Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Thailand merupakan negara agraris, dengan sektor pertanian sebagai pilar utama ekonominya.

Tidak hanya menjadi penghasil utama, Thailand kini juga terus berinovasi di sektor industri pangan.

Hingga memungkinkan produk-produk hasil pertanian Thailand menjangkau konsumen di pasar global.

Thailand, negara agraris yang memiliki peran penting di Asia Tenggara, dengan sektor pertanian sebagai pilar utama perekonomian, negara ini dikenal sebagai salah satu produsen dan eksportir komoditas pertanian terbesar di duniamulai dari padi, sayuran, buah-buahan, hingga rempah-rempah.

Thailand menjadi pusat produksi pangan yang tak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga menembus pasar global.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri pangan Thailand juga mengalami transformasi besar. Dengan menggabungkan inovasi dan riset, para pelaku industri makanan berusaha mengembangkan produk dengan kandungan gizi yang lebih baik dan kemampuan untuk menarik minat konsumen global.

Baca Juga Terpaut Tipis dengan Thailand, Lari Relay Putra Sumbang Emas untuk Indonesia di Sea Games 2023 di https://www.kompas.tv/video/405757/terpaut-tipis-dengan-thailand-lari-relay-putra-sumbang-emas-untuk-indonesia-di-sea-games-2023

#thailand #pangan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/591885/inovasi-thailand-dorong-ekspor-pangan-ke-pasar-global

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Saudara, Thailand merupakan negara agraris dengan sektor pertanian sebagai pilar utama ekonominya.
00:05Tidak hanya menjadi penghasil utama, Thailand kini juga terus berinovasi di sektor industri pangan
00:11hingga memungkinkan produk-produk hasil pertanian Thailand menjangkau konsumen di pasar global.
00:20Thailand negara agraris yang memiliki peran penting di Asia Tenggara.
00:25Dengan sektor pertanian sebagai pilar utama perekonomian, negara ini dikenal sebagai salah satu produsen
00:31dan eksportir komoditas pertanian terbesar di dunia, mulai dari padi, sayuran, buah-buahan, hingga rempah-rempah.
00:39Thailand menjadi pusat produksi pangan yang tak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga menembus pasar global.
00:46Dalam beberapa tahun terakhir, industri pangan Thailand juga mengalami transformasi besar.
00:51Dengan menggabungkan inovasi dan riset, para pelaku industri makanan berusaha mengembangkan produk
00:57dengan kandungan gizi yang lebih baik dan kemampuan untuk menarik minat konsumen global.
01:02Dengan dukungan riset dan teknologi, Thailand berinovasi untuk meningkatkan variasi hingga kualitas produk
01:08untuk bisa dikonsumsi dan diminati pasar luar negeri.
01:13Beberapa perusahaan di Thailand telah sukses menerapkan cara ini,
01:16seperti Nopahada Superfoods yang menjadi pionir dengan produk black garlic kemasan pertama di Thailand,
01:23Sunsweet Public Company yang berhasil memasarkan produk jagung manis kemasan hingga ke Jepang,
01:29dan Chiang Mai Healthy Products yang telah menjalin kerjasama dengan pabrik global,
01:34serta ASEAN untuk produk madu dan olahan dari lebah.
01:37Pengembangan produk dilakukan secara terintegrasi,
01:41melibatkan riset dari kampus-kampus terkemuka terkait bahan-bahan nutrisi dan teknologi pengolahan.
01:47Kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan membuka ruang bagi inovasi yang lebih cepat dan efisien,
01:54untuk memastikan produk yang dihasilkan semakin aman dan siap dipasarkan secara luas.
02:00Adanya kolaborasi ini sukses membuat Thailand mencatatkan rekor dalam eksper bahan pangan.
02:05Di tahun 2024, Thailand telah mencapai rekor nilai ekspor produk pangan sebesar 1,6 triliun baht atau setara 800 triliun rupiah.
02:15Look at the year 2024, this is the year of the last year, Thailand booking ekspor of 1,6 triliun baht to the world.
02:28So it's about 48 billion US dollars of the ekspor from Thailand.
02:35So our country we pride to be the world food producer or kitchen of the world.
02:40Untuk mendukung ekspor produk bertambah, Informal Markets sebagai penyelenggara akan menggelar pameran FI Asia Thailand 2025
02:50dan Vita Foods Asia 2025 pada 17 hingga 19 September 2025 di Queen Sirikit National Convention Center Bangkok.
02:59Food Ingredients Asia atau FI Asia adalah sebuah pameran bahan baku makanan dan minuman terbesar di Asia Tenggara.
03:06Pameran ini bertujuan untuk menjadi platform utama bagi industri makanan di Asia Tenggara
03:12yang mengumpulkan pemasok, distributor, dan bahan baku makanan dan minuman dari seluruh dunia.
03:19Sedangkan Vita Foods Asia adalah pameran perdagangan terkemuka yang fokus pada industri nutrasetikal di Asia.
03:26Ini adalah acara yang menghubungkan industri, memberikan informasi,
03:30dan menginspirasi untuk membentuk masa depan kesehatan gizi global.
03:33Diperkirakan pada pameran September mendatang akan ada 1.300 perusahaan dari 80 negara
03:40yang terus serta dalam acara ini.
04:03Saya ingin menemukan Pembangunan tersebut untuk mendatang keuntungan dari produk dari Indonesia.
04:10Di Indonesia, kami 항상 mempunyai FI Asia Indonesia setiap tahun lain.
04:17Ia adalah sebuah pameran di Indonesia yang mempunyai perusahaan dari Indonesia.
04:21Tapi di sini, di FIASIA Highland,
04:25kebanyakan pelanggan melihatnya sebagai platform internasional.
04:29Jadi saya ingin mengucapkan Indonesia untuk menunjukkan.
04:34Acara ini tentu menjadi kesempatan yang tepat bagi pengusaha industri pangan dan nutrisi,
04:39khususnya di Indonesia untuk mengetahui lebih dalam tentang perkembangan teknologi terbaru
04:44yang dapat mendukung industri.
04:47Dengan berbagai inovasi yang ditampilkan,
04:49pameran ini juga menjadi platform yang bermanfaat
04:52untuk belajar bagaimana memanfaatkan hasil pertanian Indonesia dengan lebih optimal,
04:58sehingga dapat diekspor ke pasar yang lebih luas.
Komentar

Dianjurkan