00:00Prajurit juga dilibatkan di dalam bagian, tapi menjadi lembaga independen.
00:04Lembaga independen juga akan dilibatkan di dalam bagian tersebut, prajurit-prajurit TNP.
00:08Ya, kita, itu yang kita akan lihat nanti, di daerah-daerah tersebut ada Yon Tepe, kita akan pergunakan.
00:16Ada mungkin Angkatan Udara yang kadang-kadang mereka juga banyak di daerah-daerah pesisir kan, Angkatan Laut.
00:23Mereka, kalau mungkin saya di posisi Wakil Panglima ini, akan juga membantu untuk berkoordinasi gitu.
00:31Jadi fokusnya meningkatkan kesejahteraan Pak ya?
00:33Kepastian pengelolaan perbatasan itu jelas penting juga.
00:37Sehingga betul-betul perbatasan-perbatasan kita dengan negara tetangga bisa kita pastikan terus kan.
00:43Itu masih banyak, kemarin baru ditemukan saya dapat coba berkomunikasi dengan orang-orang dari pengelola perbatasan itu.
00:52Bahwa ada satu daerah-daerah yang belum eksak, yang harus kita diskusikan gitu, kita komunikasikan dengan yang lain.
01:02Apa yang ada potensi yang canggih Bapak yang dilihat di daerah-daerah perbatasan itu semua?
01:08Harus jelas perbatasan lahannya ya, nanti penggunaannya dan lain sebagainya itu mungkin itu yang harus kita pastikan nanti itu.
01:15Pak, kalau sebagai wapang sendiri Pak, apa yang membedakan Bapak dengan A?
01:20Ya, wapang sama saja, wapang itu tugasnya membantu panglima, itu saja.
01:26Jadi apapun nanti tugas-tugas panglima ya, saya ikut membackupnya.
01:34Badan nasional, ya.
01:36Dulunya adi internenya mendagri ya, sekarang kita beri sendiri gitu.
01:41Saya mau lapor segera sama beliau nanti.
01:43Pak Maru, satu lagi soal putusan MK yang menyatakan Undang-Undang Peradilan Militer berkentangan dengan konstitusi jika tidak diubah selama
01:512 tahun ke depan.
01:52Dinyatakan bahwa tentara yang terlibat bidana umum tidak boleh lagi diadili di peradilan militer.
02:01Apakah nanti sebagai wapang ini akan menginisiasi dari ini akan menginisiasi?
02:06Ya, nanti kita coba ya, kita coba berdiskusikan sampai di mana sebetulnya perjalanan Undang-Undang tersebut ya.
02:13Karena memang saya tidak terlalu menanganinya nanti mungkin ke depan mudah-mudahan saya coba pelajari nanti.
02:29Ya, sebenarnya dari kalau perbandingan banyak kasus, itu banyak juga kita yang lebih tegas dari semua peristiwa ya, kriminal.
02:41Di kita sudah, di tentara sudah berulang kali hukuman seumur hidup.
02:47Di tempat lain, saya pikir jarang.
02:50Kalau diurut, saya pikir ada coba aja lihat berapa kali kita sudah memutuskan untuk orang dihukum seumur hidup.
02:57Di pengadilan umum, sebetulnya jarang itu.
03:01Ya, dan di...
03:02Saya kira sebetulnya secara aturan di militer itu jauh lebih keras sebetulnya.
03:08Ya, tapi ada hal-hal yang mungkin yang, kalau misalnya kita bisa mengikuti pengadilan tersebut,
03:15mungkin kita bisa tahu, oh kenapa nih terkesan ada pelanggaran seperti ini,
03:20tapi pengadilannya menghukum lebih rendah, gitu.
03:23Tapi nanti saya coba lebih detailkan lagi.
03:25Ya, terima kasih ya.
03:26Terima kasih, Pak.
03:27Terima kasih, Pak.
03:28Terima kasih, Pak.
03:29Terima kasih.
03:30Ada yang berjalan-jalan nggak?
03:32Bergerak, Pak.
03:32Daerah terpencil di pulau nggak ada orang.
03:34Jaduakan, Pak.
03:35Jaduakan, Pak.
03:36Beneran.
03:37Saya mau jaduakan, Pak.
03:38Terima kasih.
03:39Terima kasih.
03:40Terima kasih.
03:41Terima kasih.