00:00Satu garis gelap di dalam pelangi cahaya bintang menyimpan seluruh resep kimia bintang itu.
00:05Pada tahun 1814, Joseph von Fraunhofer mengarahkan prisma ke matahari dan menemukan ratusan garis gelap.
00:12Ia tidak pernah menyentuh matahari. Ia tidak pernah mengambil satu sendok pun materinya.
00:17Tapi dari garis-garis itu, para ilmuwan sesudahnya bisa menyebut nama unsur di dalam bintang.
00:22Sekarang giliranmu.
00:24Bisakah kamu menebak unsur apa yang membuat sebuah bintang bersinar biru hanya dari warnanya saja?
00:30Di video ini, kita membongkar cara kerja trik itu.
00:33Dan trik itu dimulai dari sesuatu yang sangat sederhana, seberkas cahaya yang dipecah menjadi pelangi.
00:39Selama berabad-abad, manusia hanya bisa menatap bintang dan menebak-nebak isinya.
00:43Bintang terlalu jauh untuk dikunjungi.
00:46Tidak ada pesawat yang bisa mendarat di permukaannya.
00:49Tidak ada tangan yang bisa mengambil sampelnya.
00:51Para ilmuwan di abad ke-19 sempat mengira komposisi bintang tidak akan pernah diketahui.
00:57Lalu datanglah dua orang Jerman, Gustav Kirchhoff dan Robert Bunsen.
01:01Mereka membakar berbagai unsur di laboratorium dan merekam warna cahaya setiap unsur.
01:06Setiap unsur ternyata punya sidik jari cahaya sendiri.
01:09Pola garis yang tidak pernah sama.
01:11Tapi ada satu keanehan yang menunggu di ujung video ini.
01:14Garis hidrogen di bintang terpanas justru nyaris menghilang.
01:18Padahal hidrogen adalah unsur paling melimpah di seluruh alam semesta.
01:22Cahaya bintang yang sampai ke bumi sebenarnya membawa pesan yang sangat lengkap.
01:26Ketika cahaya itu dilewatkan melalui prisma, ia terurai menjadi spektrum.
01:31Pita warna dari merah sampai ungu.
01:33Di dalam pita itu terdapat garis-garis gelap tipis.
01:36Seperti kode batang di kemasan produk.
01:38Garis gelap itu muncul karena unsur di atmosfer bintang menyerap warna tertentu dari cahaya yang lewat.
01:44Setiap unsur menyerap warna yang berbeda.
01:46Jadi pola garisnya menjadi tanda pengenal.
01:49Dengan membandingkan pola garis bintang dan laboratorium,
01:52ilmuwan bisa membaca daftar unsur di bintang itu.
01:56Dan cara membaca yang sama ternyata berhasil mengungkap unsur yang bahkan belum pernah ditemukan di bumi.
02:01Pada tahun 868, dua astronom mengarahkan spektroskop ke gerhana matahari total.
02:08Mereka melihat garis kuning terang yang tidak cocok dengan unsur apapun di bumi.
02:12Unsur baru itu mereka beri nama helium.
02:14Dari kata Yunani helios yang berarti matahari.
02:1827 tahun kemudian, helium ditemukan di bumi, tersembunyi di dalam batuan uranium.
02:24Pada tahun 1925,
02:26Cecilia Peengaposkin menganalisis ratusan spektrum bintang di Harwat.
02:30Kesimpulannya mengubah segalanya,
02:32bintang ternyata sebagian besar terdiri dari hidrogen dan helium.
02:36Matahari kita sendiri menyimpan sekitar 73% hidrogen dan 25% helium.
02:42Warna bintang ternyata juga bercerita tentang suhunya.
02:45Bintang biru bisa mencapai 30 ribu derajat,
02:48sedangkan bintang merah hanya sekitar 3 ribu derajat.
02:51Perbedaan warna ini membuat astronom di Harwat menyusun klasifikasi spektrum
02:56dari huruf O sampai M Anijam Kennan sendiri,
02:59mengklasifikasikan lebih dari 200 ribu bintang dengan sistem ini.
03:03Setiap huruf mewakili suhu dan pola garis yang berbeda,
03:06seperti rak di perpustakaan raksasa.
03:09Dan suhu inilah yang akhirnya menjawab keanehan garis hidrogen tadi.
03:13Di bintang yang sangat panas, atom hidrogen kehilangan elektronnya,
03:16sehingga garisnya tidak bisa muncul.
03:18Jadi teka-teki garis hidrogen yang menghilang itu akhirnya terjawab.
03:22Bukan karena hidrogennya habis,
03:24melainkan karena suhunya terlalu panas untuk meninggalkan jejak.
03:27Dari trik sederhana ini,
03:29ilmuwan kini memetakan usia, suhu, dan komposisi jutaan bintang.
03:33Bahkan cahaya galaksi yang jaraknya jutaan tahun cahaya pun
03:37bisa dibaca dengan cara yang sama.
03:39Dan semua itu dimulai dari seberkas cahaya yang dipecah oleh sebuah prisma.
03:43Malam ini, saat menatap langit,
03:45ingatlah setiap titik cahaya di atas sana sedang bercerita tentang isinya.
03:50Terima kasih sudah menemani sampai akhir.
03:52Kalau video ini bermanfaat,
03:54tekan like dan bagikan ke teman yang suka menatap langit.
03:57Tulis di kolom komentar unsur apa yang paling membuatmu penasaran.
04:01Tekan subscribe supaya kita bisa terus menjelajah bersama.
04:04Sampai ketemu di video berikutnya.
04:06Terima kasih sudah menonton!