Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Publik dikejutkan dengan pengakuan sejumlah mantan pemain sirkus dari Oriental Circus Indonesia (OCI).

Mereka mengadu ke Kementerian Hukum dan HAM tentang adanya peristiwa yang mereka alami saat disiksa dan dieksploitasi selama bekerja menjadi pemain sirkus.

Ida salah satunya. Ia mengaku dibawa orang tuanya ikut sirkus OCI saat berusia lima tahun. Ida menceritakan dirinya disiksa dan dipukul jika salah dalam berlatih.

Menanggapi tuduhan itu, Founder Oriental Circus Indonesia, Tony Sumampau, membantah adanya penyiksaan kepada para pemain sirkus.

Kementerian HAM rencananya akan memanggil pihak Taman Safari dan OCI pekan depan. Data ini diharapkan memudahkan Kementerian HAM untuk mencari solusi terbaik.

Baca Juga OCI Akui Disiplin Keras pada Pemain Sirkus, tapi Bukan Penyiksaan: kalau Luka, Tidak Bisa Atraksi di https://www.kompas.tv/nasional/587660/oci-akui-disiplin-keras-pada-pemain-sirkus-tapi-bukan-penyiksaan-kalau-luka-tidak-bisa-atraksi

#sirkus #penyiksaan #oci #pemainsirkus #kemenham

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/587681/geger-dugaan-penyiksaan-eks-pemain-sirkus-oci-founder-membantah-kemenham-bertindak
Transkrip
00:01Publik dikejutkan dengan pengakuan sejumlah mantan pemain sirkus dari Oriental Sirkus Indonesia atau OC.
00:07Mereka mengadu ke Kementerian HAM tentang adanya peristiwa yang mereka alami saat disiksa dan dieksploitasi selama bekerja menjadi pemain sirkus.
00:15Ida salah satunya, dia mengaku dibawa orang tuanya ikut sirkus OC saat berusia 5 tahun.
00:21Ida menceritakan dirinya disiksa dan dipukul jika salah dalam perlatih.
00:25Jadi di pertengahan pelatihan itu memang seringkali suka ada pelakon kasar gitu.
00:33Jadi semenang-menang mereka aja mau tindak kekerasan gitu ya.
00:38Ya seperti dipukulin gitu, dipukulin kalau ada salah apa sedikit dipukul gitu.
00:46Menanggapi tuduhan itu, founder Oriental Sirkus Indonesia OC, Tony Sumampal membantah adanya penyiksaan kepada para pemain sirkus yang terjadi.
00:54Tony menjelaskan tidak ada penyiksaan yang dilakukan seperti menyetrum pemain sirkus saat latihan.
01:00Tidak, bukan stroke ya, kejutan.
01:03Kalau mungkin yang laki-laki pernah dulu mobilnya motornya pakai busi.
01:11Kalau kita nggak bisa hidup di start-start dari situ di spa, pasti kita buka terus coba ada apinya kan nih?
01:18Cekrek-cekrek keluar api gitu ya.
01:20Terus tusuk lagi, terus jalan.
01:22Itu.
01:22Itu namanya DC itu.
01:27Ya, DC seperti itu.
01:29Jadi sebenarnya kalau itu memang benar, kalau memang itu tuduhan itu dinanya digunakan pada orang, orangnya sudah nggak ada.
01:35Nggak ada, kalau strum ya.
01:36Kalau strum.
01:37Nah kalau pakai hot wire dan alatnya di sirkus kan nggak punya ya.
01:41Sementara bara Mardi Kusno menegaskan, Taman Safari berbeda dengan OCI atau Oriental Sirkus Indonesia.
01:49Baik dari sisi manajemen maupun lini bisnis.
01:52Taman Safari juga menduga, sengaja dijadikan target oleh mantan pemain sirkus dari OCI.
01:57Tanya kami itu beda, beda kegiatan dengan OCI.
02:03Kalau OCI itu khusus untuk sirkus.
02:05Dan Taman Safari itu untuk konservasi maupun edukasi software.
02:09Kenapa mereka mengincarnya TSI?
02:11Karena melihat ya, semakin kita awareness bahwa TSI adalah suatu organisasi usaha yang mungkin ini merupakan target bagi mereka.
02:23Jadi kami sih hanya menjalankan, hanya mengikuti peraturan pemerintah.
02:30Dan selama ini kami juga menjunjung tinggi kegiatan atau tidak akan melakukan pelanggaran atas HAM.
02:40Dan itu sudah kami lakukan selama bertahun-tahun.
02:44Kementerian HAM, rencananya akan memanggil pihak Taman Safari dan OCI pekan depan.
02:48Data ini diharapkan memudahkan Kementerian HAM untuk mencari solusi terbaik.
02:53Pastikan ya, supaya kami bisa mencari penyelesaian, kami bisa menyelesaikan.
03:02Supaya kami bisa mencari jalan keluar terbaik.
03:05Maka kami juga harus mendengarkan pihak lain.
03:07Yang kemarin dituduh dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab.
03:13Jadi akinda kami selanjutnya adalah untuk mendengarkan dari pihak Oriental Sirkus Indonesia atau Taman Safari Indonesia itu yang kemarin disebut-sebut oleh ibu-ibu yang datang ke Kementerian Asasi Manusia.
03:28Mantan pemain sirkus OCI mengaku persoalan ini sempat diselesaikan Komnas HAM di tahun 97.
03:34Namun OCI tidak melasarkan kewajibannya untuk memenuhi hak-hak korban.
03:39Tim Liputan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan