00:00Informasi selanjutnya kita memperingati hari buruh 2025 yang jatuh hari ini
00:04yakni mengenai nasib buruh yang menjadi korban PHK.
00:08Ratusan buruh korban PHK PT Danbi Internasional berunjuk rasa
00:12di depan kantor pengawasan tenaga kerja Garut, Jawa Barat.
00:16Tak muluk-muluk, mereka meminta perusahaan untuk segera melunasi hak
00:20seperti gaji dan tujangan yang tak kunjung cair.
00:23Pemenuhan hak karyawan korban PHK itulah salah satu yang menjadi tuntutan
00:31kalau ratusan buruh turun ke jalan pada 1 Mei
00:34untuk peringatan hari buruh internasional atau May Day 2025.
00:42Di Garut, Jawa Barat, korban PHK PT Danbi Internasional
00:46berunjuk rasa di depan kantor pengawasan tenaga kerja Garut, Jawa Barat.
00:53Sebagian bahkan telah berhari-hari pertahan mendirikan tenda di halaman pabrik.
01:00Menjaga aset agar tak dijual sepihak sebelum hak karyawan terpenuhi.
01:08Salah satu korban PHK, Yeyen, mengaku perusahaan hingga kini
01:11belum memberikan gaji dan tujangan.
01:14Hanya BPJS ketenaga kerjaan yang bisa dicairkan.
01:18Setelah dinyatakan pilot, aktivitas di PT Danbi Internasional memang berhenti.
01:41Imbasnya lebih dari 2.000 karyawan di PHK.
01:48Pihak karyawan dan serikat pekerja pun berharap pemerintah
01:51menindak perusahaan yang melanggar hak karyawan korban PHK.
01:56Kita sebagai buruh menuntut perintahnya hak-hak karyawan
02:03karyawan-karyawan sudah terpenuhi.
02:05Seperti THR, pesangon, dan hak upahnya.
02:10Upahnya kemarin yang belum terbayarkan.
02:14Kita berharap perusahaan-perusahaan yang nakal
02:18harus ditindak sama intensitas yang terkait yang ada di Kepadaan Garut itu.
02:23Harapan buruh yang begitu besar memang kini menggelayut di pundak pemerintah.
02:29Apalagi saat berpidato di kawasan Monas, Kamis pagi,
02:32Presiden Prabowo Subianto menjanjikan
02:34membentuk Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja
02:37atau Satgas PHK
02:39agar tidak ada PHK semena-mena.
02:43Prabowo menyebut pemerintah juga akan memperbaiki regulasi
02:45yang tidak berpihak kepada buruh.
02:48Tim Liputan, Kumpas TV
02:50Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar