00:00Dari permukaan Mars, matahari tampak hanya sebesar koin kecil yang menggantung di langit merah.
00:05Bukan matahari yang menyusut, tapi jarak yang menipu mata kita.
00:09Rover Perseverance milik NASA memotretnya dari kawah Jezero, dan fotonya membuat banyak orang terkejut.
00:15Matahari yang kita kenal sebagai bola api raksasa mendadak terlihat kecil dan jauh.
00:19Dan jarak yang sama ini juga menjelaskan kenapa Mars terasa begitu dingin dan redup, padahal matahari tidak berubah sama sekali.
00:26Diameternya tetap 1,39 juta kilometer.
00:31Foto pertama matahari dari Mars membuat para ilmuwan di pusat kendali NASA saling berpandangan.
00:36Bola terang itu tampak terlalu kecil untuk bintang yang menguasai seluruh tata surya.
00:40Di bumi, matahari menutupi langit dengan piringan sebesar 32 menit busur.
00:45Dari Mars, piringan itu menyusut menjadi 21 menit busur, hanya 2 per 3 ukuran biasanya.
00:51Selisih 11 menit busur itu terdengar kecil, tapi dampaknya terasa di seluruh planet.
00:57Cahaya yang sampai ke Mars hanya 43% dari cahaya yang diterima bumi.
01:03Mata kita sebenarnya tidak mengukur ukuran benda, mata kita hanya mengukur sudut.
01:07Pegang koin di ujung lenganmu, lalu mundurlah.
01:10Koin itu tampak mengecil padahal ukurannya tetap sama.
01:13Mars mengorbit pada jarak 227,9 juta kilometer, jauh melampaui bumi.
01:18Selisih jarak itu hampir 80 juta kilometer, dan setiap kilometer tambahan membuat matahari tampak semakin kecil.
01:26Bahkan cahaya matahari butuh 12,5 menit untuk sampai ke Mars, 4 menit lebih lama daripada ke bumi.
01:33Para astronom mengukur jarak di tata surya dengan satuan astronomi, yaitu jarak bumi ke matahari.
01:38Bumi berada pada jarak 1 satuan astronomi, sedangkan Mars berada pada jarak 1,52 satuan astronomi.
01:44Artinya cahaya matahari menempuh jarak setengah kali lebih jauh sebelum menyentuh tanah Mars.
01:50Energi cahaya menyebar seperti riak di kolam, semakin jauh jaraknya, semakin tipis energinya.
01:55Itulah kenapa siang hari di Mars terasa redup, seperti sore hari di bumi.
02:00Debu halus di langit Mars membuat matahari terbenamnya berwarna biru, kebalikan dari senja jingga di bumi.
02:06Debu adalah pemeran utama kedua dalam cerita ini.
02:09Langit Mars dipenuhi debu halus berwarna karat yang menyaring cahaya matahari.
02:13Debu itu menyebarkan warna merah ke segala arah, sehingga siang di Mars tampak oranya.
02:18Saat matahari terbenam, debu membiarkan cahaya biru lolos, dan langit di sekitarnya berubah menjadi biru pucat.
02:25Rover Curiosity merekam pemandangan ini pada tahun 2015, dan rekaman itu ditonton jutaan orang di bumi.
02:31Matahari kecil, langit merah, dan senja biru.
02:34Tiga hal yang sulit dibayangkan muncul bersamaan.
02:37Di balik semua keanehan itu, matahari tetap menjadi sumber cahaya dan panas utama bagi semua misi di Mars.
02:44Jadi matahari tidak pernah mengecil, yang berubah hanyalah tempat kita berdiri.
02:48Dari bumi, ia tampak besar dan perkasa.
02:51Dari Mars, ia tampak kecil dan jauh, padahal bintangnya sama.
02:54Apa yang kita lihat ternyata sangat bergantung pada posisi kita berdiri.
02:59Para astronot di Mars akan menyaksikan matahari kecil ini setiap pagi, di bawah langit merah yang dingin.
03:04Mereka membutuhkan panel surya yang lebih besar, karena cahaya yang datang hanya 43% dari yang kita nikmati di bumi.
03:12Dan setiap kali menatap matahari kecil itu, mereka sadar betapa jauhnya rumah mereka.
03:17Bumi dari Mars pun tampak hanya sebagai titik kecil yang bersinar, sama seperti Mars terlihat dari bumi.
03:23Satu pelajaran sederhana dari langit, jarak bisa mengubah segalanya tanpa mengubah apapun.
03:28Matahari yang sama, tapi dari Mars, ia bercerita dengan cara berbeda.
03:32Kalau kamu suka cerita seperti ini, subscribe supaya kita menjelajah langit bersama lagi.
03:37Terima kasih sudah menonton sampai detik terakhir.
03:40Tulis di kolom komentar, kalau kamu bisa berdiri di Mars suatu hari, pemandangan apa yang paling ingin kamu lihat.
03:46Kalau video ini bermanfaat, tekan like dan bagikan ke teman yang suka menatap langit.
03:52Sampai jumpa di penjelajahan berikutnya.