Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 18 jam yang lalu
Pluto ditemukan pada 1930 dan menjadi planet kesembilan selama 76 tahun, lalu pada 2006 statusnya berubah menjadi planet katai. Video ini mengisahkan perjalanan Clyde Tombaugh yang menemukan Pluto di Observatorium Lowell, ramalan Percival Lowell tentang Planet X, dan keputusan Persatuan Astronomi Internasional di Praha yang menetapkan tiga syarat planet. Kamu juga akan melihat bagaimana wahana New Horizons mengungkap wajah Pluto pada 2015, dari dataran es nitrogen Sputnik Planitia sampai bentuk hati raksasa Tombaugh Regio. Cocok untuk kamu yang suka astronomi, sejarah sains, dan kisah penemuan yang mengubah cara manusia memandang tata surya. Tonton sampai akhir dan tulis pendapatmu di kolom komentar, apakah Pluto pantas kembali disebut planet? Video ini juga membahas Sabuk Kuiper, bulan Charon yang ditemukan pada 1978, serta lima bulan yang menemani Pluto di kegelapan. Semua fakta disajikan dengan bahasa yang ringan dan mudah diikuti, tanpa rumus yang rumit, supaya siapa pun bisa menikmati kisah langit ini. Jangan lupa bagikan video ini ke teman yang suka menatap langit malam dan subscribe untuk penjelajahan berikutnya.
Transkrip
00:00Sembilan planet berbaris rapi di poster tata surya yang menempel di dinding kelasmu.
00:04Poster itu dicetak ulang jutaan kali, dan Pluto selalu ada di ujungnya, kecil dan dingin.
00:09Tapi pada Agustus 2006, ratusan astronom di Praha menghapus nama Pluto dari daftar planet untuk selamanya.
00:17Keputusan itu bukan lelucon dan bukan kesalahan ketik.
00:20Di baliknya ada pencarian 24 tahun, dan seorang pemuda yang matanya nyaris tidak pernah lepas dari pelat foto.
00:26Dan yang paling mengejutkan, Pluto ditemukan karena satu titik kecil bergerak di antara bintang yang diam.
00:33Cerita ini bermula dari dua planet raksasa yang menolak patuh pada perhitungan.
00:37Uranus dan Neptunus bergerak menyimpang dari jalurnya, seolah ada sesuatu yang menarik mereka dari kegelapan.
00:43Percival Lowell dari Observatorium Lowell yakin ada planet kesembilan yang bersembunyi jauh di luar Neptunus.
00:50Ia menyebutnya planet X dan menghabiskan tahun-tahun terakhir hidupnya untuk mencarinya.
00:54Lowell meninggal pada 1916 tanpa pernah menemukan planet yang ia yakini ada.
01:0113 tahun kemudian, Observatorium itu mempekerjakan Clyde Tombow, pemuda Kansas, untuk melanjutkan perburuan yang tertunda.
01:09Tombow tidak punya gelar universitas, tapi kesabarannya mengubah peta tata surya.
01:14Tombow memotret langit yang sama dua kali, lalu membandingkan kedua foto itu dengan blink comparator.
01:19Alat itu mempertontonkan dua plat foto bergantian, sehingga benda yang bergerak tampak berkedip.
01:25Pada 18 Februari 1930, sebuah titik kecil bergerak di antara bintang-bintang di Rasi Gemini.
01:33Pengumuman resmi keluar pada 13 Maret 1930, tepat pada hari ulang tahun Percival Lowell.
01:39Nama itu datang dari Venetia Berni, anak 11 tahun di Oxford, yang mengusulkan nama Pluto dari mitologi Romawi.
01:46Pluto membutuhkan 248 tahun untuk sekali mengelilingi matahari.
01:51Jaraknya hampir 6 miliar kilometer dari matahari, begitu jauh, sehingga cahaya matahari butuh lebih dari 5 jam untuk sampai.
01:58Ukuran Pluto ternyata lebih kecil dari bulan, dengan diameter sekitar 2377 kilometer.
02:05Orbitnya aneh dan lonjong.
02:07Kadang Pluto bahkan berada lebih dekat ke matahari daripada Neptunus.
02:11Pada 1978, James Christie menemukan Charon, bulan terbesar Pluto.
02:17Tapi Pluto tidak sendirian di wilayahnya, dan kenyataan itulah yang akhirnya mengguncang statusnya.
02:22Pada awal 1990-an, teleskop yang lebih kuat menemukan benda es lain di luar Neptunus.
02:29Lalu pada 2005, Mike Brown menemukan Eris, benda sebesar Pluto dengan masa lebih besar.
02:35Persatuan Astronomi Internasional menetapkan tiga syarat planet, mengorbit matahari, berbentuk hampir bulat, dan membersihkan orbitnya.
02:43Pluto memenuhi dua syarat pertama, tapi gagal pada syarat ketiga, karena ia berbagi orbit dengan benda es lain.
02:49Pada 24 Agustus 2006, Pluto resmi menjadi planet Katai, bersama Ceres, Eris, Haumea, dan Makemake.
02:56Keputusan itu membuat jutaan orang kecewa.
02:58Tapi sembilan tahun kemudian, sebuah wahana membuktikan planet Katai ini lebih menakjubkan dari dugaan siapapun.
03:05Wahana New Horizons diluncurkan pada Januari 2006, beberapa bulan sebelum Pluto kehilangan status planetnya.
03:12Ia menempuh perjalanan hampir 10 tahun.
03:15Lalu pada 14 Juli 2015, ia melintas dekat Pluto.
03:18Di permukaannya terbentang dataran es nitrogen Sputnik Planetia, halus seperti danau beku raksasa.
03:25Di sebelahnya menjulang pegunungan es, dan di tengahnya tampak bentuk hati raksasa yang kini disebut Tombaugh Regio.
03:31Pluto yang dingin dan jauh ternyata masih aktif secara geologi, dengan es yang mengalir perlahan seperti gletser di bumi.
03:38Suatu malam nanti, saat kamu menatap langit tanpa menemukan Pluto,
03:42ingatlah titik kecil itu pernah membuat seluruh dunia berdebat selama 76 tahun.
03:47Terima kasih sudah menonton sampai akhir dan menemani perjalanan sejauh hampir 6 miliar kilometer ini.
03:53Kalau kisah ini membuatmu penasaran, bagikan tayangan ini ke teman yang suka menatap langit malam.
03:59Tulis di kolom komentar.
04:01Menurutmu apakah Pluto pantas kembali disebut planet?
04:04Atau planet katai nama yang lebih jujur untuknya?
04:07Subscribe supaya kita bisa bertemu lagi di penjelajahan berikutnya.
04:10Sampai jumpa.
04:11Terima kasih sudah menonton.

Dianjurkan