00:00Nah, harusnya mereka menunggu tindak lanjut dari polisi gitu.
00:04Saya nggak tahu apakah polisi yang menyuruh mereka untuk ke Solo itu saya nggak tahu.
00:07Ya, terus kenapa kemudian saudara tadi di dalam persidangan ini mengatakan bahwa itu kaitannya dengan apa yang dilakukan oleh terdakwa
00:14ketika TPUA datang ke sana?
00:16Karena itu kan bukan, nggak mungkin polisi menyuruh kan ke sana. Apakah polisi yang menyuruh ke sana?
00:22Bukan. Pertanyaan saya begini surah saksi ya, jangan berbelit-belit. Jawabannya yang pasti-pasti aja gitu.
00:27Saudara tadi katakan bahwa TPUA menggeruduk rumah Pak Jokowi karena apa yang dilakukan oleh terdakwa sebagai dampak ya?
00:34Unggahan, segi dampak ya? Oke ya, oke. Saya urut pelan-pelan.
00:38TPUA melaporkan Pak Jokowi tahun 2025 dengan dugaan ijasa palsu.
00:42Kemudian mereka datang ke sana meminta klarifikasi dari Pak Jokowi.
00:45Saudara mohon jawaban yang tegas.
00:48Mereka itu datang ke sana karena laporan kepolisian mereka di Barai Skrim atau karena perbuatan terdakwa?
00:53Bukan karena laporan mereka di Barai Skrim.
00:56Saudara tahu dari mana karena itu laporan terdakwa, karena pernyataan terdakwa?
01:00Ya karena ada serangkaian lah perbuatan terdakwa itu makanya TPUA kemudian pergi ke Solo kan?
01:06Menggeruduk. Kan kan bahasanya menggeruduk.
01:07Oke, sebentar. Saya tanya lagi ya kepada saudara ya.
01:10Terdakwa ini melakukan analisa kapan?
01:12ILC itu kapan? Tanggal berapa?
01:15Ya pokoknya sebelum ILC itu sudah ada melakukan beberapa analisa.
01:18Itu kan barang bukti yang saya sajikan kepada penyiksa ini.
01:20Saya fokus ke peristiwa yang saudara laporkan saja ya.
01:23Berarti
01:24Avokat sebentar ya.
01:25Ini saksi begini ya.
01:28Ketika ditanya
01:29Saudara yang saudara ketahui
01:32saja bukan berpendapat.
01:34Nah disini walaupun
01:36saudara ini
01:37profesinya sebagai avokat, tetap disini
01:40saudara dihadirkan sebagai saksi.
01:42Baik yang mulia.
01:43Jadi jangan berpendapat.
01:45Jadi gitu ya.
01:46Jangan berpendapat ya.
01:47Jadi soalnya banyak saudara berpendapat soalnya.
01:49Oke, saya lanjutkan pertanyaan kepada saudara saksi ya.
01:52Saudara saksi
01:55saudara
01:55tahu nggak
01:56dakwaan jaksa penuntut umum ini saya ulangi ya.
01:59Saya tegaskan lagi ya.
02:00Minta penegasan nih.
02:01Minta tegaskan nih.
02:02Saudara tahu nggak
02:03bahwa dalam
02:04peristiwa pidana yang hari ini disidangkan
02:07pasal apa yang didakwakan kepada terdakwa?
02:09Saya tidak tahu.
02:11Saudara tidak tahu.
02:12Kemudian tadi saudara
02:13laporkan pasal 160 ya.
02:15Dan 8 ayat 2 undang-undang itu ya.
02:17Itu kan terkait dengan
02:18penghasutan dan ujaran kebencian ya.
02:20Iya.
02:21Apakah saudara pernah
02:23mencari tahu
02:24dan pernah membaca dakwaan?
02:26Saya mengulangi
02:27tapi saya ingin penegasan
02:28bahwa itu ternyata
02:30tidak ada dalam dakwaan jaksa penuntut umum.
02:31Saudara tahu itu tidak?
02:32Saya tidak pernah
02:33berarti berarti
02:34berarti terkait dengan
02:36laporan polisi saudara
02:37mungkin tidak akan saya tanya
02:39karena tidak relevan terkait dengan
02:40surat dakwaan jaksa penuntut umum.
02:42Saya akan tanya
02:42yang terkait dengan
02:43dakwaan jaksa penuntut umum.
02:46Saudara tadi katakan bahwa
02:49ada kerugian yang dialami oleh Pak Jokowi.
02:53Bisakah saudara jelaskan
02:54kerugian seperti apa
02:55yang dialami Pak Jokowi?
02:57Ya.
02:58Artinya
02:59yang dirasakan oleh Pak Jokowi
03:01bahwa
03:01dia dan keluarganya
03:03diserang sedemikian rupa.
03:04Kan
03:05cukup 5 kali.
03:07Ini pendapat saudara
03:09atau saudara bertanya langsung
03:10kepada yang bersangkutan.
03:12Pendapat saya yang beliau.
03:14Jangan berpendapat.
03:16Bapak juga
03:17tim aku kan ya
03:18bertanya jangan
03:20menurut
03:20begitu
03:21nantinya akan
03:22keluar.
03:23jawaban pendapat.
03:24Atau sepengetahuan saudara
03:26ya
03:28apakah Pak Jokowi
03:29pernah
03:30menyampaikan kepada
03:31saudara secara langsung
03:32bahwa
03:33akibat dari
03:34perbuatan terdakwa
03:35ini loh
03:35kerugian yang saya alami
03:36gitu.
03:37Pernah nggak Pak Jokowi
03:37memanggil saudara secara
03:38ini di Solo?
03:39Saya ketemu Pak Jokowi
03:40Pak Jokowi sedih
03:41udah itu aja.
03:42Pak Jokowi sedih?
03:43Iya.
03:44Sedihnya itu
03:45yang saudara saksikan
03:46saat itu
03:47sedihnya seperti apa?
03:48Apakah
03:48sedihnya adalah
03:50mukanya
03:51mukanya marah
03:52ataukah
03:53seperti apa?
03:54Coba saudara
03:55jelaskan kesedihan Pak Jokowi
03:56itu seperti apa?
03:57Iya.
03:58Terkait dengan
03:59kesedihannya
04:00ya menurut pendapat saya
04:01bahwa
04:03Maaf yang mulia
04:09Karena Pak Jokowi sedih
04:12Oke.
04:13Atau saya ubah
04:14pertanyaannya ya
04:16Selain
04:17selain tadi ya
04:19Saudara tau nggak nih
04:20ada pasal yang
04:21didakwakan kepada
04:22terdakwa ini
04:23pasal apa aja?
04:24Coba saudara
04:25masa nggak tahu sama sekali?
04:26Nggak tahu
04:26saya benar
04:27saya nggak dapat
04:28dakwanya
04:29saya minta aja
04:29saya nggak mau kasih
04:30waktu itu
04:31Saudara pernah dengan
04:32saudara pernah dengan
04:33terdakwa nggak
04:33dalam satu forum
04:34diskusi televisi
04:35terkait dengan
04:36ijazah Pak Jokowi?
04:37Gimana?
04:38Saudara pernah nggak
04:39dalam satu forum
04:40diskusi televisi
04:41dengan terdakwa
04:42membahas
04:43ijazah Pak Jokowi?
04:44Ada beberapa kali
04:46Ya pasti saudara paham dong
04:47apa yang didakwakan
04:48jaksa kepada terdakwa
04:49Nggak, nggak pernah
04:49bahas dakwaan
04:50Nggak pernah bahas dakwaan
04:51Oke, saya lanjut ya
04:53Jangan
04:55jawabannya ya Pak
04:55Oke, baik
04:56nggak apa-apa
04:57Tadi saudara katakan bahwa
05:01ada
05:04analisa terhadap ijazah
05:06Betul ya
05:07Mohon izin yang mulia
05:08kami minta kepada
05:09jaksa penuntut umum
05:09untuk menghadirkan
05:11barang bukti yang
05:11ILC ya
05:12Mohon untuk diputar
05:13yang mulia
05:15terima kasih
05:18terima kasih
05:20Terima kasih