Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Usai Dilantik Presiden Prabowo, Jenderal Maruli Lontarkan Candaan Ajak Wartawan ke Pulau Tak Berpenghuni

Momen akrab dan penuh kehangatan mewarnai sesi wawancara usai pelantikan resmi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Jenderal Maruli Simanjuntak melontarkan candaan segar di hadapan para awak media dengan mengajak mereka berkunjung ke pulau tak berpenghuni. Kelakar santai ini berhasil mencairkan suasana resmi prosesi pelantikan sekaligus menunjukkan kedekatan serta keterbukaan sang jenderal dengan insan pers.

Di luar momen humoris tersebut, penugasan dan amanah baru ini dipastikan akan membawa fokus strategis pada penguatan pertahanan serta pengabdian bagi masyarakat.

#MaruliSimanjuntak #PelantikanJenderal

Creative/Video Editor: Icha/Evan
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Prajurit juga dilibatkan di dalam bagian, tapi menjadi lembaga independen.
00:04Lembaga independen juga akan dilibatkan di dalam bagian tersebut, prajurit-prajurit TNP.
00:08Ya, kita, itu yang kita akan lihat nanti, di daerah-daerah tersebut ada Yon Tepe, kita akan pergunakan.
00:16Ada mungkin Angkatan Udara yang kadang-kadang mereka juga banyak di daerah-daerah pesisir kan, Angkatan Laut.
00:23Mereka, kalau mungkin saya di posisi Wakil Panglima ini, akan juga membantu untuk berkoordinasi gitu.
00:31Jadi fokusnya meningkatkan kesejahteraan Pak ya?
00:33Kepastian pengelolaan perbatasan itu jelas penting juga.
00:37Sehingga betul-betul perbatasan-perbatasan kita dengan negara tetangga bisa kita pastikan terus kan.
00:43Itu masih banyak, kemarin baru ditemukan saya dapat coba berkomunikasi dengan orang-orang dari pengelola perbatasan itu.
00:52Bahwa ada satu daerah-daerah yang belum eksak, yang harus kita diskusikan gitu, kita komunikasikan dengan yang lain.
01:02Apa yang ada potensi yang canggih Bapak yang dilihat di daerah-daerah perbatasan itu semua?
01:08Harus jelas perbatasan lahannya ya, nanti penggunaannya dan lain sebagainya itu mungkin itu yang harus kita pastikan nanti itu.
01:15Pak, kalau sebagai wapang sendiri Pak, apa yang membedakan Bapak dengan A?
01:20Ya, wapang sama saja, wapang itu tugasnya membantu panglima, itu saja.
01:26Jadi apapun nanti tugas-tugas panglima ya, saya ikut membackupnya.
01:34Badan nasional, ya.
01:36Dulunya adi internenya mendagri ya, sekarang kita beri sendiri gitu.
01:41Saya mau lapor segera sama beliau nanti.
01:43Pak Maru, satu lagi soal putusan MK yang menyatakan Undang-Undang Peradilan Militer berkentangan dengan konstitusi jika tidak diubah selama
01:512 tahun ke depan.
01:52Dinyatakan bahwa tentara yang terlibat bidana umum tidak boleh lagi diadili di peradilan militer.
02:01Apakah nanti sebagai wapang ini akan menginisiasi dari ini akan menginisiasi?
02:06Ya, nanti kita coba ya, kita coba berdiskusikan sampai di mana sebetulnya perjalanan Undang-Undang tersebut ya.
02:13Karena memang saya tidak terlalu menanganinya nanti mungkin ke depan mudah-mudahan saya coba pelajari nanti.
02:29Ya, sebenarnya dari kalau perbandingan banyak kasus, itu banyak juga kita yang lebih tegas dari semua peristiwa ya, kriminal.
02:41Di kita sudah, di tentara sudah berulang kali hukuman seumur hidup.
02:47Di tempat lain, saya pikir jarang.
02:50Kalau diurut, saya pikir ada coba aja lihat berapa kali kita sudah memutuskan untuk orang dihukum seumur hidup.
02:57Di pengadilan umum, sebetulnya jarang itu.
03:01Ya, dan di...
03:02Saya kira sebetulnya secara aturan di militer itu jauh lebih keras sebetulnya.
03:08Ya, tapi ada hal-hal yang mungkin yang, kalau misalnya kita bisa mengikuti pengadilan tersebut,
03:15mungkin kita bisa tahu, oh kenapa nih terkesan ada pelanggaran seperti ini,
03:20tapi pengadilannya menghukum lebih rendah, gitu.
03:23Tapi nanti saya coba lebih detailkan lagi.
03:25Ya, terima kasih ya.
03:26Terima kasih, Pak.
03:27Terima kasih, Pak.
03:28Terima kasih, Pak.
03:29Terima kasih.
03:30Ada yang berjalan-jalan nggak?
03:32Bergerak, Pak.
03:32Daerah terpencil di pulau nggak ada orang.
03:34Jaduakan, Pak.
03:35Jaduakan, Pak.
03:36Beneran.
03:37Saya mau jaduakan, Pak.
03:38Terima kasih.
03:39Terima kasih.
03:40Terima kasih.
03:41Terima kasih.

Dianjurkan