- 10 jam yang lalu
Presiden Prabowo menanggapi lembaga indeks global MSCI yang mengusulkan perubahan status bursa Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:05Intro
00:07Saatnya Anda menyaksikan Kompas Bisnis, Saudara, ada informasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menanggapi lembaga indeks global MSCI yang mengusulkan
00:15bursa Indonesia dari emerging ke standalone market.
00:17Presiden pun memberikan peringatan MSCI bahwa Indonesia tidak takut.
00:25Prabowo bilang MSCI hanya ingin menggertak para investor pasar modal sebab menurutnya para pelaku pasar baik regulator maupun emiten-emiten
00:33di bursa efek Indonesia telah bekerja dengan baik.
00:36Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak takut pada pernyataan MSCI yang menghantam pasar saham hingga membuat indeks harga saham gabungan turun
00:45lebih dari 11%.
00:46Presiden mengakui tantangan Indonesia yang akan dihadapi cukup besar namun Indonesia memiliki keberanian untuk menghadapinya.
00:59Masih banyak ya kita terus dihadang ya kan ada apa itu macem-macem lah MSCI macem-macem ya kan dia
01:13mau dia mau takut-takuti kita.
01:16Saya hanya katakan kepada MSCI, bangsa Indonesia tidak takut siapapun dan tidak akan gentar.
01:31Kita tidak takut, kita punya kekuatan, kita punya keberanian dan kita rela berkorban.
01:44Dan kita tidak mengenal, menyerah.
01:47Sudah-sudah sekalian.
01:50Sementara itu Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderika Widya Saridewi mengklarifikasi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang bilang tak takut pada usulan
02:00MSCI.
02:01Friderika menegaskan sikap pemerintah bukan untuk perlawanan,
02:04melainkan menegaskan bahwa pasar modal Indonesia kuat dan berani.
02:08Friderika bilang Indonesia tidak gentar dengan wacana perubahan status bursa saham oleh MSCI.
02:14Pemerintah bersama regulator tetap percaya diri karena struktur dan perkembangan emiten pada kuartal kedua menunjukkan kinerja positif.
02:23Selain itu OJK memastikan bursa efek Indonesia tetap membangun komunikasi dengan MSCI guna menjaga status emerging market.
02:30Langkah perbaikan integritas bursa saham dijamin terus berjalan dengan dukungan penuh dari pemerintah.
03:01Terima kasih.
03:08Kita seperti apa, terus perkembangan-perkembangan terkini sudah kita lakuin semua.
03:16Itu ya.
03:19Sementara Menteri Keuangan Suhasil Nazara mendukung langkah OJK mengawasi perdagangan bursa saham.
03:25Menteri Keuangan menyerahkan penanganan isu MSCI kepada Otoritas Desa Keuangan guna menjaga integritas pasar modal nasional.
03:33Pengawasan ketat atas transaksi perdagangan saham dinilai sangat krusial bagi kredibilitas bursa.
03:39Kementerian Keuangan optimistis langkah tegas OJK mampu menjaga kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.
03:50Kalau Pak Prabu sudah mengatakan bahwa MSCI tadi sudah diterangkan oleh Bu Beto OJK.
03:57Kalau kami di Kementerian Keuangan, kita mendukung pengawasan yang dilakukan oleh OJK.
04:02Dan OJK melakukan pengawasan atas perdagangan dan juga integritas dari pasar modal itu yang jadi sangat penting.
04:10Kita dukung itu.
04:13Pada perdagangan Rabu kemarin, IHSG ditutup di level 5.328, naik 0,94 persen dibanding perdagangan Selasa.
04:23Jika ditarik lebih jauh lagi, selama sebulan terakhir IHSG memang berada di tren penurunan.
04:29Di mana pada 22 September IHSG masih di angka 6.277.
04:35Bila dihitung hingga kini, penurunan mencapai 16,55 persen.
04:45Walau sedikit meredah, saudara, arus dana asing yang keluar dari bursa saham Indonesia juga terpantau masih cukup besar.
04:52Pada perdagangan Rabu, asing keluar sebesar Rp70,71 miliar, sementara dalam satu bulan sebesar Rp17,10 triliun.
05:01Arus asing yang keluar ini seiring dengan tekanan jual yang melanda berbagai saham unggulan, termasuk emiten perbankan besar, pertambangan, dan
05:09juga energi.
05:14Saudara MSCI mengusulkan bursa saham Indonesia dari emerging market ke standalone market.
05:20Kini IHSG masih tertekan meski perlahan bangkit.
05:23Hingga kapan tekanan akan terus berlangsung?
05:26Reformasi apa yang paling urgent yang harus dilakukan oleh OJK?
05:29Kita bahas bersama Henry Wibowo, co-founder dan juga direktur dari Avagate Capital.
05:34Mas Henry, selamat pagi. Apa kabar?
05:37Pagi, kabar baik. Apa kabar?
05:40Kabar baik.
05:41Mas Henry, tadi ada pernyataan dari Presiden Prabowo Subianto yang tidak takut dan tidak gentar dengan MSCI.
05:46Sebenarnya kalau kita melihat secara teknis, bargaining ataupun nilai tawar apa saja yang dimiliki oleh OJK dan Bursa Efek Indonesia
05:54untuk melobi MSCI
05:55agar bursa saham Indonesia ini tidak betul-betul ke standalone market?
06:00Terima kasih atas pertanyaannya.
06:02Jadi kalau kita menganalisa statement dari MSCI yang keluar hari Jumat kemarin,
06:08itu mereka memberikan poin-poin yang sangat detail di consultation, presentation mereka.
06:15Jadi per hari ini, status Indonesia di MSCI masih emerging market.
06:21Periode akhirnya consultation itu adalah April 2027.
06:26Jadi kita memiliki waktu kira-kira 5-6 bulan untuk menunjukkan MSCI bahwa Indonesia itu deserve to still trade at
06:38emerging market category.
06:40Hasil dari consultation itu akan diumumkan di Juni 2027.
06:45Jadi kita masih ada kira-kira 5-6 bulan hingga periode akhirnya konsultasi tersebut.
06:52Dan kita masih ada waktu kira-kira 8 bulan sampai pengumuman selanjutnya.
06:56Nah kalau kita baca statement dan analisa dari MSCI kemarin,
07:01mereka itu bilang basically capital market reform yang sudah dilakukan 9-10 bulan terakhir,
07:09sudah di langkah yang tepat.
07:12They are in the right direction.
07:13But it's not enough.
07:15Belum cukup.
07:15Maka dari itu kita melihat bahwa perlunya adanya tambahan keterbukaan informasi,
07:23tambahan transparansi dari analisa-analisa dan juga data-data yang dikeluarkan oleh bursa dan OJK.
07:32Saya beri contoh.
07:33Menurut pendapat kita,
07:36High Shareholder Concentration List atau HSC.
07:39HSC itu adalah list yang sangat bagus.
07:41Tapi kriteria untuk emiten atau company masuk ke HSC atau keluar HSC,
07:48itu masih belum terlalu transparan.
07:50Jadi kita butuh data lebih banyak dan juga kriteria yang transparan
07:57agar kita bisa tahu bagaimana cara company bisa masuk dan juga keluar.
08:01Dan yang paling penting adalah penalty.
08:03Penalty ini adalah sesuatu yang sangat diminta oleh MSCI.
08:08Kita lihat sudah ada penalty terhadap 3 emiten terkait.
08:12Harapannya peraturan ini bisa terus ditegakkan.
08:16Oke, ini menurut MSCI berarti yang harus dicatat adalah reformasi yang dilakukan oleh OJK dan juga BI
08:21sudah langkah yang tepat tapi masih belum cukup.
08:25Tapi kalau kita mengacu lagi kepada Presiden melalui OJK juga mendekankan untuk melanjutkan reformasi bursa.
08:33Reformasi apa saja yang paling urgent untuk menjawab concern dari MSCI?
08:37Apabila tadi seperti catatan MSCI yang menurut Anda tadi bahwa ini sudah langkah yang tepat tapi belum cukup.
08:44yang belum cukupnya ini apa saja yang perlu dilakukan oleh OJK?
08:49Jadi kalau kita belajar dari negara yang lebih develop ya seperti di Amerika atau mungkin seperti di develop market lainnya
09:00itu ada badan seperti SEC atau badan seperti regulator capital market lainnya
09:08yang sangat agresif untuk memberikan criminal charges.
09:15Pidana, penalty berupa uang monetary terhadap market manipulator.
09:21Jadi kalau bahasa Indonesia-nya itu penggoreng saham ya.
09:26Jadi kalau adanya indikasi market manipulation atau tindakan untuk goreng saham
09:33itu harus cepat-cepat diberikan penalty.
09:36Dan kalau saya nge-code MSCI itu mereka selalu menggunakan kata-kata bad actors
09:41atau ini siapa nih dalangnya gitu kan.
09:44Dalangnya harus segera ditangkap, diberikan penalty, izinnya dibekukan.
09:49Itu MSCI sudah sangat jelas memberikan kisi-kisi tersebut.
09:54Dan MSCI juga selalu membandingkan situasi Indonesia sekarang dengan Turki.
09:59Karena Turki juga sekarang lagi dibekukan sama MSCI statusnya.
10:03Tapi Turki belum dimasukkan ke consultation untuk turun kasta dari emerging market.
10:08Indonesia sudah masuk ke tahap konsultasi.
10:12Jadi saya rasa penalty itu adalah sangat penting.
10:16Jadi apa yang dilakukan Bursa sama OJK minggu lalu hari Jumat siang itu sudah sangat baik.
10:21Saya cuma berharap andaikan itu sebenarnya keluarnya 2 atau 3 hari sebelumnya.
10:26Mungkin statement MSCI akan berbeda ya.
10:28Tapi sekarang ini sudah langkah yang baik.
10:31Tinggal harus terus dijalankan.
10:34Dan harus cepat ya.
10:36Karena MSCI sudah memberikan deadline April.
10:38Jadi kalau saya boleh juga tambahkan.
10:41Indonesia itu size ekonominya sekarang 1,5 triliun USD.
10:47Size ekonominya besar sekali.
10:49Bahkan dibandingkan negara frontier market lain, Indonesia itu besar banget.
10:53Kita melakukan analisa.
10:55Jika Indonesia masuk ke frontier market,
10:57mungkin bobotnya bisa setengah dari frontier market.
11:00Jadi kita itu sebenarnya tidak deserve turun ke frontier market.
11:05Apalagi ke standalone market.
11:07Jadi sebenarnya ini adalah sesuatu yang bisa dibilang sangat disayangkan.
11:13Tapi kita optimis bahwa 6 bulan ke depan,
11:18jika reformasi terus berlanjut dan ditambahkan,
11:21saya rasa peluang kita untuk stay di emerging market masih cukup ada.
11:26Oke, kalau salah satu concern dari MSCI adalah terkait dengan langkah nyata dari OJK dan juga Bursa Efek Indonesia.
11:33Terkait dengan sanksi, penalti, denda.
11:35Begitu kalau kita melihat ataupun membaca informasi terkini,
11:39ini ada OJK yang memberikan denda kepada 11 anggota bursa dalam kasus pelanggaran saham,
11:44emiten, DSSA, dan juga CUAN.
11:46Apakah ini menjadi langkah yang dilihat MSCI?
11:50Namun kita bahas selesai jeda, Mas Henry tetaplah bersama kami di Kompas Bisnis.
12:06Saudara soal usulan MSCI, kita kembali bahas bersama Henry Wibowo,
12:11co-founder dan juga direktur Alpagate Capital sekaligus former Chief Indonesia Strategist of J.P. Morgan.
12:18Mas Henry, tadi pertanyaan saya terkait dengan langkah-langkah nyata
12:22yang sudah dilakukan oleh OJK.
12:24Yang terakhir kalau kita membaca informasi yang tengah dilakukan oleh OJK
12:28adalah memberikan penalti ataupun denda terhadap 11 anggota bursa
12:32dalam kasus pelanggaran saham DSSA dan juga CUAN.
12:35Langkah-langkah yang dilakukan oleh OJK ini,
12:37menurut Anda apakah sudah cukup meyakinkan MSCI untuk pertimbangkan kembali usulannya?
12:47Mas Henry?
12:48Sorry, tadi di mute.
12:50Ya, jawabannya adalah iya.
12:51Ini adalah langkah yang sudah tepat.
12:53Tapi kebetulan saya sempat berbincang dengan expert MSCI belum lama ini.
13:02Feedback yang mungkin saya bisa sampaikan adalah,
13:06ini langkah yang tepat.
13:07Tapi mereka itu pengen melihat framework
13:10untuk bisa mencegah adanya saham-saham lain nih,
13:15yang berpotensi bisa menjadi tiga saham tersebut dia akan datang.
13:20Jadi mereka mau lihat framework dari regulation Indonesia Capital Market
13:25yang dapat mencegah saham-saham kecil yang bisa menjadi besar
13:30dengan sifat market manipulation dia akan datang.
13:34Jadi framework itu yang mereka cari.
13:36harapannya regulator kita, OJK, Bursa dapat mengeluarkan framework tersebut
13:43dalam waktu 4 sampai 6 bulan ke depan.
13:46Tantoh gampangnya seperti ini.
13:48Kalau kita lihat dari fundamental,
13:52kita bisa membandingkan valuasi satu perusahaan
13:55terhadap comparison regional peers mereka.
14:00Jadi kalau misalnya itu satu perusahaan konsumer,
14:03PI-nya itu berapa?
14:0420 sampai 30 kali.
14:06Kalau perusahaan tersebut tiba-tiba trading di 100 kali PI
14:09atau 200 kali PI,
14:11berarti kan itu anomali.
14:12Nah mungkin bisa diperiksa apa yang terjadi.
14:14Apakah ada coordinated trading behavior.
14:18Berarti framework itu dari regulasi kita
14:21yang betul-betul harus menjadi perhatian.
14:24Kita lihat Bursa saat ini.
14:27Mas Henry sudah opening tadi di jam 9.
14:30Sekarang pukul 9 lewat 8 menit waktu Indonesia Barat.
14:33Dimana saat ini level IHSG berada di 5.276.
14:41Ini kalau dipantau berarti turun sekitar 52 index point
14:46atau turun 0,99% hingga 1%.
14:49Dimana tadi pada pembukaan berada di level 5.297.
14:54dengan angka tertinggi di 5.282
14:57dan terendah di 5.185
14:59dengan 133 saham naik,
15:02453 saham turun,
15:04dan 130 saham tidak berubah.
15:07Dan kapitalisasi pasar dipertahankan
15:09di angka 9.322 triliun rupiah.
15:15Artinya Mas Henry saat ini kalau kita pantau IHSG
15:19masih ada tekanan dibandingkan hari kemarin
15:22yang naik tipis.
15:23Menurut Anda hingga kapan ini IHSG akan terus dibayang-bayangi
15:28dampak dari usuhan MSCI ini?
15:32Jawaban singkatnya sampai Juni 2027.
15:35Karena itu adalah deadline keputusan MSCI
15:38mengenai status negara kita di klasifikasi
15:42klasifikasi equity-nya ya.
15:45Dari sekarang, Oktober 2026 hingga bulan Juni,
15:49saya rasa market volatility akan sangat tinggi.
15:52Jadi, volatilitas masih sangat tinggi,
15:54mungkin bisa naik turun.
15:57Tapi kita optimis bahwa
16:00jika adanya reformasi berlanjut dan juga gebrakan besar dari regulator kita,
16:06itu pelan-pelan mungkin gradually bisa recover.
16:09Kalau kita lihat dari valuasi bursa kita sekarang,
16:13itu valuasi sangat murah.
16:15Saya ngantung earnings per share,
16:17itu sekarang untuk market kita adalah
16:19kira-kira Rp680.
16:23Kalau kita lihat indeks kita Rp5.300,
16:26kalau dibagi ya Rp5.300 dibagi Rp680,
16:29itu kira-kira price to earnings ratio kita itu di bawah 8 kali.
16:33Mungkin sekitar 7,6-7,7 kali gitu.
16:36Jadi, murah sekali.
16:3815 tahun terakhir,
16:40rata-rata valuasi IHSG kita itu di level 13-15 kali.
16:45Sekarang kita di kepala 7.
16:47Jadi, kalau ditanya apakah indeks kita murah,
16:50sangat murah.
16:52Harapan kita ini dalam waktu dekat,
16:54kemarin ada berita yang sangat baik sebenarnya.
16:57Yaitu yang diumumkan oleh DEN,
17:00Dewan Ekonomi Nasional,
17:01bahwa akan ada revisi dari undang-undang cut loss.
17:05Ini bisa menjadi positif katalis
17:08untuk mendorong dana pensiun kita,
17:11terutama BPJS tenaga kerja,
17:13untuk menaikkan alokasi porsi investasi
17:16di pasar modal equity.
17:18Karena sebelumnya mereka hanya investasi
17:22majority di bond market, di obligasi.
17:24Jika mereka naikin porsi equity-nya,
17:27seperti contohnya di Malaysia,
17:28ada Employee Provident Fund atau IMBF,
17:30itu saya rasa bisa menopang dan mendorong
17:34valuasi pasar saham kita agar bisa naik lagi.
17:37Oke, berarti artinya saat ini
17:40kalau kita lihat hitung-hitungan angka,
17:41Bursa Selam Indonesia berada di level sangat murah begitu ya.
17:45Tapi kalau kita mengacu pada informasi lain
17:47terkait dengan HSC, saham HSC.
17:50Mas Henry, ini ada sekitar 80 emiten
17:53yang berada di list saham HSC.
17:56Ini kan dicoret begitu dari perhitungan IHSG,
18:01dari pergerakan IHSG.
18:03Apakah hitung-hitungannya sesederhana,
18:05kan ini bobotnya kata 18 persen.
18:07Bagaimana dengan kenaikannya?
18:09Apakah hitung-hitungan sesederhana
18:10menghilangkan 18 persen itu menjadi kenaikan?
18:16Saya belum tahu detailnya.
18:18Kita perlu lihat penjelasan yang lebih detail
18:21dari Bursa Efek Indonesia nantinya.
18:23Tapi pendapat saya,
18:25mereka itu mau ngeluarin
18:27saham-saham HSC dari indeks kita
18:30agar pergerakan indeks kita
18:32lebih sehat dan lebih bersih ke depannya.
18:34Contoh, jika market manipulation
18:38tetap ada di saham-saham HSC tersebut
18:41tiba-tiba naik tinggi,
18:42itu tidak akan mempengaruhi IHSG.
18:45Jadi dampaknya adalah
18:47fund manager,
18:49asset manager yang profesional semua,
18:51itu benchmarkingnya itu bisa clean,
18:53bisa bersih.
18:54Saya berikan contoh,
18:55ini adalah hal yang sangat penting
18:57dan saya melihat reformasi ini
18:58sangat positif sebenarnya.
19:00Tiga tahun terakhir atau empat tahun terakhir,
19:03banyak fund manager itu
19:04yang underperform IHSG.
19:07IHSG misalnya naik 20%,
19:09tapi fund mereka performance
19:11hanya naik 10 atau 15%.
19:13Kenapa?
19:15Karena mereka tidak bisa memiliki
19:16saham-saham code-n-code yang digoreng.
19:19Tapi saham-saham tersebut
19:21naiknya itu 10 kali lipat,
19:2315 kali lipat.
19:24IHSG jadinya kelihatannya tinggi banget.
19:26Mereka kalah,
19:28mereka underperform,
19:29karena indeks kita itu
19:30menurut mereka tidak clean.
19:31Nah ini lagi mau dibersihkan.
19:33Jadi ini adalah
19:34sebenarnya langkah yang bagus
19:35untuk memberikan
19:37indeks yang lebih bersih.
19:38Oke, Mas Henry ini kan ada juga
19:40soal emittance,
19:41sejumlah emittance yang berencana buyback
19:43dengan rentang terlama itu
19:44hingga Juni 2027.
19:46Berarti ini juga menunggu
19:47keputusan dari MSCI.
19:49Kayaknya.
19:50Ini kalau secara teknis penjelasannya
19:51seperti apa sih?
19:52Apakah buybacknya itu dicicil
19:53kalau memang rentang waktunya lama?
19:55Dan dengan periode buyback
19:57yang cukup panjang,
19:58apakah artinya perusahaan ini
19:59sebetulnya sudah memperkirakan
20:00saham akan terdiskon
20:01dalam waktu yang lama?
20:04Buyback itu adalah
20:05corporate action yang sangat positif.
20:08Pada saat apapun
20:09buyback itu positif.
20:11Karena emittance memberikan
20:12confidence terhadap market,
20:14terhadap pemegang saham,
20:16bahwa mereka percaya
20:17harga saham mereka itu murah.
20:19Makanya mereka beli balik.
20:21Kita sudah melihat
20:22beberapa emittance
20:23melakukan announcement
20:25corporate action
20:26share buyback
20:27beberapa hari terakhir.
20:29Dan saya rasa
20:30beberapa bulan ke depan
20:32mereka akan juga terus
20:33melakukan
20:34share buyback.
20:35Tinggal kita pantau aja
20:36di data disclosure
20:37setiap bulannya di bursa
20:38bisa kita lihat
20:39seberapa banyak
20:40mereka melakukan
20:41aksi
20:42share buyback tersebut.
20:44Untuk menganalisa
20:46lebih lanjut,
20:46apakah ini company
20:48bisa melakukan buyback besar
20:49atau kecil,
20:50kita harus melakukan
20:51analisa terhadap
20:52balance sheet mereka,
20:53neraca mereka.
20:54Cash level mereka berapa,
20:56posisi hutangnya berapa,
20:58atau biasa kita melihat
20:59rasio
21:00cash
21:01to market cap.
21:02Jadi kalau misalnya
21:04emittance tersebut
21:05market capnya
21:05100 triliun,
21:06tapi cashnya
21:07ada
21:0840 triliun,
21:09berarti kan
21:1040% cash to market cap,
21:11berarti sangat sehat sekali.
21:13Itu mereka bisa
21:14buyback
21:14cukup besar.
21:16Jadi kita lihat
21:17ini sebenarnya
21:18langkah yang positif ya.
21:20artinya buyback ini
21:21merupakan aksi korporasi
21:23yang positif
21:23dan juga bisa dilihat
21:24langsung oleh investor
21:25begitu karena memang
21:26periode waktu
21:27dan juga nominal
21:28buybacknya
21:29berbeda-beda
21:29di setiap emittance.
21:31Baik, terima kasih
21:31Henry Wibowo,
21:33ini
21:33co-founder
21:35dan juga
21:35direktur
21:36Alpaget Capital
21:37sekaligus
21:37former chief Indonesia
21:38strategist
21:39of
21:39JP Morgan
21:40atas penjelasannya
21:41bersama kami
21:42di Kompas Bisnis.
21:42Terima kasih
21:43dan sehat selalu,
21:44Mas.
21:45Terima kasih.
21:48Saudara, jangan kemana-mana
21:50karena Sapa
21:50Indonesia Pagi
21:51masih ada.