00:01Publik dikejutkan dengan pengakuan sejumlah mantan pemain sirkus dari Oriental Sirkus Indonesia atau OC.
00:07Mereka mengadu ke Kementerian HAM tentang adanya peristiwa yang mereka alami saat disiksa dan dieksploitasi selama bekerja menjadi pemain sirkus.
00:15Ida salah satunya, dia mengaku dibawa orang tuanya ikut sirkus OC saat berusia 5 tahun.
00:21Ida menceritakan dirinya disiksa dan dipukul jika salah dalam perlatih.
00:25Jadi di pertengahan pelatihan itu memang seringkali suka ada pelakon kasar gitu.
00:33Jadi semenang-menang mereka aja mau tindak kekerasan gitu ya.
00:38Ya seperti dipukulin gitu, dipukulin kalau ada salah apa sedikit dipukul gitu.
00:46Menanggapi tuduhan itu, founder Oriental Sirkus Indonesia OC, Tony Sumampal membantah adanya penyiksaan kepada para pemain sirkus yang terjadi.
00:54Tony menjelaskan tidak ada penyiksaan yang dilakukan seperti menyetrum pemain sirkus saat latihan.
01:00Tidak, bukan stroke ya, kejutan.
01:03Kalau mungkin yang laki-laki pernah dulu mobilnya motornya pakai busi.
01:11Kalau kita nggak bisa hidup di start-start dari situ di spa, pasti kita buka terus coba ada apinya kan nih?
01:18Cekrek-cekrek keluar api gitu ya.
01:20Terus tusuk lagi, terus jalan.
01:22Itu.
01:22Itu namanya DC itu.
01:27Ya, DC seperti itu.
01:29Jadi sebenarnya kalau itu memang benar, kalau memang itu tuduhan itu dinanya digunakan pada orang, orangnya sudah nggak ada.
01:35Nggak ada, kalau strum ya.
01:36Kalau strum.
01:37Nah kalau pakai hot wire dan alatnya di sirkus kan nggak punya ya.
01:41Sementara bara Mardi Kusno menegaskan, Taman Safari berbeda dengan OCI atau Oriental Sirkus Indonesia.
01:49Baik dari sisi manajemen maupun lini bisnis.
01:52Taman Safari juga menduga, sengaja dijadikan target oleh mantan pemain sirkus dari OCI.
01:57Tanya kami itu beda, beda kegiatan dengan OCI.
02:03Kalau OCI itu khusus untuk sirkus.
02:05Dan Taman Safari itu untuk konservasi maupun edukasi software.
02:09Kenapa mereka mengincarnya TSI?
02:11Karena melihat ya, semakin kita awareness bahwa TSI adalah suatu organisasi usaha yang mungkin ini merupakan target bagi mereka.
02:23Jadi kami sih hanya menjalankan, hanya mengikuti peraturan pemerintah.
02:30Dan selama ini kami juga menjunjung tinggi kegiatan atau tidak akan melakukan pelanggaran atas HAM.
02:40Dan itu sudah kami lakukan selama bertahun-tahun.
02:44Kementerian HAM, rencananya akan memanggil pihak Taman Safari dan OCI pekan depan.
02:48Data ini diharapkan memudahkan Kementerian HAM untuk mencari solusi terbaik.
02:53Pastikan ya, supaya kami bisa mencari penyelesaian, kami bisa menyelesaikan.
03:02Supaya kami bisa mencari jalan keluar terbaik.
03:05Maka kami juga harus mendengarkan pihak lain.
03:07Yang kemarin dituduh dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab.
03:13Jadi akinda kami selanjutnya adalah untuk mendengarkan dari pihak Oriental Sirkus Indonesia atau Taman Safari Indonesia itu yang kemarin disebut-sebut oleh ibu-ibu yang datang ke Kementerian Asasi Manusia.
03:28Mantan pemain sirkus OCI mengaku persoalan ini sempat diselesaikan Komnas HAM di tahun 97.
03:34Namun OCI tidak melasarkan kewajibannya untuk memenuhi hak-hak korban.
03:39Tim Liputan, Kompas TV
Komentar