Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Di sebuah desa kecil di Rumania, ada batu-batu yang bertingkah seperti makhluk hidup. Mereka membesar setiap hujan deras turun, dan batu induknya bisa mendorong keluar batu-batu kecil dari permukaannya. Warga setempat dulu mengira mereka telur dinosaurus, fosil tumbuhan, bahkan peninggalan makhluk luar angkasa. Video ini membongkar penjelasan ilmiah di balik trovant, formasi batupasir langka yang butir pasirnya direkatkan semen kalsium karbonat. Kita akan melihat bagaimana air hujan memicu reaksi kimia di dalam pori batu, kenapa fenomena ini hanya bisa terjadi di formasi batuan tertentu, dan apa arti pola lingkaran misterius di dalam tubuh batu-batu ini. Dengan laju tumbuh hanya empat sampai lima sentimeter per seribu tahun, setiap trovant adalah arsip iklim ribuan tahun yang tidak tergantikan. Tonton sampai akhir untuk memahami kenapa kawasan ini dilindungi sebagai cagar geologi. Cocok untuk kamu yang suka misteri sains, keajaiban geologi, dan fakta dunia yang jarang dibahas. Jangan lupa tekan like dan subscribe untuk cerita sains berikutnya. #trovant #geologi #faktasains
Transkrip
00:00Semua orang tahu batu itu benda mati, ia tidak tumbuh dan tidak mungkin melahirkan.
00:05Tapi di desa Kostesti di Rumania, anggapan itu runtuh satu per satu.
00:10Batu-batu di sana membesar setiap hujan deras,
00:12seturun dan batu induknya mendorong batu-batu kecil dari permukaannya.
00:18Sejak tahun 2004, kawasan ini dilindungi sebagai cagar geologi.
00:23Kita akan membongkar cara kerjanya dan kenapa fenomena ini hanya terjadi di formasi batuan tertentu.
00:29Yang paling aneh, batu-batu ini hanya tumbuh di batu pasir yang terbentuk lebih dari 5 juta tahun lalu.
00:36Para ahli geologi dibuat bingung bukan oleh ukurannya, melainkan oleh arah pertumbuhannya.
00:41Batu biasa terkikis dan menyusut seiring waktu,
00:45trofant justru membesar dengan laju hanya 4-5 cm dalam seribu tahun.
00:50Pelan, tapi bagi sebuah batu, itu sama saja dengan keajaiban.
00:54Saat dipotong melintang, bagian dalamnya memperlihatkan lingkaran konsentris yang mirip cincin tahunan batang pohon.
01:02Selama bertahun-tahun perhatian semua orang hanya tertuju pada permukaan batu,
01:07padahal petunjuk terpenting menunggu di dalam dan baru terbaca setelah batu-batu itu dipotong.
01:13Yang bikin penasaran, pola lingkaran itu hanya muncul pada batuan dengan satu komposisi yang sangat khusus.
01:21Sebelum sains turun tangan, warga sekitar punya penjelasan sendiri yang terdengar seperti dongeng.
01:27Ada yang mengira batu-batu itu telur dinosaurus raksasa,
01:30ada yang yakin itu fosil tumbuhan,
01:33bahkan ada yang percaya itu peninggalan makhluk luar angkasa.
01:37Kata Trovan sendiri dicetuskan oleh seorang naturalis,
01:40dan artinya sederhana, pasir yang tersemen.
01:43Nama yang sederhana untuk benda untuk benda yang perilakunya sama sekali tidak sederhana.
01:49Legenda itu bertahan puluhan tahun,
01:51sampai para peneliti mulai mengukur dan menguji batu-batu ini di laboratorium.
01:57Tidak satupun dugaan warga terbukti benar,
01:59tapi jawaban aslinya ternyata lebih aneh dari semua legenda itu.
02:04Jadi, apa sebenarnya Trovan itu?
02:07Trovan adalah bongkahan batu pasir yang butir pasirnya direkatkan
02:11semen alami berupa kalsium karbonat.
02:13Strukturnya mirip spons raksasa yang berpori,
02:16sehingga air hujan bisa meresap ke seluruh tubuh batu.
02:20Saat hujan deras turun,
02:22air yang kaya mineral meresap ke dalam pori,
02:24lalu bereaksi dengan semen kapur di dalamnya.
02:27Reaksi itu membangun tekanan dari dalam,
02:29dan tekanannya mendorong butir pasir ke arah luar,
02:32sedikit demi sedikit.
02:35Tanpa semen kapur dan pori yang tepat,
02:37tidak ada reaksi dan tidak ada pertumbuhan sesederhana itu.
02:42Fenomena paling terkenal dari Trovan adalah kemampuannya
02:45yang seolah bisa melahirkan.
02:47Saat air hujan hanya mengenai satu sisi batu,
02:50tekanan menumpuk di titik itu,
02:52dan mendorong tonjolan keluar dari permukaan.
02:55Tonjolan itu membesar selama ratusan tahun,
02:58sampai akhirnya terlepas dan tumbuh sendiri sebagai Trovan baru.
03:02Tapi tunggu, bagaimana dengan cerita bahwa batu-batu ini bisa bergerak sendiri?
03:08Setelah hujan lebat,
03:09tanah di bawah batu medijenuh air dan melunak,
03:12lalu batu seberat beberapa ton itu bergeser sedikit mengikuti gravitasi.
03:17Tidak ada yang berjalan sendiri di malam hari,
03:19yang ada hanya tanah basah dan hukum fisika yang bekerja pelan-pelan.
03:24Dan semua ini hanya mungkin karena tiga syarat langkah terpenuhi bersamaan,
03:29batu pasir berpori dari endapan sungai purba,
03:32semen kalsium karbonat yang cukup,
03:34dan pola hujan yang pas.
03:36Para ahli memperkirakan formasi di Kostesti mulai terbentuk lebih dari 5 juta tahun lalu,
03:41di Picu Gempa,
03:42pada Kalam Yosen Tengah.
03:44Hilang satu syarat saja,
03:45dan tidak akan ada satupun batu yang tumbuh.
03:49Ingat janji di awal tadi tentang petunjuk yang menunggu di dalam batu?
03:53Para peneliti kini membaca pola lingkaran konsentris itu sebagai arsip,
03:58setiap lapisan diduduga merekam satu fase pertumbuhan yang dipicu hujan pada masanya.
04:04Artinya setiap trofan menyimpan catatan iklim wilayah itu selama ribuan tahun,
04:09seperti buku harian yang ditulis oleh hujan.
04:12Dan inilah hal penting tentang masa depan mereka,
04:15lajunya yang hanya terukur dalam hitungan seribu,
04:18tahun membuat setiap trofan yang rusak,
04:20tidak akan tergantikan dalam waktu yang bisa kita bayangkan.
04:24Itulah kenapa kawasan ini dilindungi,
04:27bukan karena batunya ajaib,
04:29tapi karena batunya tidak bisa kembali.
04:31Sebagai perbandingan,
04:32butuh seribu tahun bagi trofan untuk tumbuh selebar dua ruas jari.
04:37Malam ini,
04:38saat hujan turun dan kamu mendengar rintiknya di atap,
04:42ingatlah,
04:43ada batu-batu di Rumania yang sedang tumbuh diam-diam karenanya.
04:46Mereka tidak hidup,
04:48tapi mereka mengingatkan kita bahwa dunia ini masih menyimpan cara kerja yang belum selesai kita pahami.
04:54Terima kasih banyak sudah menonton sampai akhir.
04:57Semoga ada satu fakta yang menempel di kepalamu.
05:00Kalau cerita ini membuatmu kagum,
05:02tekan like dan bagikan ke teman yang suka keajaiban alam.
05:07Tulis di komentar,
05:08kalau kamu menemukan batu yang tumbuh di halaman rumahmu,
05:11apa hal pertama yang akan kamu lakukan?
05:14Subscribe,
05:15biar tidak ketinggalan cerita berikutnya.
05:17Sampai ketemu lagi.

Dianjurkan