00:00Ya, Pak Trias tentunya juga apa yang ditorehkan Anda dalam buku tentunya juga tercempin ketika Paus Franciscus September tahun lalu juga datang ke Indonesia.
00:11Kita melihat bagaimana seorang Paus mengkait umat katolik, baik itu umat katolik maupun warga Jakarta pada umumnya, kemudian berkunjung ke Masjid Istiqlal seperti itu.
00:22Anda melihat kunjungan Paus tahun lalu ke Indonesia, seberapa besar sosok seorang Paus Franciscus berdampak untuk masyarakat Indonesia, Pak Trias?
00:35Saya rasa ini kunjungan yang sangat bersejarah, karena kalau masyarakat Indonesia tidak hanya umat katolik, tapi masyarakat Indonesia secara umum, itu kan sudah begitu kita saksikan bagaimana sangat mengaguminya.
00:50Dan ini penungguan 35 tahun, jadi setelah Paus Yohannes Paus II kemudian Paus Franciscus menunggu 35 tahun, akhirnya Paus datang ke Indonesia, berkunjung ke Indonesia.
01:01Kita melihat ini menjadi sangat bersejarah dan menyampaikan, Paus itu seperti yang ketika saya pertama kali bertemu ketika menyampaikan ke Indonesia pada 2023,
01:10itu sangat mengagumi Pancasila, sangat mengagumi binika Tunggah Rika, sangat mengagumi persatuan Indonesia, sangat mengagumi keragaman Indonesia dalam banyak hal, entah itu suku, entah agama, dan lain sebagainya.
01:23Maka ketika waktu itu saya menyampaikan undangan untuk Paus, supaya undangan menghidupkan lagi undangan supaya Paus berkunjung ke Indonesia,
01:32itu Paus dengan menyatakan akan datang, sangat senang datang ke Indonesia.
01:36Saya rasa ini sangat penting bagi masyarakat Indonesia.
01:40Indonesia bagi Paus menjadi sebagai contoh negara yang bisa mempersatukan hal yang berbeda, menjadi satu, entah suku, agama, dan sebagainya.
01:50Karena itu menjadi sangat penting bagi Indonesia, kunjungan itu.
01:54Baik, dan yang menarik juga Pak Atrias ketika Paus Franciscus tahun lalu datang ke Indonesia, ini juga Paus Franciscus bilang sangat menghargai Pancasila.
02:03Tentunya yang kita anut selama ini gitu ya, dengan keberagaman dan segala macam seperti itu.
02:10Nah, apakah ini juga sesuai juga dengan apa yang Paus Franciscus yakini selama ini yang terkait dengan nilai-nilai kemanusiaan,
02:18dan juga keadilan sosial yang bisa tercermin dalam Pancasila di Indonesia seperti itu?
02:23Saya rasa benar bahwa Paus tadi saya sampaikan bahwa Paus sangat mengagumi Pancasila dan BDK Tunggal Ika.
02:30Itu yang disampaikan langsung kepada saya ketika saya bertemu.
02:34Dan kemarin setelah pulang dari Indonesia pun beberapa kali bahkan sampai sebulan,
02:38itu masih mengenang perjalanannya ke Indonesia.
02:41Masih mengagumi persatuan Indonesia.
02:43Ya, kita akui di sana-sini masih ada persoalan-persoalan tentang kerukunan, tentang ketoleransi dan sebagainya.
02:50Kita akui ada.
02:52Dan Paus juga mengetahui hal itu, tentu.
02:54Tapi dengan mengatakan bahwa sangat mengagumi Pancasila, sangat mengagumi BDK Tunggal itu artinya apa?
03:00Artinya modal itu yang kita miliki diharapkan Paus untuk terus diperlihara.
03:06Terperlihara, diperawat dan sebagainya.
03:08Karena itu adalah modal yang sangat penting bagi persatuan Indonesia.
03:13Jadi kalau Paus sangat mengagumi dan memuji adalah sebaik dorongan pada kita,
03:18semangat bagi kita untuk terus merawat, untuk terus merawat itu dan memelihara itu persatuan-kesatuan itu.
03:28Tadi saya sampaikan, di sana-sini memang harus kita akui ada kekurangan,
03:33ada bentukkan kecil-kecil, ada ketidakrukunan.
03:36Tapi secara umum kita lihat masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang sangat rukul, sangat ramah.
03:41Kita lihat ketika Paus datang ke Indonesia, bagaimana masyarakat umum tidak hanya umat Katolik saja,
03:48tidak umat Kristen saja yang berusaha untuk mendekati beliau,
03:53untuk menyapa beliau, untuk menyentuh beliau,
03:56dan beliau juga menanggapi dengan penuh kasih, dengan sukacita.
04:00Saya rasa itu adalah tugas kita dari bangsa Indonesia untuk terus melihara,
04:05untuk memujudkan apa yang Paus sampaikan itu tadi,
04:09kami sampaikan keaguman pada Pancasila, dan kita harus melihara.
04:12Dan Paus mengatakan bahwa ini adalah modal yang paling penting bagi bangsa Indonesia.
04:18Pancasila dan Bini Katu Kalika.
Komentar