Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Bongkar Cara Kerja LIMS, Sistem Sadap Resmi Negara yang Disalahgunakan Targetkan Presiden Prabowo

Link terkait:
https://www.suara.com/news/2026/11/06/213500/bukan-pegasus-mengenal-lims-teknologi-penegak-hukum-yang-dipakai-menyadap-prabowo

Skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara ternyata tidak menggunakan spyware Pegasus, melainkan sistem LIMS. Lawful Interception Management System (LIMS) sendiri merupakan teknologi resmi milik penegak hukum yang terhubung langsung dengan operator telekomunikasi untuk menyalin data komunikasi.

Penyalahgunaan kewenangan terindikasi saat nomor telepon sasaran dimasukkan secara manual ke server tanpa adanya verifikasi formal, Laporan Polisi, maupun izin persidangan. Temuan ini memperlihatkan rapuhnya kontrol akses serta pengawasan internal pada infrastruktur penyadapan negara. Bahkan pada Oktober 2026, sempat teridentifikasi perintah penghapusan file log untuk menutupi rekam jejak aktivitas pengintaian tanpa izin tersebut.

Simak ulasan selengkapnya mengenai cara kerja teknologi LIMS yang disalahgunakan dalam video berikut.

#BongkarCaraKerjaAlatSadap #PenyalahgunaanSistemSadapNegara

Creative/Video Editor: Aqilah/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Bongkar cara kerja LIMS, sistem sadap resmi negara yang disalahgunakan targetkan Presiden Prabowo.
00:06Pengusutan skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto mengungkap fakta baru terkait teknologi yang digunakan.
00:14Berbeda dari spekulasi publik, pertasan ini bukan menggunakan perangkat lunak spyware Pegasus,
00:20melainkan memanfaatkan sistem resmi penegak hukum bernama Lawful Interception Management System atau LIMS.
00:27Pakar keamanan cyber menjelaskan bahwa LIMS merupakan platform yang menyambungkan kebutuhan interogasi penegak hukum langsung ke jaringan operator telekomunikasi.
00:38Perangkat yang seharusnya dipakai untuk pembuktian perkara pidana sah ini justru disalahgunakan oknum pejabat Baris Krimpolri.
00:46Deretan nomor telepon milik pejabat hingga Presiden Prabowo Subianto dimasukkan secara manual ke server LIMS
00:53tanpa dokumen verifikasi, leporan polisi, maupun surat perintah resmi.
00:58Rapuhnya kontrol akses internal membuat alat sadap negara ini rentan dimanipulasi.
01:03Terlebih, pada Oktober 2026 teridentifikasi adanya instruksi penghapusan berkas hasil penyadapan
01:10guna menghilangkan jejak aktivitas ilegal tersebut.
01:14Kapolri pun telah membentuk tim khusus untuk membongkar tuntas jajaran pengguna akhir hasil intersepsi terlarang ini.
01:22Terima kasih sudah menonton!
01:30Terima kasih.

Dianjurkan