00:00Penuntut umum dan ternyata pengubahan itu diterima begitu saja oleh hakim
00:04Dan ada beberapa hal yang memang saya hanya ulangi saja, tapi saya tandaskan
00:08Yang memang sangat menarik ya, kesalahan penyebutan angka pun bisa diterima oleh hakim
00:15Permisif sekali ya, ini bahaya
00:17Yang harusnya diterima juga, itu kan ayatnya berarti kan salah
00:23Pasalnya salah, pasalnya benar tapi ayatnya salah itu beda-beda, tiga itu beda semua isinya
00:28Dan kemudian buktinya juga beda, tiba-tiba dimaksudkan yang lain, bukti tambahan
00:33Yang kemudian itu katakanlah WA, WA ini juga penting
00:37Dimasukkan WA, tapi tidak ada penyitaan terhadap antara dua handphone
00:42Handphone yang disebut, yaitu handphonenya Michael Sinaga tidak disita
00:47Handphone saya juga tidak disita, dari mana dia bisa tahu ada dua itu
00:50Jadi itu pembuktian yang tidak ada buktinya, apa buktian yang tidak ada buktinya
00:54Dan pembuktian yang tidak ada buktinya, ini poin yang ketiga yang sangat penting apa
00:58Tidak ada satupun bukti yang terkait dengan Undang-Undang 32 dan 35
01:02Ya gitu, artinya apa?
01:04Buktinya hanya disampaikan tadi sekali lagi hanya soal-soal bukti dari forensik
01:10Forensik tidak pernah memeriksa handphone
01:13Dari apa yang disebut misalnya orang yang menerima WA misalnya
01:18Atau kemudian handphone saya juga tidak
01:20Sama sekali tidak, jadi yang digunakan itu ini benar-benar beda
01:24Jadi mana kepala, mana ekor lain yang diperiksa
01:28Yang dituduhkan kepala, yang diperiksa ekornya
01:30Karena sekali lagi yang diperiksa hanya yang di forensik itu hanya bentuk ijazah fisik
01:35Dan ini yang paling penting
01:36Ijazah fisik itu penting banget
01:39Bukan hanya untuk saya, bukan hanya untuk kami
01:42Tapi untuk para saksi-saksi yang konon akan dihadirkan
01:45Kenapa?
01:46Kita lihat melalui fakta persidangan
01:47Orang yang selalu bilang
01:49Kami sudah lihat, kami sudah lihat
01:51Dua orang, saya sebut saja namanya
01:52Satu orang namanya Aswan
01:55Satu orang lagi namanya
01:57Freddy
01:58Freddy
01:59Yang kata Freddy
02:00Aswan itu memang tanpa Andi ya
02:01Tanpa Andi, Aswan itu tanpa Andi
02:03Karena di KTP-nya tidak ada
02:04Si Freddy bahkan ketika dari rumahnya Jokowi di depan
02:08Dia mengatakan, ada-ada, kami sudah lihat semua
02:10Itu waktu itu bersama dengan si, apa namanya
02:14Budi Ari waktu itu
02:15Judi Ari
02:16Budi online
02:16Budi Ari waktu itu mengatakan
02:18Tapi tidak ada
02:19Jadi mungkin mereka-mereka juga perlu tahu ijazah
02:23Karena ini suatu kebohongan juga
02:25Ya jadi mohon hakim juga mencatat kebohongan para saksi-saksi ini
02:29Karena saksi-saksi itu menyatakan pernah melihat
02:31Ya di luar menyatakan pernah melihat
02:33Tapi ketika disumpah
02:34Mereka tidak berani sehingga mereka mengatakan tidak pernah melihat
02:38Ya ini kan konyol banget
02:39Dan yang paling penting lagi yang saya ingatkan
02:42Kenapa kami perlu kehadiran Jokowi Dodo
02:46Teman-teman perlu tahu
02:47Dalam daftar ya resmi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum kepada persilangan
02:53Siapa saksi nomor satu?
02:55Jokowi Dodo
02:57Pelapor
02:58Ya pelapor
02:58Jadi harusnya nomor satu dulu ini
03:00Hitung-hitungannya kacau balau ini
03:02Ya gitu
03:03Sudah angka enam
03:04Angka tujuh disebut hanya enam
03:0632 tanpa ayat
03:08Nomor satu gak pernah dipanggil
03:10Yang dipanggil itu justru nomor dua, nomor tiga
03:13Nomor dua pun si siapa
03:16Bukan
03:20Adesanya Jokowi
03:22Pasar pun juga tidak dipanggil atau belum dipanggil
03:26Jadi makanya penting banget ya
03:27Jokowi Dodo itu penting banget untuk dihadirkan
03:30Bersama satu lembar yang disebut itu ijasa
03:33Saya hanya mengatakan disebut
03:35Karena saya tetap hakul yakin sampai detik ini
03:37Itu adalah 99,96 palsu
03:40Karena saya sudah melihat dengan mata kepala saya sendiri
03:42Pengalaman saya lebih dari 40 tahun
03:47Belajar fotografi
03:49Foto yang ada dalam ijasa itu
03:51Masih sangat jelas
03:53Terang
03:54Dan itu tidak dilaminating
03:56Foto yang tidak dilaminating itu cepat sekali
03:58Berubahnya
03:59Ya
03:59Dia kena penyesuaian
04:01Kena pemuaian warna itu
04:02Dia akan hilang
04:03Ini masih sangat jelas banget
04:05Ya
04:05Dan itu pasti
04:06Itu adalah bukan hal yang
04:08Apa jelas ya
04:10Atau bukan hal yang
04:11Lama dulu di tahun 85
04:13Kemudian ketika waktu itu
04:14Saya
04:15Mas Gafur dan juga Bang Refli
04:17Itu datang ke kejaksaan
04:18Berarti tadi
04:19Ada malah yang dihadirkan itu
04:21Alah mesin ketik
04:22Kemudian ada
04:23Apa legalisasi
04:25Ini apa
04:26Tidak ada gunanya semua
04:26Tanpa ada lembar fisik
04:28Ijasa
04:29Yang konon disebut
04:30Ijasa asli
04:31Jadi sekali lagi
04:32Ini kita akan melihat ya
04:33Persoalan ini akan bulat-bulat
04:35Akan semakin muter-muter
04:37Ya
04:37Karena apa
04:38Karena
04:38Jaksa berusaha lari
04:40Dengan kemudian menghadirkan
04:42Orang-orang yang tidak ada kepentingannya
04:44Le Cumanan
04:45Andi Kurniawan
04:46Maret Samuel Sweiken
04:47Itu adalah orang-orang yang laporannya
04:50Pasal-pasal yang dituduhkan
04:51Pasal 160
04:52Tidak dituduhkan ke saya
04:54Tidak ada
04:55Pasal itu ke saya
04:56Kemudian pasal
04:5728
04:5828
04:58Itu juga tidak ada
05:01Dituduhkan
05:02Ngapain orang-orang itu
05:03Itu menghabiskan waktu
05:05Pemborosan terhadap biaya negara
05:06Pemborosan terhadap waktu
05:08Juga teman-teman
05:08Pemborosan uang negara
05:10Dan juga serempak
05:11Katanya kan persidangan harus
05:13Cepat dan efektif ya
05:14Jadi makanya
05:15Seperti gambar ini
05:16Wah
05:16Jadi ini
05:18Ilmu hukumnya diputer-puter
05:19Ya ilmu hukumnya itu diputer-puter
05:21Ada katanya negara hukum
05:23Ya tapi diputer-puter
05:24Ijazahnya asli
05:26Ijazahnya palsu sebenarnya
05:28Jadi ini hanya diputer-puter aja
05:30Ya kami
05:31Makanya sangat menyesalkan ya
05:32Kalau kemudian
05:33Jaksa hanya muter-puter
05:34Sebelum saya mengakhiri ini
05:36Nanti ada keterangan tambahan
05:38Dari salah satu sahabat saya
05:40Pak Subhanpalal
05:41Ya kita tahu beliau adalah salah satu
05:43Dari pemohon
05:44Di Mahkamah Konstitusi
05:45Yang akan menjelaskan
05:47Bahwa
05:49Apa yang disampaikan oleh Pak Subhanpalal itu
05:51Membuktikan
05:51Ijazah itu
05:53Tidak pernah ada
05:54Karena beliau akan membawa surat resmi langsung
05:56Dari ANRI
05:58Arsip Nasional Republik Indonesia
05:59Katanya dari lembaga yang berkompeten
06:02Lembaga yang berkompeten
06:03Namanya ANRI
06:04Mengatakan nanti
06:05Tidak ada
06:06Ya lah ini
06:07Jadi menanya sih
06:07Jadi sekali lagi
06:08Bumi koncang kanjeng
06:10Wah
06:11Petro kamu jangan lari
06:13Eh bumi koncang kanjeng
06:14Wangit kelap-kelap
06:15Ya jangan sampai persidangan ini
06:16Hanya dibuat main-main
06:17Petro malah kemana-mana ini
06:19Petro malah keliling
06:21Keliling Indonesia kemana-mana
06:22Dia naik gajah
06:23Wah naik gajah
06:25Gajah
06:26Gajah itu artinya
06:28Tidak punya ijazah
06:29Tidak ada
06:30Tidak ada
06:44Tidak ada ijazah
06:46Kamu akan saya maafkan
06:47Kalau kamu ngakus
06:48Eh dia masih keliling-keliling
06:50Ya naik gajah kemana-mana
06:52Jadi gak punya ijazah
06:53Kayak anaknya
06:54Suket gajah
06:55Surat keterangan
06:56Gak punya ijazah
06:58Langit kelap-kelap
06:59Kita tunggu 28 Oktober yang akan datang
07:02Dan terima kasih
07:03Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
07:05Pak Suman Malam
07:06Ini sahabat saya
07:07Ini sahabat kita semuanya
07:08Ya selamat siang semua media
07:10Ini saya selaku pemohon
07:14Di MK
07:15Dan Pak Rafli
07:17Sebagai kuasa hukum
07:18Saya disana
07:19Saya dapat membuktikan
07:21Ijazah Gibran
07:23Tidak ada
07:24Dan saya juga mendapat
07:25Keterangan dari Andri
07:27Ijazah Jokowi
07:28Tidak ada
07:29Nah ini
07:30Ini buktinya ya
07:31Jadi
07:32Ijazah Jokowi
07:33Masih dalam upaya-upaya
07:36Penyelamatan
07:37Nah ini penting nih
07:40Kita bacakan ya
07:42Ya boleh
07:42Boleh Pak dibacakan
07:43Bacanya gini
07:44Jawaban atas
07:46Peringatan hukum
07:47Garis miring somasi terakhir
07:48Yang terhormat
07:49HM
07:50SHMH
07:51Wisma hukum
07:53HM Subhanpalal
07:54Di Jakarta
07:55Sehubungan dengan surat
07:56Dari advokat dan konsultan hukum
07:58HM Subhanpalal
07:59Dan rekan
08:00Peringatan hukum
08:01Garis miring somasi terakhir
08:03Pada tanggal 18
08:042026
08:05Dapat disampaikan
08:06Bahwa kami memberikan
08:08Apresiasi
08:08Atas perhatian
08:09Saudara
08:10Terhadap penyelenggaran
08:11Kearsipan di Indonesia
08:12Terhadap surat saudara
08:14Tersebut
08:15Bersama ini kami sampaikan
08:16Bahwa Arsip Nasional
08:17Republik Indonesia
08:18Dalam kurung Andri
08:19Telah berkoordinasi
08:20Dan melaksanakan upaya-upaya
08:21Penyelamatan
08:22Arsip Statis
08:23Komisi Pemilihan Umum
08:24KPU
08:25Atas perhatian
08:26Dan perkenaan saudara
08:27Kami mengucapkan
08:28Terima kasih
08:28Kepala Birohukum
08:30Kerjasama
08:30Dan hubungan masyarakat
08:32Itu suratnya
08:32Silahkan dijelaskan
08:33Lebih lanjut
08:34Artinya
08:34Kiamat kurang 2 hari pun
08:37Ijazah itu tidak akan ada
08:39Ya
08:40Kiamat
08:412 hari lagi
08:42Ijazah ini
08:44Tidak akan ada
08:44Ya
08:45Itu
08:46Itu berdasarkan
08:47Pendelasan Andri
08:48Kenapa
08:49Masih dalam upaya
08:51Penyelamatan
08:52Berarti dalam bahaya
08:53Ijazah Jokowi
08:55Dalam bahaya
08:56Masih
08:58Masih dalam upaya
09:00Penyelamatan
09:01Coba
09:02Banyak karena tidak ada
09:03Maka bahaya
09:06Oke
09:06Terima kasih
09:07Terakhir yang paling lucu
09:09Ini