Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menko Polkam Dudung Abdurachman mengatakan, kepolisian akan dievaluasi menyusul peristiwa polisi menembak polisi di Mako Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (16/10/2026).

Dudung mengatakan, evaluasi akan dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi yang lebih akurat mengenai peristiwa tersebut.

"Ya, saya masih cari informasi yang lebih akurat, nanti pasti akan dievaluasi, pasti akan dievaluasi," kata Dudung saat ditemui di Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026).

Sementara itu, pengacara keluarga Laurentius Valdo Fernandez Lewai alias Bharatu Valdo, Petrus Bala Pattyona, meminta transparansi dalam penyidikan kasus penembakan dilakukan Bharada Andika Rahmadani terhadap kliennya.

Video editor: Lintang

#dudung #polisitembakpolisi

Baca Juga Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Menko Polkam: Evaluasi Sistem Rekrutmen | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/696891/kasus-polisi-tembak-polisi-di-pondok-cabe-menko-polkam-evaluasi-sistem-rekrutmen-sapa-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696874/polisi-tembak-polisi-hingga-tewas-di-tangsel-menko-polkam-dudung-buka-suara
Transkrip
00:15selamat menikmati
00:45selamat menikmati
01:24selamat menikmati
01:27melakukan tindakan-tindakan
01:29dengan emosi tidak terkontrol
01:31yang akhirnya seperti itu
01:33ya saya masih cari informasi
01:39yang diambilkan
01:40pasti akan diambilkan
01:44ya sistem rekrutmen
01:46mengetahui ideologi, psikologi
01:48itu pasti akan
01:49sangat dominan
01:50kita lihat jalan-jalan seperti ini
01:53Pak Durut tadi dibahas
01:55juga gak situasi politik
01:56pas rapat mimpin
01:57ini kan juga
01:58Pak Jokowi kemarin
01:59sempat bilang
02:00perihal ijazah dia
02:01dan Mas Gibran
02:02kan itu operasi politik
02:03Pak
02:03ada komentar gak Pak?
02:05sejauh mana penanganannya
02:08karena
02:12setelah
02:14kami bertemu dengan
02:16pimpinan dari
02:18Almarhum
02:19Aldo Fernandez
02:21Lewai
02:23beliau atau Pak Dadang
02:26menyatakan bahwa
02:27akan membantu pengusutan
02:29secara tuntas
02:30tapi yang jelas
02:32salah satu
02:34tersangkanya
02:35sudah ditahan
02:37sehingga
02:39kami
02:40belum jelas
02:42apa yang menjadi
02:45latar belakang
02:46pembunuhan tersebut
02:49kira-kira
02:51antara
02:52pelaku dan korban
02:54ada masalah apa
02:56tetapi
02:58melihat
03:03tubuh korban
03:04yang sangat parah
03:06yaitu
03:07bekas tembakan
03:09bekas luka
03:10yang dilakukan
03:11dengan sangkur
03:14kami sangat
03:15mengharapkan
03:17harus diusut
03:19tuntas
03:19karena pelakunya
03:22kemungkinan
03:23bukan hanya satu orang
03:24karena
03:25lukanya begitu banyak
03:27dengan senjata
03:29tajam
03:30yang sudah
03:30disita
03:31ada sangkur
03:32ada
03:35senapan
03:36dan
03:40sebelum
03:41jenazah dikirim
03:43ke Larentuka
03:44kami sudah
03:46membentuk
03:48tim pengacara
03:49yang terdiri
03:51dari pengacara-pengacara
03:53Flores Lembata
03:54dan hampir seluruh
03:55NTT
03:55yang berada di
03:57Jakarta
03:58dimana kami juga
04:00tim yang sama
04:02seperti menangani
04:03kasus
04:04dep kolektor
04:06Kalibata
04:07dimana
04:07maklon dan
04:08satu temannya
04:10yang dibunuh
04:11di
04:11Taman Makam
04:13Kalibata
04:13kami berharap
04:16Kapolri
04:17memberi
04:18atensi
04:18yang sungguh-sungguh
04:20terhadap
04:21pengungkapan
04:23kasus
04:24terbunuhnya
04:25Laurentius
04:27Aldo
04:28Fernandez
04:29Levai
04:53Selesai
04:54kamu bisa menonton
04:56video pilihan
04:57editorial
04:57Kompas TV
04:58Download Kompas TV
05:00Apps
05:00di TV kamu
05:01sekarang juga

Dianjurkan