ini ya, dikasih bawang putih juga.
04:52Terus ada beberapa bumbu kan ada asin manis.
04:55Ini agak manis, tapi aroma bawang putihnya lumayan tipis.
04:58Agak tipis ya, tapi dapat ini enak banget dan pecah nih, food lover.
05:02That's the taste.
05:03That's it.
05:05Ini katanya manis, tapi kok pedes ya?
05:14Nempel, stopper.
05:15Nempel sama yang pedes nih.
05:21Penggunaan batok lapa untuk membakar membuat jagung tidak bau asap
05:24dan juga tidak membuat abu sisa pembakaran menempel pada jagung
05:28saat diolesi bumbu rasa dan sambalnya.
05:31Tapi saya aku penasaran ya.
05:43Kita cobain ya.
05:45Bismillahirrohmanirrohim.
05:49Cabai semua baunya guys.
05:50Pak Dey, kok pedes banget ini?
06:05Ini levelnya sedang loh, padahal guys.
06:07Oke, solusi makan jagung pedes berlapar.
06:20Jangan langsung dir gini ya.
06:23Diserut.
06:24Si bapak panjang serut.
06:25Pak E, serut aja nih pak.
06:26Kok bisa gini guys?
06:27Iya lima, tapi pak nyikso banget deh.
06:34Karena aku penasaran.
06:36Ampun pak.
06:40Mbak, level berapa?
06:42Tiga mas.
06:45Level tiga makannya slow gitu ya?
06:47Curiga aneh.
06:49Kayaknya level pedesnya udah nggak ketolong itu.
06:50Ya Allah pedes, ya Allah.
06:55Aku tawar, ini solusi makan.
06:56Sebenarnya nggak ada level pedes, nggak ada level lima.
06:58Jadi level yang paling pedes udah cemplungin aja sama si bapak.
07:01Nah ini udah benuk serut ya.
07:02Beli tak tolong diserut sama emasnya.
07:04Karena kalau makan gini,
07:05sak lambe-lambe nih.
07:07Semua ini pedes.
07:08Oke.
07:09Bismillah.
07:10Inilah saja pertemuan kali ini, food lover.
07:24Makan pedesnya kita akhiri.
07:25Karena ini pedes banget guys.
07:27Allah salah, ini aja.
07:32Kalau saya kesana, saya nggak mau pesen yang level lima.
07:35Saya nggak ada levelnya deh.
07:38Kalau tak suka pedes.
07:40Tapi kalau misalnya yang pedes banget gitu,
07:41nggak sih, takut di marahin juga.
07:43Baik-baik diserut aja ya.
07:44Betul.
07:44Kita makan jasut kayak.
07:45Kita makan jasut kayak.
07:45Kita makan jasut kayak.
07:47Luar biasa.
07:48Makin hot ya.
07:49Betul sekali.
Komentar