Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Konflik antara masyarakat dengan PT Toba Pulp Lestari atau PT TPL masih terus berlangsung.

Tudingan kerusakan ekologis menjadi salah satu alasan masyarakat yang diwakili Ephorus HKBP menyerukan penutupan perusahaan.

Seruan penutupan PT Toba Pulp Lestari atau TPL kembali disuarakan pimpinan tertinggi Huria Kristen Batak Protestan atau Ephorus HKBP.

Ada sejumlah alasan yang diungkap Ephorus terkait krisis sosial dan ekologis yang dituding akibat keberadaan perusahaan, salah satunya soal banjir.

Di sisi lain, PT TPL membantah menjadi penyebab bencana ekologis termasuk banjir. PT TPL menyebut sudah menjalankan praktik perusahaan yang baik dengan menanam dan memanen pohon yang menjadi bahan baku pembuatan kertas.

Baca Juga [FULL] Blak-blakan Ephorus Pimpinan HKBP soal Seruan Tutup PT TPL di Tanah Batak di https://www.kompas.tv/regional/591953/full-blak-blakan-ephorus-pimpinan-hkbp-soal-seruan-tutup-pt-tpl-di-tanah-batak

#pttpl #hkbp #tobapulplestari

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/592299/serba-serbi-seruan-tutup-pt-tpl-di-tanah-batak-ephorus-hkbp-singgung-krisis-sosial-ekologis
Transkrip
00:00Saudara konflik antara masyarakat dengan PT Toba Palplestari atau PT TPL masih terus berlangsung
00:06dengan kerusakan ekologis jadi salah satu alasan masyarakat yang diwakili oleh Eforus HKBP
00:11menyerukan penutupan perusahaan.
00:13Kami tinggalkan dengan informasi yang satu ini.
00:15Saya Mada Pelfrina, terima kasih. Sampai jumpa.
00:21Seruan penutupan PT Toba Palplestari atau TPL kembali disuarakan pimpinan tertinggi
00:26Huria Kristen Batak Protestan atau Eforus HKBP.
00:28Ada sejumlah alasan yang diungkap Eforus terkait krisis sosial dan ekologis
00:32yang dituding akibat keberadaan perusahaan.
00:34Salah satunya soal banjir.
00:37Pengalaman empiris kita pun jelas-jelas baru-baru ini belum masih segar diingatan kita
00:42korban banjir di mana-mana dan sebetulnya ini yang perlu kita antisipasi ke depan
00:48karena nanti ini mulai Oktober sampai Januari tahun depan ini akan musim hujan.
00:54Jadi kita mulai sekarang harus betul-betul menjaga.
00:57Jangan sampai bencana yang lebih dahsyat, lebih besar terjadi.
01:03Itu tidak ada keraguan.
01:05Hasil penelitian yang sahih itu bahwa bencana yang silih berganti terjadi di Tano Watak,
01:11Tapanuli Raya ini, itu ada kaitannya dengan kehancuran hutan-hutan kita di sini.
01:17Di sisi lain, PT TPL membantah menjadi penyebab bencana ekologis termasuk banjir.
01:23PT TPL menyebut sudah menjalankan praktik perusahaan yang baik
01:26dengan menanam dan memanen pohon yang menjadi bahan baku pembuatan kertas.
01:29Banjir bandang dimaksud tidak ada relasinya dengan operasional PT TPL dan secara bersama-sama juga
01:38kami menginginkan kita melakukan secara terbuka peninjauan kepada sumber banjir dimaksud begitu.
01:44Selama 23 tahun, kami mau sampaikan, kami mengoperasikan menanam, memanen,
01:51menanam, memanen, sekarang sudah dirotasi ke-6 dan rotasi ke-7.
Komentar

Dianjurkan