00:00Semua orang tahu batu itu benda mati, ia tidak tumbuh dan tidak mungkin melahirkan.
00:05Tapi di desa Kostesti di Rumania, anggapan itu runtuh satu per satu.
00:10Batu-batu di sana membesar setiap hujan deras,
00:12seturun dan batu induknya mendorong batu-batu kecil dari permukaannya.
00:18Sejak tahun 2004, kawasan ini dilindungi sebagai cagar geologi.
00:23Kita akan membongkar cara kerjanya dan kenapa fenomena ini hanya terjadi di formasi batuan tertentu.
00:29Yang paling aneh, batu-batu ini hanya tumbuh di batu pasir yang terbentuk lebih dari 5 juta tahun lalu.
00:36Para ahli geologi dibuat bingung bukan oleh ukurannya, melainkan oleh arah pertumbuhannya.
00:41Batu biasa terkikis dan menyusut seiring waktu,
00:45trofant justru membesar dengan laju hanya 4-5 cm dalam seribu tahun.
00:50Pelan, tapi bagi sebuah batu, itu sama saja dengan keajaiban.
00:54Saat dipotong melintang, bagian dalamnya memperlihatkan lingkaran konsentris yang mirip cincin tahunan batang pohon.
01:02Selama bertahun-tahun perhatian semua orang hanya tertuju pada permukaan batu,
01:07padahal petunjuk terpenting menunggu di dalam dan baru terbaca setelah batu-batu itu dipotong.
01:13Yang bikin penasaran, pola lingkaran itu hanya muncul pada batuan dengan satu komposisi yang sangat khusus.
01:21Sebelum sains turun tangan, warga sekitar punya penjelasan sendiri yang terdengar seperti dongeng.
01:27Ada yang mengira batu-batu itu telur dinosaurus raksasa,
01:30ada yang yakin itu fosil tumbuhan,
01:33bahkan ada yang percaya itu peninggalan makhluk luar angkasa.
01:37Kata Trovan sendiri dicetuskan oleh seorang naturalis,
01:40dan artinya sederhana, pasir yang tersemen.
01:43Nama yang sederhana untuk benda untuk benda yang perilakunya sama sekali tidak sederhana.
01:49Legenda itu bertahan puluhan tahun,
01:51sampai para peneliti mulai mengukur dan menguji batu-batu ini di laboratorium.
01:57Tidak satupun dugaan warga terbukti benar,
01:59tapi jawaban aslinya ternyata lebih aneh dari semua legenda itu.
02:04Jadi, apa sebenarnya Trovan itu?
02:07Trovan adalah bongkahan batu pasir yang butir pasirnya direkatkan
02:11semen alami berupa kalsium karbonat.
02:13Strukturnya mirip spons raksasa yang berpori,
02:16sehingga air hujan bisa meresap ke seluruh tubuh batu.
02:20Saat hujan deras turun,
02:22air yang kaya mineral meresap ke dalam pori,
02:24lalu bereaksi dengan semen kapur di dalamnya.
02:27Reaksi itu membangun tekanan dari dalam,
02:29dan tekanannya mendorong butir pasir ke arah luar,
02:32sedikit demi sedikit.
02:35Tanpa semen kapur dan pori yang tepat,
02:37tidak ada reaksi dan tidak ada pertumbuhan sesederhana itu.
02:42Fenomena paling terkenal dari Trovan adalah kemampuannya
02:45yang seolah bisa melahirkan.
02:47Saat air hujan hanya mengenai satu sisi batu,
02:50tekanan menumpuk di titik itu,
02:52dan mendorong tonjolan keluar dari permukaan.
02:55Tonjolan itu membesar selama ratusan tahun,
02:58sampai akhirnya terlepas dan tumbuh sendiri sebagai Trovan baru.
03:02Tapi tunggu, bagaimana dengan cerita bahwa batu-batu ini bisa bergerak sendiri?
03:08Setelah hujan lebat,
03:09tanah di bawah batu medijenuh air dan melunak,
03:12lalu batu seberat beberapa ton itu bergeser sedikit mengikuti gravitasi.
03:17Tidak ada yang berjalan sendiri di malam hari,
03:19yang ada hanya tanah basah dan hukum fisika yang bekerja pelan-pelan.
03:24Dan semua ini hanya mungkin karena tiga syarat langkah terpenuhi bersamaan,
03:29batu pasir berpori dari endapan sungai purba,
03:32semen kalsium karbonat yang cukup,
03:34dan pola hujan yang pas.
03:36Para ahli memperkirakan formasi di Kostesti mulai terbentuk lebih dari 5 juta tahun lalu,
03:41di Picu Gempa,
03:42pada Kalam Yosen Tengah.
03:44Hilang satu syarat saja,
03:45dan tidak akan ada satupun batu yang tumbuh.
03:49Ingat janji di awal tadi tentang petunjuk yang menunggu di dalam batu?
03:53Para peneliti kini membaca pola lingkaran konsentris itu sebagai arsip,
03:58setiap lapisan diduduga merekam satu fase pertumbuhan yang dipicu hujan pada masanya.
04:04Artinya setiap trofan menyimpan catatan iklim wilayah itu selama ribuan tahun,
04:09seperti buku harian yang ditulis oleh hujan.
04:12Dan inilah hal penting tentang masa depan mereka,
04:15lajunya yang hanya terukur dalam hitungan seribu,
04:18tahun membuat setiap trofan yang rusak,
04:20tidak akan tergantikan dalam waktu yang bisa kita bayangkan.
04:24Itulah kenapa kawasan ini dilindungi,
04:27bukan karena batunya ajaib,
04:29tapi karena batunya tidak bisa kembali.
04:31Sebagai perbandingan,
04:32butuh seribu tahun bagi trofan untuk tumbuh selebar dua ruas jari.
04:37Malam ini,
04:38saat hujan turun dan kamu mendengar rintiknya di atap,
04:42ingatlah,
04:43ada batu-batu di Rumania yang sedang tumbuh diam-diam karenanya.
04:46Mereka tidak hidup,
04:48tapi mereka mengingatkan kita bahwa dunia ini masih menyimpan cara kerja yang belum selesai kita pahami.
04:54Terima kasih banyak sudah menonton sampai akhir.
04:57Semoga ada satu fakta yang menempel di kepalamu.
05:00Kalau cerita ini membuatmu kagum,
05:02tekan like dan bagikan ke teman yang suka keajaiban alam.
05:07Tulis di komentar,
05:08kalau kamu menemukan batu yang tumbuh di halaman rumahmu,
05:11apa hal pertama yang akan kamu lakukan?
05:14Subscribe,
05:15biar tidak ketinggalan cerita berikutnya.
05:17Sampai ketemu lagi.