Informasi penemuan tiga anak diduga korban ekspolitasi di kolong jembatan Pasar Pagi Asemka, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat sempat menyedot perhatian publik. Bagaimana tidak, merujuk pada pengakuan si sulung RR (10), dia dan dua adiknya RM (9), dan N (5) disuruh untuk mengemis dan berbuat kriminal di jalan.
Bahkan, bocah itu mengaku dicekoki minuman keras dan mabuk dengan cara menghirup lem. Setelah pihak keluarga menjemput mereka di GOR Cengkareng, Rabu (11/11/2020) kemarin, informasi kekerasan terhadap mereka ternyata tidak benar.
Koordinator Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Sudinsos, Jakarta Barat, Amirullah mengatakan, pihaknya sempat melakukan wawancara terhadap ketiga bocah tersebut. Kepada petugas, ketiganya mengungkapkan jika mereka kerap disuruh mengamen hingga mencuri.
Tiga Anak Diduga Korban Ekspoitasi Digunduli, Polisi: Itu Tidak Benar
Link Terkait :
https://www.suara.com/news/2020/11/12/135731/3-anak-terlantar-di-tambora-berdusta-ortu-janji-tak-lagi-suruh-mengemis
https://www.suara.com/news/2020/11/11/205404/eksploitasi-jalanan-3-anak-di-tambora-digebuki-jika-gagal-curi-mainan
https://jakarta.suara.com/read/2020/11/11/211351/badan-disundut-dan-kepala-digunduli-3-bocah-disiksa-pemuda-bertato-bintang
#eksploitasi #anakjalanan
Video Editor : Suciati
=====================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Komentar