Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PALANGKA RAYA, KOMPAS.TV Terimpit kondisi ekonomi, seorang warga lanjut usia di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, harus menahan sesak napas akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bantuan tabung oksigen gratis dari relawan Rumah Aman Asap menjadi pertolongan bagi Sudarsono.

Setelah berhari-hari mengalami gangguan pernapasan, Sudarsono akhirnya bisa bernapas lebih lega dengan bantuan oksigen. Kendala ekonomi dan belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan membuat keluarganya khawatir untuk berobat ke fasilitas kesehatan.

Dengan bantuan relawan, Sudarsono kemudian dirujuk ke RSUD Kota Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan medis.

Kabut asap menambah beban warga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Warga berharap kebakaran hutan dan lahan segera berakhir agar kehidupan mereka dapat kembali normal.

#karhutla #kabutasap #palangkaraya #kalimantantengah #rumahamanasap #kompastv

Baca Juga IMBAS KARHUTLA! Momen Bayi Surili Jawa Diselamatkan dari Kebakaran Gunung Ciremai | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/697907/imbas-karhutla-momen-bayi-surili-jawa-diselamatkan-dari-kebakaran-gunung-ciremai-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/697926/terimpit-ekonomi-lansia-di-palangka-raya-sesak-napas-akibat-asap-karhutla-berut
Transkrip
00:00Terhimpit kondisi ekonomi, seorang warga di Palangkaraya, Kalimantan Tengah
00:04terpaksa menahan sesak nafas di tengah kepungan kabut asap Karhutla.
00:09Bantuan oksigen gratis dari rumah aman asap jadi penyelamat.
00:18Rumah terkepung asap, seorang warga lansia di Palangkaraya
00:23mengalami gangguan pernafasan.
00:25Relawan tiba memberi pertolongan dan membawa bantuan.
00:30Obos ujung kota Palangkaraya yang rumahnya memang dikepung oleh asap
00:35karena cukup kalau bisa dilihat di belakang tuh asap semua.
00:39Dan bapaknya terkena asma sehingga sesak bahkan dia sudah tidak bisa tidur dengan posisi normal.
00:49Tabu oksigen dari Relawan Rumah Aman Asap ini
00:52jadi penyelamat bagi Sudar Sodo dan keluarga.
00:56Ia kini bisa sedikit bernapas lega setelah berhari-hari menahan sakit dan sesak nafas
01:02akibat menghirup kabut asap Karhutla.
01:27Apa yang bapak rasakan kalau bapak terhentang tidurnya?
01:31Lalu itu diinginkan pengukaan.
01:35Kendala ekonomi serta belum terdaftar sebagai penerima BPJS Kesehatan
01:40membuat keluarga Sudar Sodo takut untuk berobat di fasilitas kesehatan.
01:46Dibantu para Relawan, Sudar Sodo dirujuk ke RSUD Kota Palangkaraya
01:50untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
01:53Pertolongan pertama pasien kita jemput kemudian kita hantarkan ke rumah sakit
01:58untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan.
02:01Mungkin insya Allah kalau kelihatan kondisi pasien seperti ini
02:04biasanya dilakukan rawat inap di rumah sakit kita, rumah sakit kota Palangkaraya,
02:11milik kota, ya insya Allah gratis semuanya.
02:14Bagi warga dengan keterbatasan ekonomi, kabut asap menambah beban
02:19di tengah sulitnya memenuhi kebutuhan sehari-hari.
02:21Warga berharap karhutlah ini dapat segera berakhir
02:25agar kehidupan mereka dapat kembali normal.
02:29Kurnia Tarigan, Kompas TV Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Dianjurkan