00:00Nilai tukar rupiah yang naik turun cenderung melemah terhadap dolar Amerika Serikat,
00:05membuat harga kedelai impor melambung tinggi.
00:07Pengusaha tempe dan tahu mengelukkan tingginya harga kedelai impor.
00:14Muhammad Rizky Ramdhani yang merupakan seorang produsen tahu di Dian Pasar,
00:18Bali memutuskan tetap memproduksi tahu meskipun harga kedelai impor terus naik.
00:23Masyarakat Indonesia mengkonsumsi tahu dan tempe sebagai salah satu makanan pokok,
00:27padahal Indonesia bergantung pada impor kedelai.
00:30Untuk menekan biaya produksi tahu, Muhammad Rizky Ramdhani mencampur kedelai impor dengan kedelai lokal.
00:36Meskipun kualitas kedelai lokal jauh dibawa kualitas kedelai impor dan mempengaruhi kualitas tahu yang diproduksi,
00:41namun strategi ini tetap diambil agar bisnis tetap berjalan.
00:46Tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat jadi penyebab naiknya harga kedelai impor yang jadi bahan baku produksi tahu.
00:52Harga kedelai sekarang per kilonya itu Rp9.500 yang merek sip.
00:58Yang dulu sih Rp7.500 sekarang naik ke Rp9.500 per kilonya.
01:05Ya karena kita memakai kedelai impor, jadinya salah satu penyebabnya kenaikan dolar sih.
01:11Kan USA biar tetap jalan dalam keadaan naik kedelainya nih, kita terkadang kalau harga kedelainya melonjak naik,
01:23kita mencampurkan antara kedelai lokal dan kedelai impor, kita campurkan jadi satu penekan biaya ya, untuk menekan biayanya.
01:34Berdasarkan Jakarta Interbank Sport Dollar Rate atau Gisdor Bank Indonesia,
01:40sejak awal pekan ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus tertekan.
01:44Tercatat pada 14 April, rupiah berada di level 16.773 dan terus bergerak melemah pada 15 April di angka 16.815.
01:54Rabu, 16 April, rupiah di perdagangan ditutup melemah di level 16.845.
02:00Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terjadi akibat perang dagang Trump langsung berdampak pada sektor real.
02:08Komang Suar Bawa, Kompas TV dan Pasar Bali
Komentar