00:00Baik saudara, kita lanjut ke sorotan berikutnya.
00:03Tepung sagu merupakan hasil pertanian di provisario yang ternyata banyak bisa dijadikan sebuah pengolahan.
00:11Gimana salah satunya makanan sempolet khas provisario.
00:15Sempolet kali ini berbeda dari sempolet pada umumnya saudara.
00:17Gimana sempolet ini bisa bertahan selama 6 bulan lamanya.
00:22Berikut laporan untuk Anda.
00:23Ini dia bahan-bahan yang harus disiapkan untuk membuat sempolet instan yang tahannya cukup lama.
00:32Di antaranya tepung sagu sebagai bahan utama, kemudian ada ikan teri atau udang yang sebelum disangrai dan tentunya ada bumbu khusus.
00:40Sempolet merupakan makanan khas Melayu Riau dengan bahan dasar tepung sagu.
00:46Makanan ini biasanya ditemukan di rumah makan Melayu.
00:48Seperti di Kabupaten Sia, Pengkalis, Meranti, dan Indragiri Hiliat.
00:54Sempolet memiliki tekstur seperti bubur dan dipadukan dengan sayur kangkung atau sayur pakis.
01:00Makanan sempolet disuguhkan dalam kondisi hangat.
01:03Makanan yang tidak tahan lama ini diubah oleh warga Kabupaten Kampar Riau menjadi makanan yang bisa dibawa kemana saja dan bisa bertahan cukup lama.
01:12Proses pembuatannya diawali dengan pengolahan sambal sempolet.
01:15Untuk bahan sambal, ada beberapa yang harus disiapkan seperti bawang merah, bawang putih, dan penyedap rasa.
01:23Bahan-bahan kemudian diblender hingga rata.
01:26Selanjutnya, bahan yang sudah halus dimasak hingga mengeluarkan aroma yang sedap.
01:31Setelah sambal sempolet sudah matang, bahan lainnya seperti tepung sagu, bawang goreng, penyedap rasa, dikemas ke dalam plastik.
01:50Semua bahan ditimbang agar kombinasi tepung hingga sambal sempolet sesuai takaran.
01:55Ana selaku perajin sempolet menyebut, ide pertama kali membuat sempolet instan berawal dari dirinya yang suka dengan makanan sempolet.
02:03Namun, makanan sempolet yang ia makan tidak bisa dibawa dari satu kota ke kota yang lain.
02:08Dari keresahan itu, muncullah ide Ana untuk membuat sempolet instan yang bisa dibawa kemana saja dan dinikmati kapan saja.
02:17Menurut Ana, sempolet instan miliknya merupakan inovasi yang pertama di Provinsi Riau.
02:22Buriau, dimana salah satu orang katin dasar Buriau ini adalah yaitu sempolet AS instan.
02:30Nah, ada pun ide dari saya membuat sempolet ini adalah awalnya dari hobi dan kesukaan saya memakan sempolet.
02:37Dimana waktu itu saya pergi belan-belan, membeli sempolet, kemudian cocok rasa di lidah, kemudian setelah itu setelah saya coba beberapa kali,
02:47dan kemudian timbulah ide untuk membuat sempolet AS ini dalam bentuk instan.
02:52Jadi, orang-orang bisa membawanya untuk sebagai oleh-oleh dan buah tangan dari Riau.
02:59Nah, kalau untuk di Riau, sempolet instan ini setahu saya itu perdana saya membuatnya.
03:07Nah, di Provinsi Riau dan khususnya Pekan Baru ya.
03:11Nah, kenapa? Karena selama ini saya lihat sempolet ini orang hanya menyajikan di tempat makan-tempat makan khusus Riau, khusus misalnya memakan bungkalis,
03:21di situ ada misagu, ada sempolet dan macam-macam dalam lahan sagu juga.
03:25Dan untuk yang instan ini, hanya saya perdana saya membuatnya.
03:30Untuk pemasarannya, kami tentunya secara online dan offline ya.
03:34Kalau online, ya kita juga masukin ke TikTok, kita masukin ke Shopee, kemudian kita ke WhatsApp dan Facebook.
03:40Dan kemudian kalau untuk offline, kita titipkan ke Gerai Ode-Ode, kemudian kita titipkan ke supermarket-supermarket.
03:48Dan pasarnya sudah sampai ke Provinsi Riau sih, seperti Dumai, Duri, kemudian Pekan Baru itu sendiri.
03:56Sempolet instan miliknya sudah dipesan dari beberapa daerah di Provinsi Riau, seperti Kota Dumai, Duri, dan Bengkalis.
04:03Untuk satu kemasan sempolet dengan berat 130 gram, harganya cukup terjangkau dengan range harga 15 hingga 20 ribu rupiah.
04:11Terima kasih telah menonton!
Komentar