Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengakui stok BBM jenis bensin RON 90 atau Pertalite terus menyusut akibat lonjakan konsumsi.

Ia mengungkapkan, tingkat ketahanan BBM Pertalite saat ini berada di kisaran 16 hingga 18 hari.

"Yang kurang dari 20 hari itu hanya RON 90. Tapi kalau Solar, RON 92, RON 95, RON 98 (BBM non subsidi) itu no issue. Nggak ada masalah. Yang terjadi pergeseran dari 16 ke 18 hari itu adalah RON 90," kata Bahlil saat menggelar konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (16/8/2026).

Bahlil menjelaskan, penurunan stok Pertalite dipicu oleh migrasi konsumsi masyarakat setelah harga BBM nonsubsidi melonjak.

#bahlil #bbm #bensin #pertamax #pertalite
Transkrip
00:00Oh sekarang lagi proses pencampuran kan?
00:05Di Kilang itu kan ada, kita kan RON 90
00:08yang bermasalah, bukan bermasalah, yang kurang dari 20 hari itu
00:14hanya RON 90
00:16Tapi kalau solar
00:20RON 92
00:23RON 95
00:24RON 98
00:26Itu no isu
00:27Gak ada masalah mbak
00:28yang terjadi
00:32pergeseran dari RON 16 ke RON 18 hari itu
00:35adalah RON 90
00:38Kenapa itu terjadi?
00:40Karena terjadinya shifting
00:42yang tadinya orang pakai RON 92 dan RON 95
00:46itu di shifting ke RON 90
00:49karena harganya kan
00:51cukup berbedanya, cukup ekonomi sih
00:55itu sebenarnya masalahnya
00:56tapi secara standar nasional, clear
00:59mungkin untuk mencapai di angka 20 itu
01:03ya kita butuh waktu seminggu
01:06seminggu selesai
01:07tapi di 16 sampai 18 hari itu kan bukan berarti
01:11kita kekurangan
01:14standar minimal
01:15itu masuk
01:16itu masuk
01:16itu masuk
01:16terima kasih tos
01:17kita bisa mencapai di angka

Dianjurkan