00:00Kita akan mendengarkan.
00:31Dan ini kita percayakan kepada kita semua, jangan kemudian termakan dengan isu-isu yang seakan-akan kami tidak berbuat.
00:43Kami sudah semaksimal mungkin, prajurit-prajurit, TNI, Polri, dan sebagainya yang terlibat, ini secara masif.
00:52Dan mohon doanya semoga ini tuntas.
00:56Jadi Bapak Presiden juga menyampaikan, jangan menunggu turun hujan, tapi segera perbuat.
01:04Beliau keras sekali tadi menyampaikan kepada kami, untuk penanganan ini betul-betul dilaksanakan dengan kerja keras.
01:13Secara saya itu yang perlu disampaikan, dan selanjutnya nanti Bapak Kapuori akan menyampaikan beberapa hal
01:21kaitannya dengan korporasi maupun perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam perilaku pembakaran secara langsung maupun tidak langsung.
01:34Terima kasih.
01:39Terima kasih, Pak Menko Polkam.
01:41Jadi per hari ini, dari Bares Krim Polri telah melakukan penyidikan.
01:51Dari 98 LP naik sidik, ada 98 kasus terkait dengan korporasi.
02:02Jadi dari 98 LP naik sidik terkait dengan korporasi yang saat ini sedang berjalan, yang sedang berproses ke tingkat penyidikan,
02:15itu ada 98 kasus terkait korporasi.
02:19Untuk itu, tentunya penyidik masih dalam upaya mengumpulkan alat-alat bukti, sehingga dalam waktu yang dekat, pastinya kita akan menetapkan
02:35para tersangka.
02:37Baik itu sebagai pemilik perusahaan maupun juga para pemegang sahamnya.
02:47Yang bertanggung jawab terhadap korporasi yang terkait dengan terjadinya Karhutlah di Indonesia.
02:55Mungkin itu sebagai informasi yang bisa kami sampaikan. Terima kasih.
03:00Terima kasih.
03:26Terima kasih.
03:29Terima kasih.