Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 12 jam yang lalu
Kutip Nasihat Ali bin Abi Thalib di Sidang TPPU, Febrie Adriansyah Minta Hakim Uji Dakwaan Secara Adil

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, membacakan nota keberatan atau eksepsi pribadi dalam sidang lanjutan perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2026). Dalam penyampaiannya, ia mengutip nasihat Ali bin Abi Thalib guna meneguhkan mental serta ketegarannya dalam menghadapi proses hukum yang tengah bergulir.

Febrie turut membeberkan rekam jejak panjang pengabdiannya selama kurang lebih 30 tahun di institusi kejaksaan, termasuk menjabat sebagai Jampidsus terlama dalam sejarah. Ia menegaskan bahwa riwayat karir serta catatan kedisiplinannya yang bersih selama bertugas patut dinilai secara utuh dan proporsional oleh majelis hakim. Melalui nota perlawanan tersebut, ia tidak meminta keistimewaan hukum, melainkan menuntut hak atas pemeriksaan yang adil tanpa adanya intervensi. Simak rangkuman lengkap jalannya sidang eksepsi Febrie Adriansyah dalam tayangan di atas.

#FebrieKutipNasihatAliBinAbiThalib #FebrieAdriansyahMintaHakimAdil

Creative/Video Editor: Aqilah/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Perlu saya sampaikan bahwa nota perlawan pribadi ini merupakan satu kesatuan dengan nota perlawanan yang disusun oleh tim advokat.
00:09Keduanya memuat keberatan terhadap surat dakwaan, khususnya mengenai kekeliruan mendasar dalam aspek formil yang menurut kami berpengaruh terhadap keabsahan dakwaan.
00:23Uldof van Ziering dalam bukunya The Struggle for Law menulis,
00:28Tujuan akhir hukum adalah kedamaian, jalan untuk mencapainya adalah perjuangan.
00:34Gagasan itu mengingatkan saya bahwa memperjuangkan hak bukanlah tindakan untuk menolak hukum,
00:41melainkan bagian dari kewajiban seseorang untuk menjaga dan mempertahankan haknya di hadapan hukum.
00:50Saya juga teringat pada nasihat yang dinisbatkan kepada Ali bin Abi Talib.
00:59Jangan merasa gentar atau sendiri di jalan petunjuk, meskipun sedikit orang yang menempuknya.
01:07Nasihat tersebut menjadi penguat bagi saya bahwa keteguhan paling diperlukan ketika seseorang menghadapi ujian yang berat.
01:18Dalam semangat itulah saya menyampaikan nota perlawanan pribadi ini yang saya perjuangkan bukanlah keistimewaan
01:26atau kekebalan dari hukum, melainkan hak untuk memperoleh pemeriksaan yang adil,
01:32menguji dakwaan secara sesama, dan mempertahankan idempadensi tanpa intervensi maupun tekanan dari pihak manapun.
01:44Satu Romawi, jalan panjang pengabdian sebagai jaksa, Yang Mulia Majelis Hakim.
01:5330 tahun bukanlah waktu yang singkat.
01:58Sebagian besar kehidupan profesional saya telah saya jalani di dalam institusi kejaksaan Republik Indonesia
02:05dan selalu terkait dengan penanganan perkara tindak pidana korupsi.
02:12Dalam perjalanan karir, saya dipercaya mengembang berbagai tugas.
02:20Antara lain, dua kali saya pernah kasutit di Gedung Bundar,
02:25yaitu kasutit ekskusi dan eksaminasi,
02:28serta kasutit tindak pidana korupsi dan tindak pidana ekonomi.
02:31Dua kali sebagai direktur di Gedung Bundar,
02:36yaitu direktur penuntutan dan direktur penjidikan.
02:40Dua kali saya kajari, yaitu kajari langkap dan kajari Bandung.
02:45Dua kali saya wakajati, yaitu wakajati daerah istimewa Yogyakarta
02:49dan wakajati DKI Jakarta.
02:55Dua kali saya kajari, yaitu Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur
03:00dan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
03:05Dan terakhir, menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus,
03:10lebih kurang lima tahun,
03:12dan menjadi jam pisus terlama sepanjang sejarah Republik Indonesia.
03:18Jika dilihat panjangnya perjalanan karir pengabdian saya,
03:23mungkin saya adalah salah satu Jaksa
03:25yang lengkap menapati posisi jabatan
03:28sesuai jenjang tahapan.
03:31Semua tahapan jabatan saya lalui dengan ikhlas
03:34dan sungguh-sungguh memberikan pengabdian terbaik
03:38untuk kepentingan rakyat banyak
03:40dan institusi kejaksaan RI.
03:44Bahwa yang terpenting dan perlu saya tegaskan,
03:48saya tidak pernah meminta jabatan.
03:50Dari awal mula saya sebagai Jaksa,
03:53hingga jabatan terakhir saya jam pisus.
03:57Seluruhnya adalah murni karena pengabdian saya,
04:00serta karakter saya,
04:01yang menurut pimpinan saya patut untuk mengembang jabatan tersebut.
04:06Yang kemudian saya tinggalkan jabatan jam pisus,
04:09karena saya diminta mudur dari jabatan.
04:13Dimaksud.
04:15Saya menyampaikan riwayat pengabdian ini bukan untuk meminta keistimewaan,
04:19dan bukan pula untuk menyatakan bahwa jabatan atau masa kerja yang panjang
04:24membuat seseorang kebal dari hukum.
04:26Saya menyampaikannya sebagai konteks kehidupan profesional saya.
04:31Ketika menyatakan menilai tuduhan yang menurut saya sangat bertolak belakang dengan karakter dan sikap sungguh-sungguh saya
04:41dalam bertugas yang selalu menjaga diri agar tidak melakukan penyimpangan-penyimpangan
04:48sehingga tidak masuk dalam perbuatan tercelang.
04:55Sepanjang yang dapat dibuktikan melalui catatan resmi kedinasan,
05:00saya tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin.
05:02Terkait penyalahgunan poenangan,
05:05catatan resmi bidang pengawasan juga menunjukkan.
05:08Bidak adanya pemeriksaan
05:10atau laporan sebagaimana saya ketahui,
05:14riwayat tersebut patut dinilai secara utuh
05:17dan proporsional
05:20seiring dengan penanganan perkara tindak-pindakan korupsi
05:23yang melibatkan orang-orang besar
05:27dengan kerugian keuangan negara
05:29yang juga sangat besar
05:30yang selama ini saya tangani.
05:34Saya menyadari bahwa rekam jejak yang baik
05:36tidak dengan sendirinya membuktikan seseorang tidak mungkin melakukan kesalahan.
05:41Namun,
05:42riwayat pengabdian yang panjang juga tidak seharusnya diabaikan begitu saja.
05:47Ia dapat menjadi pertimbangan
05:49ketika majestik hakim menilai
05:51apakah ura yang dalam dakwaan telah menjelaskan sehat cermat.
05:55Perbuatan yang dituduhkan kepada saya,
05:59termasuk bagaimana kewenangan jabatan saya
06:02diduga digunakan untuk memperoleh keuntungan
06:05bagi diri sendiri atau orang lain.
06:07selamat menikmati.
06:11Terima kasih.
06:16selamat menikmati.
06:16Terima kasih.
06:16Terima kasih.
06:16Terima kasih.

Dianjurkan